Forza

Forza
Penyelidikan Helena Part 2



Al dan El yang sudah masuk ke rumah Agatha dan memastikan semua hal yang mungkin ada kaitan dengan Helena. Asumsi-asumsi itu tidak ada pada diri Agatha. Mereka pulang dengan kepastian yang telah di pastikan bahwa Agatha tidak ada hubungannya dengan Helena.


Esok harinya, Al dan El pergi ke keluarga Dev untuk bertemu dengan Agnia. Mereka yang sudah tiba di sambut oleh Vero.


"Tuan Al, selamat datang." Jawab Vero yang memberikan salam kepada Al saat El membuka pintu mobil. Al keluar dan memberikan penghormatan salam Vero.


"Kenapa sampai tuan Al kemari?" tanya Vero yang berbisik kepada El.


"Nanti kau akan mengetahui." Jawab El. Vero baru saja mengetahui kedatangan Al dan El sejam yang lalu. Ia sudah menerima perintah untuk memberikan akses Al menemui dokter Agatha di penjara, tapi tidak mengetahui maksud dan tujuannya. Mereka berjalan mengikuti Vero ke dalam penjara bawah tanah. Vero membuka pintu jeruji dan mempersilahkan Al untuk masuk. Agnia yang terlihat sedang berkultivasi di atas tempat tidur dengan posisi duduk dan memejamkan matanya.


"Kalian bisa meninggalkan aku." Jawab Al yang sudah di beri kursi oleh Vero. Vero dan El keluar dari ruang bawah tanah dan menunggu Al di depan gerbang pintu masuk penjara.


"El, sebenarnya ada apa?" tanya Vero yang berjalan keluar bersama El.


Vero diam saja sampai di luar baru ia menjelaskan kepada Vero. "Kami menemukan sisa kekuatan lain selain kekuatan dokter Agnia di tempat itu."


"Maksudnya bagaimana?" tanya Vero.


"Kalian tidak akan bisa menangkap dokter Agnia jika bukan karena dia terluka lebih dulu." Jawab El.


"Aku tidak mengerti apa yang mau maksud El, jawab dengan hal yang bisa aku mengerti." Jawab Vero lagi.


"Kejadian malam penangkapan Dokter Agnia adalah kejadian malam pertarungan dia bersama dengan Helena. Kami masih memperkirakannya begitu, karena itu kami kemari untuk memastikannya. Tempat yang kami selidiki saat ini adalah tempat dimana aku menemukan sisa kekuatan dokter Agnia dan sisa kekuatan Helena dari pemisah ruangan." Jawab El yang menjelaskan kepada Vero.


"Bagaimana bisa Helena berada di distrik kita?" tanya Vero yang terkejut.


"Aku juga tidak mengetahui. Maka itu kami harus menyelidikinya. Tapi setelah di tempat itu, kami tidak menemukan apapun lagi tentangnya. Tapi tidak dengan dokter Agnia. Kami menemukan rumah dokter Agnia yang terbakar dan sisa kekuatan mu di sana. Dan mengetahui bahwa memang kalian telah membawanya di tempat ini." Jawab El.


"Hmmmmm. Pantas saja saat aku melakukan penangkapan, dia sudah terlihat lemah." Jawab Vero.


"Aku mengatakan semua ini karena kita teman." Jawab El.


"Aku mengerti. Aku tidak akan memberitahu keluarga Dev tentang ini. Aku akan menjelaskan kepada mereka kenapa Al datang hanya untuk melihat dokter Agnia." Jawab Vero.


"Baguslah." Jawab El.


"Jika memang dokter Agnia memang bertarung dengan Helena, itu menjadi alasannya terlihat lemah sampai sekarang. Karena sudah hampir seminggu dia melakukan pemulihan tapi belum juga pulih." Jawab Vero.


"Entahlah. Kami hanya datang mencari petunjuk tentang Helena. Kenapa dia harus datang ke tempat kita." Jawab El.


Disisi lain, Al yang duduk di depan dokter Agnia yang sedang bermeditasi.


"Kekuatan intinya retak?" tanya Al dalam hati saat diam-diam merasakan aura kekuatan alam masuk kedalam tubuh dokter Agnia. Al menemukan inti Forza dalam diri dokter Agnia retak.


"Maaf jika aku menggangu meditasi mu. Bisa kita bicara sebentar?" tanya Al. Dokter Agnia tetap menutup matanya dan menghiraukan Al yang sudah ada di depannya.


"Seorang bocah yang memiliki kekuatan yang cukup kuat. Kau pasti Altezza, pemimpin distrik wilayah berat." Jawab Dokter Agnia yang membuka matanya dan langsung mengucapkan hal ini.


"Pantas saja bisa mengetahui kondisi ku dengan mudah hanya dengan melihatnya." Jawab dokter Agnia lagi.


"Jadi siapa yang sudah melakukan hal ini kepada mu?" tanya Al kepada dokter Agnia.


"Apakah ini juga pertanyaan harus di jawab oleh seorang tahanan seperti ku? Bukanya kau sudah mengetahui siapa yang telah melakukan hal ini? Bukannya kalian yang telah menangkap ku karena telah melakukan penelitian ilegal di tempat ini?" tanya dokter Agnia balik kepada Al.


"Pengalihan." Jawab Al dalam hati melihat wajah Agnia.


"Kau terluka sebelum Vero datang untuk menangkap mu." Jawab Al untuk melihat reaksi wajah dokter Agnia.


"Aku tidak tahu hal apa yang membuat mu bertarung dengan Helena. Tapi aku sudah mendapatkan jawaban apa yang aku mau. Selesaikanlah penyembuhan diri mu dan berkontribusi lah di wilayah ku. Aku permisi." Jawab Al yang berdiri dan berjalan keluar dari penjara setelah mendapat apa yang ia mau.


"Sial, aku harap nona Helena tidak datang untuk membunuh ku. Pantas saja dia menjadi pemimpin di usia muda, dia memiliki inti Forza elemen dasar 3." Jawab Dokter Agnia dalam hati.


"Bagaimana baca seperti itu tidak masuk ke dalam peringkat dunia?" tanya Dokter Agnia dalam hati.


"Tuan Al sudah selesai?" tanya El dan Vero bersamaan saat melihat Al keluar dari pintu.


"Bisakah kau beritahu aku tentang penangkapan saat itu?" tanya Al kepada Vero tentang penangkapan Dokter Agnia pada malam itu.


"......." Vero menjelaskan dengan singkat apa yang terjadi pada malam itu.


"Terima kasih." Jawab Al kepada Vero dan pergi begitu saja untuk masuk ke dalam mobil. El berpamitan dengan Vero dan menyusul Al masuk ke dalam mobil.


"Tuan sudah mendapatkan hasil?" tanya El.


"Kita kembali ke kantor." Jawab Al yang dingin seperti biasanya.


"Apa dia menemukan hal yang mengejutkan?" tanya El dalam hati melihat wajah serius Al dari kaca spion mobil.


"Alasan apa yang membuat Helena bertarung dengan dokter Agnia. Dan yang lebih penting alasan apa yang membuat datang ke wilayah ini? Jika ini ada kaitan dari organisasi di belakang Agnia, itu akan menjadi kacau. Tapi tidak mungkin Helena bergabung dengan organisasi." Jawab Al sendiri bergumam di dalam mobil.


"Apa yang sebenarnya terjadi tuan?" tanya El.


"Aku melihat kekuatan inti Forza dokter Agnia retak. Dan aku melihat samar-samar bekas kekuatan Helena pada inti Forza dokter Agnia." Jawab Al.


"Yang anda katakan benar. Jika Helena datang untuk menghancurkan distrik kita, kenapa dia tidak melakukan apa-apa? Tapi bagaimana mungkin dia bertarung dengan dokter Agnia." Jawab El.


"Dia akan menghancurkan siapapun bahkan jika itu sebuah wilayah atau organisasi yang telah menghalangi jalannya. Dia pembunuh Forza yang lebih kejam daripada pembunuh bayaran jika ia di usik. Tapi, kenapa dokter Agnia tidak mati? Dari data yang aku ketahui bahwa Helena itu selalu bertarung dengan membunuh jika itu musuhnya. Tapi tidak dengan orang yang menantangnya."