In Your Love

In Your Love
miliki aku



Kinara mengernyit dan perlahan membuka mata karena terganggu dengan suara dengkuran halus seseorang yang begitu dekat dengannya.


dan benar saja, yang dihadapannya itu Aaron tengah tertidur pulas dengan posisi merengkuh Kinara.


" Aaron ! tidurmu sangat menggangu sekali."


gumam Kinara kesal, lalu segera memindahkan tangan Aaron yang melingkar diatas perut Kinara.


" emmh. dingin sayang."


desih Aaron malah kembali melingkarkan tangannya diperut Kinara tambah erat, dan dengan mata yang masih terpejam.


" sayang ?"


Kinara membelalakkan matanya, lalu wajahnya berubah semu memerah. hatinya tiba-tiba merasa berbunga saat mendengar panggilan itu.


lalu kinara pun memberanikan diri untuk membalas pelukan tubuh Aaron yang tengah tertidur itu. menyentuh otot-otot perut Aaron yang keras dengan jari-jari nakalnya.


aroma maskulin tubuh Aaron membuat Kinara terangsang untuk menciuminya. bahkan rasa gemasnya membuat Kinara ingin menggigit perut kotak-kotak yang mirip roti sobek itu.


" Aauuh, geli Rea."


desah Aaron saat merasakan seseorang menciumi tubuhnya.


" Rea ?"


mata Kinara tiba-tiba mendelik dan reflek mendorong tubuhnya hingga Aaron terbangun dan membuka matanya kaget.


" hey, apa kau tidak waras mendorong orang yang sedang tidur ? untung saja tidak sampai jatuh."


Aaron langsung mengusap-usap wajahnya lalu melotot ke arah Kinara dengan tatapan marah.


" kamu yang tidak waras, Aaron. seberapa besar cintamu itu pada atreya, hah ?"


tanya kinara duduk diatas tempat tidur seraya menatap aaron dengan melipat kedua tangannya didepan dada.


" apa maksudmu bertanya begitu ?"


Aaron malah balik bertanya sambil menyipitkan kedua matanya curiga.


" jangan ditutup-tutupi lagi Aaron !! aku sudah tau semuanya. kamu mencintai adikmu sendiri kan ? disaat kamu melecehkan aku waktu itu, kamu membayangkan melakukannya bersama atreya. bahkan kamu tak henti-hentinya menyebut namanya disaat menjamahi tubuhku. menjijikan sekali."


Aaron terkejut dengan pernyataan Kinara barusan. ia tidak menyangka bahwa Kinara sebenarnya sudah mengetahui cinta terlarangnya itu.


"Sekarang kamu sudah menikahiku tapi masih saja berharap yang berada dalam dekapanmu itu adalah atreya. memangnya kamu anggap aku ini apa ? barusan tanpa sadar kamu memanggil adikmu lagi, padahal aku yang ada di dekapanmu."


Kinara membekap mulutnya erat dan berusaha menahan air mata agar tidak luruh dan jatuh membasahi pipi. kini perasaan hatinya campur aduk antara kecewa, marah dan rapuh.


" Kinara, tolong maafkan aku. sungguh aku tidak bermaksud menyakiti kamu."


Aaron berusaha meraih tubuh kinara, lalu mendekapnya sangat erat. Kinara hanya terdiam, akhirnya air mata yang sempat ia tahan terjatuh juga membasahi dada Aaron.


" aku ingin membuang rasa itu pada atreya. ku mohon bantu aku. sekarang aku ingin memulainya denganmu, Kinara."


lirih Aaron semakin mengencangkan pelukannya. Kinara segera melepaskan rengkuhannya itu dengan mendorong perlahan tubuh Aaron.


" aku pikir setelah kau memutuskan untuk mau menikahiku, kau sudah benar-benar membuang cinta terlarang mu, Aaron."


ucap Kinara terbata-bata. Aaron membelai lembut wajah Kinara, lalu mengusap air mata yang membasahi pipi dengan kedua ibu jari tangan Aaron.


" ku mohon jangan tinggalkan aku."


Aaron menatap kedua bola mata Kinara yang berbinar. sementara Kinara juga menatap kedua bola mata hazel milik Aaron. disana ia menemukan sorot mata penuh harap dan cinta yang menghanyutkan. menatap mata Aaron seperti melihat luasnya samudra yang tenang namun membawanya hanyut ke tengah, hingga tak sadar semakin dalam dan semakin terpesona oleh hasrat yang mulai bergejolak.


" aku tidak akan kemana-mana, karena aku mencintaimu. miliki aku seutuhnya, Aaron."


lirih Kinara seraya melingkarkan kedua tangannya dileher Aaron. kinara betul-betul terlena dan jatuh hati pada suaminya itu.


Aaron mengerutkan alisnya seraya memandangi Kinara dengan seksama. hati Aaron benar-benar merasa bahagia dan lega, karena memang seperti itulah yang laki-laki itu harapkan. karena jauh di lubuk hati terdalamnya, Aaron mulai tertarik dengan Kinara.


" terimakasih, istriku."


" kok hidung sih ? tidak romantis banget."


Kinara menggerutu kesal.


" trus kau maunya apa ?"


tanya Aaron tersenyum miring. tiba-tiba terlintas ingin menggodanya.


" dikening dong."


balas Kinara seraya menunjuk jidatnya sendiri.


" tidak mau ah."


balas Aaron menggeleng.


" kenapa ?"


Kinara mengernyitkan keningnya.


" aku minta disini."


Aaron menunjuk bibir tipis Kinara. dan tanpa menunggu persetujuan nya, Aaron langsung mencium lembut bibir ranum Kinara.


Kinara membalas pagutan Aaron. mereka saling melumat bibir pasangannya dengan penuh hasrat. ciuman keduanya semakin membakar dadanya, Aaron menggiring tubuh Kinara untuk berbaring dan mulai menindih tubuh mungilnya sambil memperhatikan wajah cantik Kinara.


" boleh kan ?"


bisik Aaron.


Kinara mengangguk pelan tanda dirinya mengiyakan permintaan suaminya itu dengan wajah tersipu. Aaron mengusap serta mengecup dahi Kinara yang sudah berkeringat. lalu Ciuman panas Aaron kini beralih ke leher jenjang Kinara dan meninggalkan beberapa kissmark disana.


Kinara benar-benar sangat menikmati. tangan Aaron pun mulai menggerayangi setiap jengkal tubuh Kinara, menyelusup kedalam baju tidurnya untuk meremas, memilin bahkan tak segan-segan menghisap gundukan milik Kinara yang sintal dan kenyal itu.


Aaron menarik baby doll yang dikenakan Kinara hingga robek dan terlepas dari tubuhnya yang putih mulus.


" kenapa kau robek, Aaron ? ini baju tidur pemberian atreya."


seru Kinara dengan nada sedikit kesal karena baju tidur barunya telah dirusak Aaron.


" oh. nanti ku belikan lagi yang baru."


balas aaron tanpa perasaan bersalah.


Kinara merasakan kenikmatan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. begitu juga dengan Aaron, meski ini sudah yang kedua kalinya namun sensasi kenikmatannya sangatlah berbeda dari yang pertama. kali ini keduanya saling menikmati tanpa ada paksaan apapun. mereka melakukannya berdasarkan suka sama suka.


keringat mereka berbaur menjadi satu akibat suasana tubuh panasnya dan hasrat yang begitu memuncak diantara mereka.


" tahan ya, kali ini tidak akan sakit. aku tidak akan menyakitimu lagi."


ucap Aaron dengan nafas yang memburu.


" eumm. aahh. Aaron..."


rintihan Kinara penuh kenikmatan.


mereka menghabiskan sepanjang malam hingga pagi bersama dengan mandi keringat. Aaron melepaskan kenikmatannya itu dan berkali-kali menciumi kening Kinara yang nampak kelelahan.


Aaron memeluk tubuh Kinara sangat erat. Kinara pun seolah tidak ingin melepas rengkuhan Aaron. keduanya merasa telah bersatu dan tidak akan ada yang memisahkannya.


.


.


.


maaf ya updatenya lambat. kemarin sibuk banget banyak acara. 🤗🙏