
Assalamualaikum wr. wb.
Halo semuanya apa kabar? Semoga semua teman-teman pembaca dalam keadaan baik, sehat dan bahagia. Kalau yang lagi sedih, semoga segera merasa membaik. Yang lagi sakit semoga cepat diberikan kepulihan ❤️
Anyways, ini bukan tambahan bab, bab ini aku tulis untuk mengucapkan banyak-banyak terima kasih yang tulus dari dalam lubuk hati ini untuk teman-teman yang sudah sangat berbaik hati untuk mampir ke cerita Hate Before Love ini, untuk meninggalkan jejak dengan memberikan komentar, juga like, juga vote. Gamsahabnida ❤️❤️
Banyak sekali yang masih harus aku pelajari, banyak sekali hal yang kurang dalam novel Hate before Love ini, ada dibeberapa bab yang mungkin aku lupa, mungkin salah ketik, mungkin tidak realistis, mungkin tidak sesuai dengan harapan teman-teman semua. Maaf, ya 🙏🏻
Aku akan belajar lagi dan lagi untuk kedepannya bisa membuat cerita yang baik, nyaman untuk dinikmati dikala waktu senggang atau sebagai pengantar sebelum tidur. Semoga kedepannya aku bisa menyampaikan pesan dan banyak cinta melalui karya-karyaku. Dan semoga bisa diterima dengan baik.
Terima kasih yang sudah memberikan komentar, like, vote maupun yang hanya sekedar mampir dan membaca tapi tidak meninggalkan jejak, tidak apa-apa, aku tetap berterima kasih, tanpa kalian cerita ini tidak akan bermakna apa-apa.
Terima kasih yang sudah menyukai karakter Elif, Mama Hanna, Teddy, Ardan dan tokoh-tokoh lainnya, semoga teman-teman bisa mendapatkan chemistry nya 😊
Terima kasih untuk Pak suami dan orang tua yang selalu mendukung dan mendoakan. Love love love you ❤️
Terima kasih untuk platform online noveltoon yang sudah membuat platform sekeren ini. Saranghae ❤️
Dan tentu saja Allah SWT yang semua ini tidak akan rampung tanpa-Nya. Alhamdulillah, meski terbata-bata akhirnya aku bisa menyelesaikannya.
Untuk permintaan visual dari karakter novel ini, aku mohon maaf karena tidak bisa memberikannya. I'm so so sorry. Kenapa aku tidak bisa memberikan visualnya? Karena memang sejak awal konsep aku membuat cerita ini adalah tidak memberikan visual karakternya. Kenapa begitu Thor? Karena aku ingin teman-teman pembaca bisa leluasa mengimajinasikan visual sesuai dengan karakter teman-teman semua. Maaf ya kalau kita tidak sependapat 🙏🏻❤️
Untuk endingnya yang juga mungkin tidak sesuai dengan harapan teman-teman. Mungkin ada yang berpikir, 'kok endingnya begini? Kok begini aja? Terus ini gimana? Itu gimana?' Dan mungkin pertanyaan-pertanyaan lainnya. Maaf ya, memang endingnya seperti itu. Biar kedepannya Elif dan Ardan jalani sesuai dengan keinginan dan takdir mereka, ya, teman-teman. Doakan yang terbaik saja untuk mereka :')
Halu mode on. Hehehehehe.
Oke, oke, aku kasih sedikit bocoran kisah mereka secara singkat, ya.
Jadi begini:
Beberapa bulan setelah pernikahan Teddy dan Yura berlangsung, Mona dan Elif akhirnya diterima kerja sebagai jurnalis sebuah stasiun tv swasta. Yang mana Elif dan Mona mendapatkannya atas kerja keras mereka, bukan karena adanya koneksi perusahaan Ardan, atau karena Elif adalah istri Ardan. Semua murni karena kerja keras dan doa Elif juga Mona
Yap, akhirnya Elif bisa mendapatkan mimpinya sebagai jurnalis. Tahu apa yang terjadi pada Mona? Ternyata atasan Mona dan Elif adalah Lukas. Ingat siapa Lukas? Ya, dia cowok yang pernah diceritakan Yura, Elif dan Mona. Cowok berambut klimis yang menyukai Mona, kemudian ia menghilang. Siapa yang sangka, ia muncul dalam penampilan super baru dan sangat berbeda dengan cowok kuper yang menyukai Mona dan ketakutan setengah mati. Kini Lukas tampil lebih berwibawa dan tampan. Apa Lukas masih menyukai Mona? I don't know 😁✌🏻
Untuk Yura dan Teddy, mereka menjadi pasangan paling unik. Yang satu sangat ekspresif dan cerewet, yang satu lagi sangat minim ekspresi tapi berhati hangat. Yura memilih untuk meneruskan usaha papanya setelah lulus kuliah.
Apakah Elif hamil? Tentu saja, beberapa bulan setelah bekerja, Elif hamil. Ardan merasa dilema, karena pekerjaan Elif sebagai jurnalis bukanlah pekerjaan santai yang bisa dijalankan oleh ibu hamil, apa lagi hamil muda. Tapi dia juga tidak bisa meminta Elif melepaskan mimpi yang selama ini sudah ia perjuangkan. Tapi Elif berhati besar, ia memilih untuk menjaga kandungannya, buah cinta dirinya bersama Ardan. Ia mengundurkan diri dengan hatinya yang lapang dan ikhlas. Nah, bagaimana Ardan tidak semakin jatuh cinta lagi dan lagi pada istrinya itu, bukan?
Jangan tanya bagaimana reaksi Mama Hanna, Papa Demir, Ibu Zehra dan Adit. Mereka super antusias menantikan kehadiran anggota baru. Dan Mama Hanna tentu saja langsung gerak cepat merencankan untuk acara empat bulanan, tujuh bulanan dan menyewa jasa dekorasi untuk menyambut kelahiran calon cucu pertamanya kelak.
Begitu lah, teman-teman. Semoga bisa melengkapi kisah mereka. ❤️
***
Aku harap, teman-teman juga bisa memberikan dukungan yang sama untuk novel pertamaku berjudul, With You, Love.
Please mampir dan baca, dan teman-teman bisa berikan kritik dan saran untuk With You, Love, dimana kurangnya dan sebaiknya bagaimana, untuk aku bisa memperbaiki cara menulisku supaya bisa membuat karya yang lebih baik lagi dan lebih baik lagi.
Kalau Hate Before Love bercerita tentang kisah dari benci kemudian jadi bucin, nah, kalau With You, Love, bercerita tentang cinta seorang sahabat pada sahabatnya sendiri. Sering dengar, kan, pasti kalimat: "Yang namanya perempuan dan laki-laki itu ga bisa benar-benar bersahabat." Kenapa begitu, karena alaminya, perempuan dan laki-laki itu mempunyai rasa yang berbeda dalam menyikapi dan memandang sebuah hubungan. Seperti halnya cerita With You, Love.
With You, Love, bercerita tentang apa, Thor?
Cerita seorang pria rendah hati yang memilih pergi untuk menghindari hatinya semakin patah ketika sahabat perempuannya yang sangat ia cintai sejak masa seragam putih abu-abu, memilih pria lain sebagai pendamping hidupnya. Bertahun-tahun merantau di negeri orang demi melupakan dan mengubur cinta pertamanya. Tapi siapa sangka, bahwa semesta kembali membawa dirinya untuk pulang dan bertemu kembali dengan cinta pertamanya setelah bertahun-tahun dalam keadaan duka. Ya, duka, karena suami dari wanita itu pergi selama-lamanya
Apa dirinya sudah berhasil membuka lembaran baru dengan mengubur cinta pertamanya dalam hatinya? Apakah dia sudah bisa menerima kenyataan bahwa tidak pernah ada dirinya dalam hati sang wanita pujaan? Apakah benar tidak ada lagi harapan untuknya bisa menjadi pendamping wanita tercintanya? Apakah benar-benar tidak ada celah dalam hati wanita tercintanya untuk bisa memberikan kesempatan baginya membuktikan bahwa cintanya pantas untuk diberikan tempat?
Apakah akhirnya ia menyerah? Apakah penantiannya membuahkan hasil? Apakah semesta akhirnya menyatukan mereka? Atau ia harus kembali pergi? Atau menerima kenyataan selamanya ia hanya sahabat?
***
Baiklah, rasanya tidak cukup aku mengucap syukur dan terima kasih.
Love you all. Sampai ketemu di karya aku selanjutnya ya.
Btw, novel ketiga aku sudah mulai Up ya, judulnya "Fall For You.", cekidot ya. Ditunggu ya, like, vote dan komen positif dari teman-teman pembaca yang baik hatinya ❤️
See you guys❤️