My Mysterious Future Wife

My Mysterious Future Wife
Terima Kasih



Didalam mobil kami bercanda dan saling menghibur. Tak terasa mobil telah sampai didepan apartemenku.


///***///


Didepan Apartemenku


"turun" ucap Kenzo


"loh udah sampai. Gak kerasa ya" ucapku


"iya juga, rasanya gak pengen pisah" ucap Kenzo


"udah ah, kayak apa aja. Lagian besok aku masih harus kerja" ucapku


"iya ya, aku besok juga kerja. Harus ngeladenin bossku yang galak" gurau Kenzo


"oh gitu ya, bosnya galak" sinisku


"banget" gurau Kenzo


"besok potong gaji, kerjaan tambah sama lembur sampai malam oke" jawabku simpel


"eh nggak nggak. Bos kan baik ya, besok saya harus makan malam sama calon istri saya bos. Maafin saya ya" gurau Kenzo


"calon istrinya sibuk, besok gak bisa" kesalku


"iya iya maaf, besok kita kerja. Besok malam aku jemput, makan diluar" ucap Kenzo


"kalau gak mau?" gurauku


"gapapa" jawab Kenzo


"kok gak papa?" tanyaku


"besok aku dateng terus calon istriku kuculik buat ajak makan malam bareng" jawab Kenzo


"ngeriii....." gurauku


"ya iyalah, Kenzo" ucap Kenzo


"tapi boong. Hahahahaha" gurauku


"oh gitu awas ya besok" gurau Kenzo


"oke, udahlah. Hampir malam, kamu pulang sana" ucapku


"kamu masuk dulu" ucap Kenzo


"nggak ah. Kamu dulu pulang" ucapku


"kamu aja masuk dulu" ucap Kenzo


"yaudah iya. Hati-hati ya" ucapku sambil melambai-lambaikan tangan.


Cupp.....


"makasih buat hari ini" bisikku


Aku mencium sekilas pipi Kenzo dan langsung lari masuk kedalam rumah.


"wah, berani-beraninya. Dasar gadis nakal" ucap Kenzo


Tak lama, Kenzo pun pulang. Sedangkan aku didalam kamar masih deg-degan gara-gara mencium Kenzo tadi. Aku senang sekaligus berdebar-debar. Hari ini sungguh indah bagiku.


///***///


Besoknya


Dikantor


"selamat pagi bu" sapa pegawai kantor


"pagi" jawabku


Aku bergegas menuju kantorku dan duduk lalu menyalakan komputer melihat-lihat ada berita apa hari ini. Tak lama Kenzo pun masuk.


"permisi bu" ucap Kenzo


"ya" jawabku


"saya mau memberitahu, nanti pukul 09.00 AM anda ada rapat dengan perusahaan A" ucap Kenzo


"baiklah" ucapku sambil melihat komputer


"baiklah, saya undur diri" ucap Kenzo


"eh tunggu dulu" selaku


"ya bu ada apa?" tanya Kenzo


"dalam 5 menit berikan aku info terlengkap tentang Lisa Theo dan Levi Theo dan yang paling penting, yang terbaru" ucapki


"baiklah bu" jawab Kenzo


5 menit kemudian.....


"ini bu, saya sudah dapatkan" ucap Kenzo


"bagaimana?" tanyaku


"untuk perusahaan Theo, harga sahamnya menurun drastis dan hampir bangkrut dikarenakan tersebarnya berita dan rumor kalau Levi Theo telah melakukan hal yang memalukan dan videonya juga dipost beberapa hari yang lalu. Untuk Lisa Theo dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dikarenakan kasus pencemaran nama baik, kabur dari penjara, perzinaan, pengguna narkoba dengan kadar tinggi, pengedar narkotika dan penyuapan" jelas Kenzo


"penyuapan?" tanyaku


"menurut berita yang dikabarkan kalau orang suruhan Lisa Theo sempat berusaha menyuap hakim agar menjatuhinya hukuman ringan" jelas Kenzo


"okay, good job" jawabku


"kenapa anda menanyakan ini bu?" tanya Kenzo


"aku yakin kau tak akan mau tau tentang alasanku ataupun penyebabnya" jawabku


"apa jangan-jangan....... " ucap Kenzo


"sudahlah, jangan menerka-nerka. Ikuti saja alurnya. Sudahlah, kau boleh keluar" ucapku


"baiklah bu, saya undur diri" ucap Kenzo


Ceklek.....


Pintu tertutup, namun tak lama kemudian pintu terbuka kembali.


"hai.... " sapa Kenzo


"ya ada apa lagi?" tanyaku


"formal banget ke aku" ucap Kenzo


"attitude please" ucapku


"huh....." aku menghela nafas panjang "ya ada apa?" tanyaku


"nanti siang ada waktu?" tanya Kenzo


"ya, kenapa?" tanyaku


"nanti tunggu aku ya, nanti kita makan siang bersama" ajak Kenzo


"tapi aku malas keluar" ucapku


"sudahlah, tenang saja. Nanti aku ada rencana sendiri" ucap Kenzo


"oke, baiklah. Terserahmu" ucapku


"aku pergi dulu" ucap Kenzo


"oke" jawabku


Ceklek....


Pintu tertutup, akhirnya aku sedikit tenang. Dan aku sangat menikmati waktu sendiri. Namun tak lama pintu terbuka kembali.


"hai... " sapa Kenzo


"apa lagiii?" tanyaku


"kau kangen aku nggak?" tanya Kenzo yang muncul dengan kepala hanya dipintu.


"nggak" jawabku singkat


"kok nggak kangen?" tanya Kenzo


"kan udah liat kamu, ngapain kangen?" jawabku


"huh, iya juga ya. Yaudah aku pergi dulu, bye" ucao Kenzo


"oke" jawabku


Pintu tertutup kembali. Namun tak lama pintu terbuka kembali dan Kenzo muncul dengan posisi yang sama lagi.


"aku pergi dulu" ucap Kenzo


"iyaaaa sayang" ucapku kesal


"jangan kangen" ucap Kenzo


"iya sayang" ucapku


"i love you" ucap Kenzo


"love you too" jawabku


Pintupun tertutup kembali. Setelah itu aku menyandarkan kembali punggungku pada kursiku. Namun tak lama Kenzo kembali muncul dengan posisi yang sama.


"apa lagiiiii?" tanyaku kesal


"jangan lupa, nanti makam bareng" ucap Kenzo


"iyaaaaa" jawabku panjang


"jangan deket cowok lain" ucap Kenzo


"iya sayang" ucapku


"aku pergi dulu, jangan mau dideketin cowok lain. Jangan deketin cowok lain juga" tegur Kenzo


"iya suamiku yang ganteng. Eh.... " ucapku


Aku kaget dengan kalimat yang barusan kuucapkan. Lalu Kenzo masuk keruanganku dan menuju ketempat dudukku. Lalu memegang kepalaku lalu mengecup keningku dengan sangat lembut.


"aku cuma gak mau kamu jadi milik orang lain. Kamu itu cuma milikku seorang istriku sayang" bisik Kenzo


"hum, iya" jawabku


"one anymore" ucap Kenzo


"yes what?" tanyaku


"i love you" ucap Kenzo dengan sangat lembut


"i love you too" jawabku


Lalu Kenzo keluar perlahan. Ah perasaan apa ini, aku sangat senang seolah ingin melompat-lompat. Suara Kenzo yang membisikiku dengan sangat lembut masih terngiang ditelingaku. Ah pria macam apa dia ini, hanya dengan memikirkannya bisa membuatku tersenyum sendiri dan membuatku gagal fokus. Hanya dengan mengingat wajahnya bisa membuatku sangat gemas. Walau kadang ia kekanak-kanakan namun setiap suaranya bisa menggetarkan hatiku.


///***///


Waktu Makan Siang


Ceklek....


Pintu ruanganku terbuka.


"siang... " sapa Kenzo


"siang juga" balasku sambil senyum


"ahhh, hanya melihatmu senyum bisa membuatku kenyang" ucap Kenzo sambil salah tingkah


"apa yang salah?" tanyaku


"bagaimana ada bisa wanita secantik dirimu. Ya Tuhan, kau benar-benar baik padaku" ucap Kenzo


"ah sudahlah. Ayo makan, kemana?" tanyaku


"ayuk" ajak Kenzo


Kenzo menggandengku dan berjalan bersama menuju ruangan Kenzo.


///***///


Di Ruangan Kenzo


"kita ngapain disini?" tanyaku


"makan lah" jawab Kenzo


"makan? Disini?" tanyaku


"kenapa gak suka?" tanya Kenzo


"bukannya begitu, aku hanya merasa sedikit tidak nyaman saat makan dilihat para karyawan dari luar. Ruanganmu inikan kacanya transparan" jelasku


_____________________________________________


Hai readers, gimana? masih suka? menurut kalian, apa yang akan Kenzo lakukan ketika tau Angel tidak nyaman. Dan kira-kira, gimana suasana makan siang mereka? Apa harapan kalian? Tulis dikolom komentar:)