
-Aku akan berusaha memaafkan semua kesalahanmu. Asalkan jangan mendua ataupun memukulku. Sekuat apapun diriku, aku ini perempuan-
_____________________________________________
"maafkan aku Angel, kumohon... " ujar Kenzo sambil menggenggam tanganku
Aku masih diam tanpa berbicara, dapat terlihat senyuman kemenangan Catherine terukir dibibirnya.
Perlahan aku mendongak menatap Kenzo dengan tatapan membunuh.
Apa dia masih istriku? -Batin Kenzo
"kau berani menamparku?" tanyaku dengan suara yang sedikit berat berbeda dengan biasanya
"maafkan aku sayang, maafkan aku istriku" ujar Kenzo sambil menggenggam erat tanganku
Sesegera mungkin aku menepis tangan Kenzo. Aku mengambil pistol kecil, langsung menembakannya pada kepala Catherine.
Cluupp....
Sebuah jarum menancap dikepala Catherine dan membuatnya hilang kesadaran perlahan.
"rawatlah wanitamu itu, bersyukurlah aku tidak membunuhnya" ucapku lalu pergi
"tunggu, kumohon maafkan aku. Jangan pergi" ucap Kenzo sambil menarik tanganku
"lepaskan aku" ucapku marah
"jangan pergi... " cegah Kenzo
"aku bukan istrimu" bentakku keras
"bukan, kau masih Angelku" jawab Kenzo
"tidak, kau salah..." ujarku
Aku menepis tangan Kenzo lalu berjalan pergi.
Ceklek... Ceklek...
Aku berusaha membuka pintu, sialnya pintu itu terkunci.
"b*ngsat" marahku
Aku mengambil nafas dalam-dalam. Memejamkan mata sebentar lalu memandang tajam pintu itu, lalu...
Bruaakkk....
Pintu itu terbuka dengan sekali tendanganku. Kenzo hanya melongo melihat aku yang menendang pintu itu sampai rusak. Aku menengok sambil sedikit senyum.
"aku adalah BLACK SHADOW!!!!! Ingat itu (senyum seringai)" gertakku
Aku bergegas pergi, Kenzo yang kesal hanya membanting semua barang yang ada didepannya lalu mengacak-acak rambutnya.
Aku keluar menaiki mobil lamborghini Aventador warna abu-abu lalu pergi dengan kecepatan tinggi. Aku langsung menelfon asistenku.
"halo boss.."
"siapkan 1 penerbangan pribadi untukku menuju Amerika. 'SEKARANG!'"
"baik boss"
Tanpa mengambil sepeserpun uang ataupun barang aku langsung pergi menuju bandara. Disana terlihat asistenku sedang menungguku.
///***///
Di Bandara
"silakan boss" ujar asisten
"ikuti aku" ucapku
"baik boss" jawab asisten
Kenapa aura membunuh yang sangat kuat terlihat pada diri boss. Bahkan aura ini lebih kuat dari biasanya saat boss membunuh orang -Batin Asistenku
Kamu berjalan lalu naik pesawat terbang menuju Amerika. Kami hanya saling diam. Lalu aku memecah keheningan itu dengan menyuruhnya melakukan sesuatu.
"dapatkan Catherine sekretaris Kenzo, apapun yang terjadi" perintahku
"tapi dia dimana bos?" tanya asisten
Aku diam tak menjawab tapi melirik sadis asistenku.
"baiklah, saya akan cari tau"
"dapatkan dirinya sebelum dia sadar"
"memang apa yang boss lakukan?"
"huh... Aku menembaknya dengan cairan khusus. Dalam 24 jam ia akan kehilangan semua ingatannya, tak terkecuali. Dia akan pingsan selama 24 jam dari sekarang dan saat sadar ia akan lupa semuanya"
"oh, baik boss. Tapi apa boss tidak takut ia akam berusaha mengembalikan ingatannya lagi?"
"tidak ada yang bisa dilakukan lagi, bahkan terapi macam apapun. Humm.. kalau aku tidak salah ingat itu adalah cairan penghilang ingatan binatang, biasanya diberikan saat hewan itu terlalu liar. Hahahaha, Catherine sekelas dengan hewan hahahah. Hei ini lucu, tertawalah.. " ucapku sambil menyenggol tangan asistenku yang duduk disampingku
"hehe" tawa paksa asistenku
Boss, saya tau. Anda sedang dalam masalah berat, seperti inilah anda selalu berusaha menghibur diri anda sendiri. Tapi saya akam berusaha sebaik mungkin agar anda tetap selalu bahagia -Batin Asistenku
*******
Di Sisi Lain...
"arrgghhh.... B*ngst" kesal Kenzo sambil membanting-banting barang "datang kekantorku sekarang, urus si j*lang sekretarisku"
"apa sih lu, baru telfon udah marah-marah"
"b*cot, buruan kesini nj*ng!"
"oke-oke, santuy woy"
Tak lama Chriss pun datang.
"apa? Butuh tapi maksa" kesal Chriss
"urusin tu bangke satu" ujar Kenzo sambio menunjuk Catherine yang masih pingsan
"bawa kemarkas, SEKARANG! Lalu cari info secepatnya tentang Angel!" bentak Kenzo
"whooo whoo whoo, bentar. Ini cewek kenapa? Trus Angel kenapa?" tanya Chriss
Kenzo menjelaskan semua dan tanpa sadar air matanya mengalir.
"whoaaa bro, sumpah. Tapi kesalahan lu kali ini bener-bener fatal. Gue kenal Angel udah lama. Dia paling benci dengan pria yanh berani memukulnya. Itu sebabnya sebaik apapun ayah kandungnya, ia tak mau memafkannya. Sekarang ganti lo.. Tapi sorry masalah ini gue gak bisa bantu terlalu banyak" ucap Chriss sambil menepuk bahu Kenzo
"bawa cewek itu" ucap Kenzo
Chriss mengangkat Catherine untuk pergi bersama anggota dari gengnya.
"tunggu... " cegah Kenzo
Kenzo mendekat lalu melayangkan pukulan kerasnya pada Catherine yang masih pingsan. Seketika wajah Catherine membiru.
"woy gila ya lu, bawa dia kemarkas" ujar Chriss
"baik boss"
"lo udah berani tampar Angel, masih mau mukul dia hah? Mau apa lagi? Bunuh dia? Lo pikir dengan gitu, Angel bakal balik?" bentak Chriss
Kenzo yang mendengar peri Chriss seketika jatuh terduduk lemas.
"gue gak bisa kehilangan dia Chriss, gue mohon. Cuma lo sahabat gue yang paling ngerti gue, gue mohon bantu gue temuin Angel" mohon Kenzo
"huh, gue bakal bantu lo sebisa gue. Tapi kalo sampe kejadian ini terulang, gue ga bakal diem walaupun lo itu sahabat gue sendiri, bagi gue Angel juga penting dihidup gue" jelas Chriss
Kenzo masih diam menyesali semuanya. Selama apapun penyesalan Kenzo, itu tak akan merubah semuanya. Aku sudah pergi.
*******
Di Amerika
"oh my gosh, i am really miss this situation" ucapku
"mari kemarkas pusat" ajak asisten
Memang benar, pusat markas gengku ada di Amerika, di Indonesia hanya cabang saja.
************
1 Minggu berlalu, Kenzo tetap tidak mendapat kabar apapun tentang diriku.
Bruakk...
"aargghhh... Kenapa belum ada kabar!!!" teriak Kenzo sambil membanting vas bunga
"tenanglah" ucap Chriss
"aku benar-benar tidak bisa menemukannya, aku juga tak bisa menyerah" ucap Kenzo mabuk
"umm.. begini, bukannya aku mau memperburuk keadaan, tapi... " ucap Chriss tergantung
"katakan ada apa!!!" bentak Kenzo
"Catherine menghilang" ucap Chriss
"apaa!!! Bagaimana bisa? Ah sudahlah, semua ini membuatku pusing. Biarkan, akubtak butuh wanita itu" ucap Kenzo mabuk
Sejak ditinggal olehku dan tanpa kabar, Kenzo selalu mabuk dan menangis sendirian tanpa ada yang mengetahui selain Chriss.
"lebih baik kau tanya saja pada ibu Angel... " ujar Chriss
"aku sudah memikirkan hal itu, namun aku takut. Apa yang harus kukatakan? Aku menampar Angel? Aku takut semua semakin memburuk" tangis Kenzo
"semakin kau diam, semakin buruk keadaannya Zo.. " ucap Chriss
"hmm... " jawab Kenzo
"besok kita kesana, hari ini kau istirahat saja" ucap Chriss
Kenzo beristirahat sambil menangis karena masih mabuk karena tidak menemukanku.
///***///
Besoknya
Di Apartemen Mama Angel
"aku benar-benar gugup" ucap Kenzo
"sudahlah, tak ada kata mundur" ucap Chriss
Kenzo memencet bel, dia menyapa mamaku yang membukakakan pintu.
"hei, kau ini sama Angel kemana saja? sudah 1 minggu Alvaro kau tinggal bersama Ivory. Kenapa tidak diantar kesini saja sih" kesal mama Angel.
"astaga aku benar-benar lupa tentang Alvaro (gumam Kenzo) Maaf ma, Kenzo sibuk. Bisakah Kenzo bicara pribadi dengan mama, ini sangat penting" ucap Kenzo
"baiklah masuklah, kita bicara diruang baca" ucap mama Angel
///***///
DiRuang Baca...
"jadi bagaimana?" tanya mama Angel
"jadi.. Tapi Kenzo mohon, setelah menceritakan ini, mama jangan pisahkan Angel dengan Kenzo ya maa" pinta Kenzo sambil menggenggam tangan mama Angel
"iya, ceritalah" ucap mama Angel
"jadii..... "
Kenzo menjelaskan semuanya sampai mama Angel menangis. Kenzo langsung menyentuh kaki mama Angel.
"ma maafkan Kenzo mengecewakan mama... " pinta Kenzo
"apaaa!! Kau, mengapa kau lakukan itu nak!!!' tangis mama Angel
"maafkan Kenzo maa... Mama bisa menghukum Kenzo, asal jangan pisahkan Kenzo dengan Angel" mohon Kenzo
"nak, kau memang keterlaluan. Wajar jika Angel semarah itu, tapi bagaimana lagi. Semua sudah terjadi. Apa ada sesuatu yang dia katakan sebelum pergi?" tanya mama Angel
"humm, dia berkata kalau dia bukan istriku. Dia Black Shadow" ujar Kenzo
"astaga! Itulah yang mama takutkan" kaget mama Angel
"kenapa ma? Apa ada sesuatu?" tanya Kenzo
"saat kami pertama kali bertemu di Amerika, aku pernah mengajaknya kedokter. Psikisnya cukup buruk, jadi dia memiliki kepribadian ganda karena trauma masa lalunya. Yang paling mama takutkan, yang satu kepribadiannya memang sangat baik, polos, lugu dan manja." ujar mama Angel
"pantas kadang aku merasa kalau Angel adalah orang yang berbeda (gumam Kenzo) Lalu... " ucap Kenzo
"yang satunya sangat menakutkan, satunya a aa adalah Black Shadow" ucap mama Angel
"apa yang ditakutkan?" tanya Kenzo
"kau tidak mengerti, jika sampai Angel menggunakan identitas Black Shadow... Ia tak segan membunuh orang, dia akan merasa berkuasa. Apapun yang menurutnya salah maka akan dibereskan 'Sendiri'. Terkadang ia akan merasa kalau nyawa orang tidak ada artinya" jelas mama Angel
"astaga! Apa kata dokter yang menangani Angel ma? Ini sangat penting, sekarang ia sedang mengandung" ujar Kenzo
"Apaaa!!!! Bahaya, ia hanya akan sadar saat ada yang memberinya kasih sayang dan perhatian yang cukup. Terakhir kali ia berubah kepribadian, ia membantai sebuah geng besar di Amerika sendirian karena geng itu hampir mencelakai mama. Tapi itu sudah lama, sejak itu ia tak pernah begini lagi. Mama mohon, cari Angel dan sadarkan dia. Atau itu akan membahayakan nyawanya dan anakmu" pinta mama Angel
"tapi dimana dia sekarang, aku tidak tau ma. Aku sudah berusaha selama 1 minggu lebih" ucap Kenzo
"coba cari dia di Amerika, mama dan kakek akan bantu" ucap mama Angel
"makasih ma" ujar Kenzo
"hmm... " jawab mama Angel
Angel, kuharap kau memang benar-benar disana. Aku akan melakukan apapun asal kau memaafkanku -Batin Kenzo