Forza

Forza
Kedatangan El ke Rumah Agatha



Agatha kembali memanggil dokter di malam hari itu juga untuk mengobati anjing hitam yang terluka.


"Sebenarnya apa yang terjadi? Wajah mu juga seperti tidak baik-baik saja. Apalagi lengan kanan mu. Seperti luka bakar?" tanya dokter itu yang sudah mengobati anjing hitam.


"Iya dok, tadi aku kedinginan. Jadi membuat api dari cerobong asap, tapi si hitam membuatku terkejut sehingga aku terkena api di kayu bakar itu. Si hitam juga terkena." Jawab Agatha untuk berbohong.


"Lain kali hati-hati, jika si hitam ini terlalu aktif, gunakan saja tali untuk membuatnya tidak terjauh-jauh dan membuat onar kembali." Jawab Dokter itu. Dokter itu mendekati Helena dan mengobati lengan kanan yang terkena api.


"Aku kan tidak termasuk bohong, memang luka ini terkena api. Hanya saja aku sedikit berbohong tentang cerita sebenarnya." Jawab Agatha dalam hati saat menerima perawatan dari dokter.


Dokter itu pergi dari rumah setelah mengobati Agatha untuk kembali ke klik miliknya. Agatha yang menganggap bahwa anjing hitam itu sudah di namai olehnya dengan panggilan hitam.


Agatha meninggalkan si hitam di atas sofa dan ia pergi tidur ke dalam kamarnya. Sedangkan Helena masih belum mau berbicara kepada Agatha. Helena pergi bermeditasi setelah kehilangan banyak kekuatan miliknya.


Disisi lain, karena aura kekuatan yang di pancarkan oleh dokter Agnia dan Helena membuat para organisasi yang berada di distrik A, B dan C merasakannya. Distrik A, B, dan C adalah gabungan dari distrik wilayah Barat.


Agatha yang tinggal di distrik A membuat distrik A lebih kuat merasakan aura Forza yang sudah menyebar. Salah satu organisasi yang berada di puncak distrik bagian barat adalah distrik A yang langsung di pimpin oleh Al.


Al yang masih memeriksa file di depan komputer tiba-tiba menghentikan kegiatannya dan merasakan aura Forza. Al berdiri dari kursinya dan terdiam memikirkan apa yang sebenarnya terjadi.


"Tuan, apa kau merasakan kekuatan di distrik kita?" tanya El.


"Iya ." Jawab Al .


"Aku akan memerintah orang untuk mengeceknya." Jawab El.


"Tidak perlu, kita saja yang kesana." Jawab Al yang langsung berjalan mengambil jas miliknya dan pergi bersama dengan El untuk mengecek sumber aura yang di rasakan olehnya. Saat mereka di tengah perjalanan, mereka kembali merasakan kekuatan yang lebih besar.


"Kau juga merasakannya El?" tanya Al.


"Iya, sepertinya ini lebih kuat dari sebelumnya. Ayo tuan kita segera ke sana." Jawab El. Kekuatan yang di rasakan mereka adalah kekuatan Helena.


Saat mereka sudah tiba di tempat aura Forza itu, mereka tidak menemukan apapun di tempat itu. Hanya sedikit kekuatan pemisah ruang dan sisa aura kekuatan pertarung Helena Agnia.


"Apakah tidak ada Cctv?" tanya Al.


"Tidak ada, tapi 5 meter dari tempat ini ada Cctv. Kita bisa mengecek hal ini." Jawab El.


Dengan cepat mereka bertindak untuk mendapatkan CCTV dan memeriksanya hingga pagi hari. Mereka menemukan Agatha yang bersama dengan seekor rubah sedang bersama-sama berlari di malam hari mengejar seekor anjing hitam menuju ke tempat kejadian.


"Tuan, seperti ini bisa menjadi penjelasan." Jawab El menunjukkan video itu.


"Anda siapa?" tanya Agatha yang membuka pintu dan bertanya kepada El.


"Bisakah saya masuk, saya bukan orang jahat. Saya akan menjelaskan maksud kedatangan saya." Jawab El yang sedang menjelaskan.


"Baiklah." Jawab Agatha yang mudah percaya kepada orang lain karena melihat wajah El yang tidak ada rasa curiga. Agatha mempersilahkan El duduk di sofa. Helena keluar dari kamar dan bergabung duduk di samping anjing hitam yang belum terbangun. El yang melihat sedikit heran.


"Saya adalah Elard dari perusahaan K. Saya bermaksud ingin mengklarifikasi tentang kejadian kemarin malam. Apakah kau salah satu manusia Forza?" tanya El langsung pada intinya.


"Perusahaan go food dan properti terbesar di distrik A?" tanya Agatha yang terkejut karena itu adalah perusahaan terkaya di distrik bagian barat.


"Iya." Jawab El.


"Tunggu, tadi anda bertanya tentang Forza? dan kejadian semalam?" tanya Agatha yang bingung.


"Iya, kami menemukan sedikit bekas pertarungan manusia FORZA di tempat ini." Ucap El yang menunjukkan tempat kejadian kemarin.


"Kami juga hanya menemukan kau dan rubah ini yang mengejar anjing hitam itu. Dan saat aku melihat dengan jelas sekarang, aku melihat kau benar-benar manusia Forza. Anjing itu terluka karena kekuatan Forza. Dan kau juga terluka karena itu." Jawab El.


"Apa itu manusia Forza?" tanya Agatha.


"Manusia Forza adalah manusia yang memiliki kekuatan. Kekuatan itu terbagi dari elemen dasar yaitu air, api, udara dan tanah. Memiliki satu elemen atau lebih dari satu bahkan ada yang memiliki keseluruhannya. Seperti menciptakan elemen angin yang tergabung dari air dan udara. Tapi sangat jarang orang yang memiliki elemen lebih dari 2. Sedangkan aku adalah 2 elemen yaitu elemen air dan udara sehingga menciptakan elemen baru yaitu angin seperti yang sudah aku jelaskan."


"Jadi kekuatan kecepatan seperti teleportasi yang aku miliki itu adalah kekuatan Forza?" tanya Agatha.


"Hahah, kau benar-benar gadis yang polos. Aku bahkan tidak bertanya apa kekuatan mu tapi sudah di beritahu." Jawab El.


"Bukannya tadi anda menjelaskan untuk mengetahui apa tipe elemen kekuatan ku?" tanya Agatha.


"Iya benar, tapi lain kali jangan mudah memberitahu apa tipe elemen dan kekuatan yang kau miliki kepada orang asing. Apalagi memberikan dengan detail kemampuan yang kau miliki. Apakah kau mengerti Agatha?" tanya El.


"Anda tau nama saya?" tanya Agatha.


"Iya saya mengetahui hampir seluruh informasi umum tentang diri mu. Sebelumnya maaf jika menyelidiki tentang mu, karena semua ini adalah keharusan untuk melindungi manusia Forza di lingkungan ini."


"Saya ulangi perkenalannya. Saya adalah sekertaris tuan Altezza, ketua Forza di distrik bagian barat yang berarti distrik A, B dan C. Tuan Altezza juga ketua organisasi Kaze yang menjadi organisasi terkuat karena keberadaannya. Saya di perintahkan tuan Altezza untuk menjelaskan hal ini kepada mu. Mungkin kau masih baru mengetahui tentang kekuatan mu. Untuk itu, sudah menjadi tugas kami untuk membimbing mu menjadi manusia Forza yang bisa mengendalikan kekuatan dan juga hidup seperti manusia normal lainnya."


"Hahaha, aku kira selama ini aku adalah manusia yang aneh. Ternyata aku adalah manusia Forza yang memiliki kemampuan. Berarti di dunia ini masih banyak manusia Forza lainnya?" tanya Agatha.


"Tentunya saja. Tapi dalam dunia Forza akan sama seperti kehidupan manusia lainnya, ada yang baik dan ada yang buruk. Untuk itulah tuan Altezza sebagai pemimpin distrik bagian barat ingin membimbing manusia Forza baru untuk menjalani hidup sebagai orang yang baik walaupun pada akhirnya semua keputusan itu ada di tangan manusia Forza itu sendiri."