
Aku meninggalkan Catherine didalam kamar mandi. Sebenarnya aku muak dengan wajahnya, hanya saja entah mengapa aku ingin sedikit bermain dengannya.
Kok jadi pengen permainin Catherine ya, masa karena nyidam? Kalo iya, aneh banget nyidamku. Btw, kayaknya udah kebanyakan budak aku. Tambah 1 lagi gimana ya? Kayaknya pengeluaran jadi banyak kalo tiap hari kasih makan budak, bisa miskin nggak ya aku nanti kalo terus kasih makan budak? - pikirku
Aku kembali ke ruang Kenzo.
"sayang, kamu tadi kemana?" tanya Kenzo
Aku tidak menjawab dan langsung duduk disamping Alvaro.
"kakak udah makan?" tanyaku
"belum mi, nunggu mami balik dulu" ucap Alvaro
"ish, sweet banget. Yuk makan" ajakku
"oke mi" jawab Alvaro
Aku hendak mengambil sambal, entah mengapa ingin makan sambal. Tapi saat mengambilnya...
"mami jangan... " teriak Alvaro
"hah? Kenapa kak?" bingungku
"dari buku yang kakak baca, orang hamil gak boleh makan pedas. Jadi mami hindari makan pedas dulu ya, ini kakak kasih sayur. Mami harus banyak makan sayur biar nggak kekurangan gizi. Nanti pulang mampir mall dulu beli susu ibu hamil trus bla bla bla bla.... " ocehan Alvaro
"eh?" kagetku
Kenapa rasanya anak ini terlalu cepat dewasa ya. Bahkan pemikirannya lebih dewasa dari usianya - Batinku
Ah iya, Varo saja paham tentang orang hamil. Masa gue yang suaminya malah ga tau apa-apa, suami apaan gua ini -Batin Kenzo
"mi.. mami dengerin kan" tanya Alvaro
"ah, eh iya" kagetku
"udah ini dimakan" ucap Alvaro
"haaaaa?" kagetku
Karena melihat makananku aku diam melongo. Alvaro yang mengambilkan makananku. Dipiringku hanya ada sedikit nasi, yang lain berisi sayur, ayam, ikan dan telur. Piringku penuh sayur, aku hanya melongo melihatnya.
"Kak, kamu yakim mami bisa makan ini semua?" kagetku
"gapapa mi, orang hamil harus banyak gizinya. 4 sehat 5 sempurna. Berhubung disini ga ada susu, nanti pulang kita beli susu buat mami" jelas Alvaro
"makasih sayang, udah perhatian sama mami" ucapku sambil memeluk Alvaro
"sama-sama mi, penting mami terus jagain adek biar nggak kenapa-napa ya mii" pinta Alvaro
"ok, siap boss" jawabku
Seketika Kenzo langsung membuka hp dan mengirim pesan pada Chriss.
Kenzo:
Woy dimana?
Chriss:
Paan, ganggu aja orang pacaran.
Kenzo:
Oke-oke calon pengantin. Ntar sore temenin gua
Chriss:
Kemana?
Kenzo:
Udah diem aja, ntar juga tau. Ajak sekalian Clarissa
Chriss:
Mau ngapain? Mau ambil Clarissa? Jangan ngarep lu
Kenzo:
Ambil palalu, dirumah gua ada bini lagi hamil. Kita lagi marahan, udah diem. Ntar sore jam 5 gua tunggu lu didepan kantor gua
Chriss:
Ok-ok
Setelah selesai makan tiba-tiba aku tidak ingin pulang. Aku tetap dikantor Kenzo melihat Kenzo dengan wajah seriusnya. Aku menelfon om Ivory untuk mengajak Lina kekantor Kenzo agar bermain bersama Alvaro. Aku berbaring diatas sofa sambil memainkan game. Sesekali aku melihat wajah tampan Kenzo saat serius.
Ayolah nak, mendukunglah. Bagaimana mami bakal marah ke papi kalo kalian maunya ngliatin dia terus -Batinku
Sore pun tiba. Tanpa sadar aku tertidur diruangan Kenzo. Saat aku bangun sudah ada selimut diatas badanku. Tak lama Kenzo duduk disampingku.
"sayang kamu pulang dulu ya, aku ada janji ketemuan sama klien" ucap Kenzo
"hmm.. " jawabku masih mengantuk
Aku bergegas pulang bersama Alvaro. Aku membawa Lina sekalian sambil mengantarkannya pulang. Sesampainya dirumah, aku langsung mandi dan berendam dengan air hangat.
"ahh... enaknya bersantai" gumamku di bathtub
Disisi Lain...
Di Mall....
"mau beli apa sih.. " kesal Chriss
"yuk ke Gramed" ajak Kenzo
"kemana sih Zo?" tanya Clarissa
"jadi gini ya. Angel hamil, gue merasa malu aja. Masa anak gua kasih full perhatian dan ceramah gini gitu, dan gua cuma diem ga paham apa-apa. Mau taroh dimana muka gua?" bingung Kenzo
"njirr.. Tuan Muda Aileen bingung hahaha" gurau Chriss
"what... Angel hamil?" kaget Clarissa
"belum" bingung Clarissa
"kok Chriss ga kasih tau?" bingung Kenzo
"what...!!!! Chriss tau?" kesal Clarissa
Seketika Clarissa melirik sadis pada Chriss.
"sorry, aku lupa sayang. Lagian kamu kan baru balik dari New York, mana inget aku" hindar Chriss
"lah, lu baru balik dari New York? Ngapain, kok baru tau gua" bingung Kenzo
"gua berangkat sehari setelah pernikahan kalian, ada photoshoot disana" ucap Clarissa
"oh gitu, yuk saranin gua beberapa buku" ucap Kenzo
Chriss dan Clarissa saling menatap bingung.
Setelah lama berputar-putar akhirnya Kenzo selesai membeli buku.
Di Kasir...
"Zo, lu yakin beli segini banyak?" tanya Chriss
"kenapa nggak?" tanya Kenzo
"emang ada waktu baca?" tanya Clarissa
"ya luangin lah, demi istri" ucap Kenzo
"gila lu" jawab Chriss
Chriss dan Clarissa diam tak berkutik ketika sudah selelsai. Bagaimana tidak, troli yang dibawa Kenzo full berisi buku tentang ibu hamil, cara menjadi ayah yang baik, MPASI, perawatan bayi, merawat wanita hamil dll. Setelah selesai, Kenzo memanggil asistennya untuk menaruh semua di bagasi mobilnya. Saat turun ia masih diam melihat toko mainan di mall besar itu.
Drtt... Drtt...Drttt...
Istriku Tersayang:
Kenzo, bisa beliin aku mobil-mobilan sport?
Kenzo:
Oke, tunggu ya
Kenzo sangat senang dan hampir melompat-lompat karena akhirnya aku mau berbicara dengannya.
"yuk ketoko mainan" ajak Kenzo
"ngapain lagi?" kesal Chriss
"beliin Angel mainan, dia minta mainan" ucap Kenzo
"yuk, sekalian aku mau beliin dia hadiah" ucap Clarissa
Setelah selesai si pegawai dikasir diam melongo melihat Kenzo membawa Troli yang penuh berisi dengan mobil-mobilan sport.
"yakin lu bro beli segini banyaknya?" tanya Chriss
"iyalah" jawab Kenzo
"segitu senengnya lu kalo tau Angel mau ngomong sama lu" ledek Clarissa
"tau tu" kesal Chriss
"lo beli apaan Sa?" tanya Kenzo
"oh, beli magic sand" jawab Clarissa
"hah? Kok magic sand?" bingung Kenzo
"gue denger, beberapa orang hamil suka sama semua hal yang full color" ucap Clarissa
"yaudah, beli yang banyak" ucap Kenzo
"eits mo kemana?" tanya Clarissa sambil mengangkat kerah baju belakang Kenzo
"apaan sih Sa?" kesal Kenzo
"gue gamaua ya hadiah gue digandain. Jangan sampe bakar rumah lu biar hadiah gua cuma 1" kesal Clarissa
"yaudah, yuk bayar. Keburu Angel nunggu" ajak Kenzo
Setelah selesai Kenzo pulang diikuti Chriss dan Clarissa.
///***///
Di Rumah...
"sayang, aku pulang" panggil Kenzo
"tak ada suara jawaban apapun" bingung Clarissa
"dia tidur ya?" tanya Chriss
"tau?" bingung Kenzo
Kenzo mencariku, ketemulah aku sedang tidur disofa ruang tamu.
"ya ampun, dicariin malah tidur disini" ucap Kenzo
"lah, kok tidur. Kan padahal gue mau kasih kejutan" ucap Clarissa
"sayang bangun, aku ada kejutan" ucap Kenzo sambil menggoyang-goyangkan badanku agar bangun.
"hm.. " jawabku
Kubuka mataku perlahan, kulihat bayangan Clarissa sedang dihadapanku.
"siapa?" tanyaku
"me darling" jawab Clarissa sambil memelukku
"happy pregnant baby" sambung Clarissa sambil memberikan kadonya