Forza

Forza
Masa Lalu Helena Di Usia Muda



Helena meminta Agatha untuk mengambilkan sosis di dalam kulkas. Ia duduk di atas sofa dan menikmati sosisnya sedangkan Agatha menonton televisi. Helena tiba-tiba mengingat masa lalu dirinya ketika kecil hingga remaja seusia Agatha.


.........


Seorang lelaki yang memiliki badan yang cukup besar namun memiliki sifat memaksa, lelaki itu adalah Ayah Helena.


"Bagaimana bisa kau hanya mengeluarkan Forza begitu kecilnya?" tanya Ayah Helena dengan nada tinggi sambil mencambuk betis kaki kanan Helena dengan cukup keras.


"Ahhhhhhh," Helena yang kesakitan akibat luka cambuk yang diberikan oleh sang Ayah.


"Jangan hanya mengeluh sakit. Andai saja ibu mu bisa melahirkan seorang anak lelaki, aku tidak akan bersusah payah mengajarinya sesulit ini." Ucap sang Ayah dengan memegang kepalanya dengan wajah putus asa.


"Aku akan coba lagi," ucap Helena dengan berkonsentrasi menggunakan 3 elemen dasar yang ada pada dirinya menyerap kekuatan alam dan mengeluarkan kekuatan Forza pada dirinya.


Helena berlatih di sebuah hutan yang dikelilingi oleh banyak bebatuan yang cukup besar dan pepohonan yang cukup besar. Helena diperintahkan untuk menghancurkan batu yang cukup besar 10 kali lipat dari tubuhnya dan menumbangkan pohon besar yang berukuran tinggi 30 meter, berdiameter 7 meter. Seorang bocah yang masih berusia tujuh tahun.


Helena mengeluarkan kekuatan Forza dari tangan ke arah batu besar di hadapannya. Namun kekuatannya itu tidak mengenai sasaran, hanya sedikit saja bagian batu yang hancur. Helena kembali mendapatkan sambutan dari sang ayah. Sudah beberapa kali Helena di cambuk sang ayah. Dari hari ke hari, tidak ada hentinya cambukan dari sang ayah ketika dalam masa pelatihan.


"Sial..... kenapa aku harus memiliki seorang anak perempuan yang kekuatannya saja tidak dapat menghancurkan batu? Kalau saja kau itu lelaki aku tidak perlu sampai kelelahan untuk melakukan semua ini." Ucap sang Ayah yang marah kepadanya Helena. Setelah mengucapkan hal itu, sang ayah pergi ke rumah dan mengambil botol alkohol miliknya lagi.


Helena yang menunjukkan kepalanya dan memikirkan apa yang salah dari dirinya yang seorang perempuan bukan lelaki. Ayah yang selalu membenci dirinya. Tidak pernah terlihat cinta dari Ayah untuk anaknya. Helena tidak pernah melihat hal itu. Ayah yang hanya seorang pemabuk, pemarah, pemaksa, dan selalu tidak peduli dengannya. Itulah yang di rasakan oleh Helena.


Setiap selesai latihan, Helena yang tertidur pulas di dalam kamar akan di datangi oleh sang Ayah untuk di obati. Esok paginya, luka akibat yang bukan yang dilakukan oleh sang ayah akan sembuh. Terus berputar seperti itu, Helena akan di latih dengan keras, di cambuk, dan di obati. Hingga ia berumur 12 tahun.


"Kau harus menjadi kuat."


"Kau tidak boleh lemah. Kau harus menjadi kuat."


"Jangan pernah untuk menyerah, kau harus kuat dari yang lain."


"Kau harus menjadi kuat agar tidak ada satu orangpun yang akan merendahkan mu."


"Kau harus berusaha lebih keras dari yang lain."


"Kau harus ingat bahwa kau adalah faktor dari kematian istri ku. Kau adalah anak yang tidak di inginkan."


"Kau hanya beban."


"Kau harus ingat Helena, kau itu hanya perempuan lemah yang mudah di hancurkan oleh para lelaki."


"Kau harus kuat Helena, dunia Forza tidak membedakan antara wanita atau pria."


"Jika kau tidak bisa kuat, kau akan terbunuh."


"Kau harus bunuh dia, karena dia telah menghina ku. Kau harus lakukan itu untuk ayah mu."


"Bunuh dia Helena."


"Bunuh dia yang sudah mengajak mu bertarung."


"Habisi dia yang sudah menantang mu."


"Jangan mau kalah. Kau harus menjadi pemenang."


Semua kalimat kasar sudah sering terdengar olehnya dari sang ayah. Kalimat perintah yang begitu kejam sudah sering terlaksana oleh Helena. Semua karakter dingin dan kejam yang dimiliki olehnya, semua karena didikan sang Ayah. Sampai pada akhirnya sang ayah menghembus napas terakhirnya. Helena menjadi seorang diri, tidak memiliki siapapun lagi di dunia. Karena selama ini dia hanya memiliki seorang Ayah.


Di usia 12 tahun, Helena sudah mengembara sendiri dari sebuah desa kecil ke kota. Helena terus berlatih dengan bertarung menjadi seorang yang kuat.


"Bertarung lah dengan ku."


"Kalau kau merasa kuat, bertarung lah dengan ku."


"Jangan merasa bangga, kau akan mati di tangan ku."


Banyak pertarungan yang dihadapi oleh Helena berawal dari orang lain yang lebih dulu menantang dirinya. Tantangan yang datang dengan sendirinya membuat Helena menjadi terbiasa untuk menerima tantangan dari sang lawan dan tidak pernah menolaknya.


Dari orang yang tidak memiliki kekuatan setara dengan maupun seseorang yang memiliki kekuatan yang lebih kuat dibandingkan dirinya. Ia tidak pernah kalah dalam pertarungan yang hadapi olehnya satu lawan satu.


Berita tentang kekuatan yang dimiliki olehnya membuat banyak orang mengaguminya, menginginkannya atau bahkan menjadi musuhnya.


"Kau gadis yang cantik, aku mencintaimu."


"Kau mau menjadi istri ku?"


"Bergabunglah bersama kami. Kau akan mendapatkan apapun yang kau inginkan."


"Nona Helena, jadilah pembimbing kami."


"Helena, ikutlah bersama dengan kami untuk menjadi lebih kuat."


Banyak lelaki yang jatuh cinta atas kecantikan yang dimiliki oleh Helena. Banyak organisasi baik atau jahat menginginkan Helena untuk bergabung. Banyak orang yang ingin menjadikan hanya sebagai gurunya. Banyak orang yang ingin di akui oleh Helena. Setelah semua pertarungan yang di alami olehnya selama ini.


Dunia Forza yang di itu keras, siapa yang lemah akan mudah tertindas dan yang kuat akan menguasai orang-orang yang mudah di tindas. Helena yang banyak menolak beberapa organisasi membuat dirinya juga banyak dibenci sehingga tidak heran jika orang-orang yang memburu Helena secara berkelompok.


Helena yang tidak ingin di remehkan banyak orang, sering melakukan hal yang gila. Helena menghancurkan organisasi-organisasi yang telah berniat untuk membunuhnya. Helena terus menunjukkan potensi dirinya yang memiliki kekuatan. Helena yang tidak ingin di lihat lemah. Helena melakukan semua itu untuk memberi pelajaran kepada yang lain agar tidak mengganggu dirinya.


Karena hal itu juga, banyak manusia Forza yang sudah menjadi rangking Forza dunia untuk menantang Helena. Helena juga tidak menolak hal itu, banyak Forza-Forza kuat yang menantang dan kalah dari Helena. Karena hal itu, 20 rangking Forza tidak ingin menantang Helena. Karena mereka mengakui kekuatan Forza Helena. Bahkan Rangking satu Forza memberikan perintah kepada 10 rangking lainnya untuk tidak pernah mencari masalah kepada Helena, jika itu terjadi akan merugikan mereka sendiri. Menang atau kalah jika bertarung dengan Helena akan mengakibatkan dampak besar kepada diri mereka sendiri.


......


"Nona Helena?" panggil Agatha yang menyentuh Helena karena sudah beberapa kali memanggil tidak ada jawaban. Hal itu membuat Helena menghentikan ingatan dirinya.