Heavenly Magician

Heavenly Magician
Bab 40 : Keputusan Rapat WPL




"Mengingat tindakan Yang Mulia inginkan, bahkan jika aku tidak setuju, Yang Mulia akan tetap mengambil tindakan. Tetapi jika kita ingin campur tangan, Yang Mulia harus memberi tahu aliansi terlebih dahulu. Kita harus secara resmi memberi tahu mereka sebelum kita bertindak."


Setidaknya dia benar tentang itu. Aku tidak tahu apa akibat dari invasi ini bagi dunia. Sangat penting untuk menjelaskan semuanya sebelum aku bergerak, meskipun itu akan sedikit membuang waktu.


Lagipula aku terburu-buru. Orang-orang dibantai secara tragis satu demi satu saat aku sibuk dengan politik disini.


Biasanya aku akan mengirim surat ke Raja lain, tetapi aku memutuskan untuk mengajukan banding langsung ke rumah mereka. Aku perlu bergegas, dan mereka juga perlu segera belajar tentang kebenaran ini.


➖➖➖➖➖


"Aku mengerti. Jika makhluk itu benar-benar musuh kita, maka saya tidak masalah saat kamu menciptakan Frame Rescue itu, Shin." Raja Strom bersandar di kursinya yang berderit ringan.


Aku sedang berada dalam pertemuan dadakan dengan para anggota aliansi lainnya. Raja Strom, Raja Elchea, Raja Orphen, Raja Halman dan Kaisar Gardio. Totalnya ada enam denganku juga.


Pertama, aku menjelaskan kepada mereka bahwa Failer adalah penjajah dari dunia lain yang telah lama muncul untuk menghancurkan dunia. Setelahnya, aku menjelaskan situasi saat ini di Slave. Namun saya tidak memberi tahu mereka tentang FIB dan asal usul Frame Rescue. Aku mengubah cerita menjadi kabar kalau aku menemukan Frame Rescue di beberapa reruntuhan kuno, belajar bagaimana memperbaikinya, dan membuat duplikatnya.


"Ini... Frase, kan? Apakah mereka sekuat itu?"


"Mereka pernah muncul di Kerajaanku sebelumnya. Yah, yang muncul hanya satu dari mereka... Dari yang kudengar, sihir tidak memengaruhinya, mereka juga bisa beregenerasi, dan kulitnya lebih keras daripada besi!" Raja Elchea menjawab pertanyaan Raja Orphen.


"Tapi tetap saja, untuk dua puluh ribu lebih tepatnya. Kalau seandainya mereka keluar dari Slave. Shin, apakah ini kasus langka? Atau ini bisa terjadi lagi di masa depan?"


"Ini adalah keadaan yang sangat langka dan berbahaya, aku jamin. Mereka masih dapat muncul sekarang dan yang akan datang, tetapi tidak sebanyak ini. Tetap saja, aku harus jujur ​​dengan kalian semua. Ada kemungkinan invasi besar-besaran terjadi di masa depan. Kapan atau dimana mereka menyerang, aku tidak tahu sama sekali."


"Ya ampun, aku kira kita tidak perlu khawatir tentang hal-hal seperti itu untuk saat ini." Kaisar Gardio dengan tenangnya menjawab.


"Sejujurnya, mungkin mereka juga akan menyerang Gardio suatu hari nanti. Untuk alasan itu, aku ingin kalian melihat ini."


Aku memproyeksikan video ke dinding ruang rapat. Itu adalah video yang diambil saat insiden Slave berlangsung.


Video itu menunjukkan jelas bahwa pasukan besar Failer memusnahkan sebuah desa. Memburu setiap manusia yang mereka temui tanpa akhir.


Itu jelas invasi yang mengerikan.


Kelima pemimpin itu menonton ngeri dengan diiringi keringat yang mengalir bebas di alis mereka.


"Jadi ini adalah Failer?"


"Iya. Video ini terjadi sekitar satu jam yang lalu. Setelah Failer menghancurkan desa itu, mereka melanjutkan pawai mereka untuk membunuh semua orang di desa tetangga."


Video ini sebenarnya diambil oleh burung yang kuperintahkan untuk membawa smartphoneku ke udara. Setelah burung itu mengembalikan smartphoneku, dan aku melihat videonya, aku merasa benar-benar putus asa.


Awalnya aku berniat untuk memusnakan mereka tanpa ampun, jadi aku tidak memikirkan halangan dari rencana itu. Tapi hatiku sakit saat memikirkan bagaimana caranya untuk bisa menyelamatkan penduduk. Sekarang aku tahu, aku harus menunjukkan ini kepada para anggota aliansi. Mereka harus memahami apa yang mereka hadapi sekarang ini.


Aku ingin mereka mengerti betapa mengerikannya situasi saat ini. Aku juga ingin mereka bisa membayangkan kalau hal ini terjadi di Kerajaan mereka sendiri.


"Bagaimana dengan Shenghai, ibu kota Slave?" Menanggapi pertanyaan Raja Orphen, aku menghentikan video dan mengeluarkan peta. Pin merah yang mewakili Failer itu menyebar ke sekitar Slave.


Mereka kemungkinan besar mengikuti insting mereka dan menuju ke kota-kota atau desa-desa untuk membunuh setiap manusia di daerah tersebut.


"Memang ada beberapa perlawanan yang terjadi, tetapi hanya masalah waktu sebelum semua penduduk itu mati. Failer memiliki satu tujuan di sini. Yaitu untuk memusnakan kita. Mereka tidak akan meninggalkan Shenghai sampai semua orang di ibukota mati. ”


Failer bergerak seperti mesin yang beroperasi hanya untuk memburu dan membunuh manusia. Mereka membantai semua orang di satu area, dan kemudian segera mengunci sinyal berikutnya. Mereka seperti belalang yang melompat dari satu tanaman ke tanaman lainnya untuk menghancurkan panen petani.


"Jadi apa rencanamu Shin?" Tanya Kaisar Gardio dengan raut muka gelisah karena telah menyaksikan tragedi yang mengerikan.


"Glory akan menggunakan Frame Rescue untuk menghadapi Failer. Sebagai pemimpin dari WPL, aku ingin meminta persetujuan kalian semua."


"A-Apa!? Tunggu sebentar... Apakah kamu berencana untuk menghadapi makhluk itu?" Ujar Raja Halman sambil terus menatapku seolah dia tidak percaya.


Jika aku memanfaatkan setiap orang di Glory yang bisa mengemudikan Frame Rescue, seperti ordo ksatria, dan Miku bersama dengan gadis-gadis lain, itu hanya ada sekitar seratus dua puluh lima pilot. Kalau begitu, kita akan bisa menang jika masing-masing pilot berhasil membunuh seratus enam puluh Failer, tapi itu masih tindakan yang tidak masuk akal.


"Frame Gears memiliki sihir pelepas darurat jika terjadi kerusakan serius. Sihir itu akan mengirim pilot ke tempat yang aman. Itu akan bekerja jika sensor mendeteksi saat kokpit dihancurkan, ditusuk, rusak atau sebagainya. Namun, dalam kasus darurat instan, sistem tidak akan bisa bekerja untuk mengirim pilot ke tampat aman."


Berkat produksi massal yang aku dan Liora lakukan, kami memiliki banyak Frame Gears yang tersedia. Dalam skenario terburuk, kami dapat memperbaiki Frame Rescue secara cepat jika kita kekurangan unit.


Raja Elchea tiba-tiba mengangkat tangannya dan bertanya.


"Apa hanya ini satu-satu cara kita untuk bisa menghadapi mereka, Shin?"


"Untuk saat ini hanya ini yang bisa kita lakukan. Kehidupan kita di masa kini dan di masa yang akan datang, hanya kita sendiri yang bisa menentukannya. Kalau kita tidak berbuat apa-apa sekarang, aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi dengan dunia ini di masa yang akan datang." Kataku dengan tenang berharap mereka semua dapat mengerti apa maksudku.


"Kamu ada benarnya juga. Baiklah kalau begitu. Kerajaan Elchea berdiri bersama Glory sekarang. Banyak dari Ksatria kami yang telah menguasai unit simulasi yang kamu pinjamkan kepada kami, Shin. Kerajaan kami dapat menyediakan beberapa pilot yang handal."


"Hah!?" Ujar kagetku akibat proklamasi tiba-tiba Raja Elchea.


Melihat proklamasi Raja Elchea yang berani, Raja Kerajaan binatang buas yaitu Halman tiba-tiba mengangkat tangannya.


"Halman juga menawarkan dukungannya untuk Glory! Saya tidak bisa meninggalkan situasi yang semenarik ini begitu saja."


"Strom juga akan berpartisipasi secara alami."


"Begitu juga Gardio."


"Orphen juga berdiri bersama Glory!"


"Uhm... Apakah kalian semua yakin? Situasi ini cukup berbahaya, kalian tahu itu."


...Terima kasih sudah mau membaca novel ini, dan Jangan lupa untuk!!!...


...Like...


...Komen...


...Vote...


...Salam hangat dari My Glory...