My Mysterious Future Wife

My Mysterious Future Wife
Damai



///***///


Hari Minggu


Aku bangun pagi dan merasa sangat malas hari ini.


"males banget hari ini, jadi ga pengen bangun dari kasur. Tapi gue laper" ucapku


Akhirnya aku memesan makanan delivery karena merasa malas memasak.


Ting tong.....


"lho kok cepet banget ya datengnya. Udah-udah, ga bisa nahan ni perut" ucapku


Aku berjalan keluar dengan baju handuk. Mula-mula aku hanya ingin mandi lalu makan, ternyata deliverynya cepat datang.


Ceklek......


Aku membuka pintu.


"cepet banget maaaaass..... " ucapku


Aku bengong terdiam melihat siapa yang datang.


"hai Angel... " sapa Kenzo


"Ken Kenzo, kamu ngapain?" tanyaku


"aku cuma main kerumahmu" ucap Kenzo


"lho kok pagi banget" ucapku


Didalam hati...


'semoga kau tak menghancurkan hari mingguku yang damai'


"kamu baru mau mandi apa habis mandi?" tanya Kenzo


"oh eh, baru mau mandi. Kukira delivery makananku" ucapku


"oh jadi belum makan, bagaimana kalau makan bersama. Aku juga belum sarapan" ucap Kenzo


"ah ahahahahahaha, mana mungkin aku cuma pesan 1 porsi. Lagipula aku lebih suka makan dirumah" gurauku


"tidak papa, aku akan memesan makanan lagi. Nanti kita bisa makan bersama" ucap Kenzo


"baiklah, terserahmu. Ya sudah. Aku mau mandi dulu" ucapku


"oh mau kubantu?" gurau Kenzo


"gak, dasar gila" ucapku malu-malu


Aku langsung berlari kekamar mandi. Aku tak bisa menolak Kenzo karena dia sudah datang jauh-jauh. Aku hanya berdoa semoga dia tidak menghancurkan minggu damaiku.


Akupun mandi dengan tenang, lalu aku teringat kalau belum memberi tau Kenzo. Akupun keluar mencari Kenzo.


"Kenzo.... " panggilku


"yaaa...... " jawab Kenzo


Kenzo hanya terdiam bengong melihatku, aku juga bingun kenapa dia begitu. Lalu aku melihat semua tubuhku.


"kau ini kenapa?" tanyaku


"kau sangat cantik.... " ucao Kenzo bengong


"eh, nanti kalau kurir makanan datang kau ambil ya, kau bayarin dulu nanti kuganti" ucapku


Aku langsung berlari menuju kamar dan terdiam duduk diatas sofa dikamarku.


"apa aku ini bodoh, bagaimanapun dia ini pria dan aku wanita. Benar-benar bodoh" gerutuku


Aku langsung ganti baju dan turun untuk makan. Aku hanya memakai baju santai dengan rambut kugulung agar tidak susah saat makan.


"bagaimana Kenzo apa makanannya sudah daaaa..... " ucapku


Aku terdiam sat melihat sebuah meja yang penuh dengan makanan dan semua tertata secara rapi. Bahkan selama ini aku belum pernah menata makanan dirumahku serapi ini.


"ayo makan jangan terharu" ucap Kenzo


"eh, siapa juga yang terharu. Ke GR an" ucapku


"gimana, aku ini calon suami idaman kan?" tanya Kenzo


"sudah-sudah, ayo makan" ucapku


Aku makan dengan santai sedangkan Kenzo makan dengan sangat pelan sambil melihatku.


"kau ini kenapa? Makannya gak enak?" tanyaku


"enggak kok" jawab Kenzo


"lalu kenapa gak dimakan?" tanyaku


"cukup memandang wajahmu aku sudah kenyang" goda Kenzo


"sudah-sudah gak usah gombal. Cepetan makan" ucapku


Kami makan berdua seolah dunia hanya milik berdua.


"kau ada rencana setelah ini?" tanya Kenzo


"yah, mungkin aku mau ke mall" ucapku


"mau ngapain? Belanja?" tanya Kenzo


"nggak" ucapku


"trus...?" tanya Kenzo


"mau bersenang-senang" ucapku


"ha? Emm, boleh aku ikut? Kesana naik mobilku saja" ucap Kenzo


"baiklah, terserah. Tunggu sebentar aku mau ganti baju" ucapku


Aku bergegas keatas untuk ganti baju. Aku turun dengan atasan hoodie putih berlengan biro dongker dengan bawahan celana pensil berwarna hitam dan rambut kukuncir kuda dan kugulung tak lupa dengan ransel kecil dipunggungku.


"ok yuk berangkat" ucapku


"wah sekarang bahkan kau lebih cantik, dan tidak terlihat wanita kantoran" ucap Kenzo bengong


"sudahlah, ayo berangkat" ucapku


"oke-oke" ucap Kenzo


Kami pun berangkat kesebuah mall besar dikota kami.