Chef Iloveyou

Chef Iloveyou
kagum.



beberapa hari berlalu,,


saat ini Kinara tengah berjalan di koridor kampus bersama ayu, beberapa kali menengok ke kanan dan ke kiri mencari keberadaan Wildan yang beberapa hari ini sibuk dan tak terlihat keberadaan nya di kampus.


"nyari siapa!?


Damar?"


ucap Ratna menghampiri kinara yang menghentikan langkahnya bersama Ayu.


hubungan keduanya kini tak seperti dulu, Ratna yang mendekati damar namun entah kenapa justru dia yang tak tahu malu bahkan memusuhi Kinara.


"aku tidak ada urusan dengan damar..!"


ucap kinara Santai.


"bohong.... bukan nya selama ini kamu senang karena damar terus mengejar ngejar kamu.. terus sekarang kamu merasa kehilangan karena damar sudah tak memperdulikan kamu lagi.."


ucap Ratna yang kesal karena kini damar juga Menjauhi nya.


"Ratna, kenapa kamu bicara seperti itu pada kinara?"


ucap ayu yang geram dengan sikap Ratna yang tidak tahu malu.


"tidak usah ikut campur!


karena Kinara, Damar menjauhi ku!"


ucap Ratna kemudian pergi meninggalkan Kinara dan Ayu yang mematung.


"emang dasar tidak waras....!"


ucap ayu menggeleng kan kepalanya melihat tingkah Ratna.


"sudah biarkan saja....!"


ucap kinara merogoh ponsel nya yang berdering.


"aku di depan kampus kamu!"


ucap Arief di telpon membuat Kinara terperangah.


"siapa?"ucap ayu yang mengetahui Perihal permasalahan Kinara dengan Arief.


satu Minggu ini Kinara bebas tugas karena Arief yang pergi keluar negeri, dan hari ini Arief tiba di Jakarta.


"aku pergi ya, chef rese itu udah tunggu di depan!"


ucap kinara membuat ayu menganga.


"dia jemput kamu Ki...?"


ucap ayu mengikuti langkah Kinara.


"seperti nya begitu...!"


ucap kinara menghampiri Arief yang menunggu di depan.


Kinara tertegun melihat Arief yang tampak tampan memakai jas salur berwarna abu-abu muda dengan kaos putih polos dalamnya.


melupakan ayu yang mengikuti nya dari belakang, namun terhenti di gerbang memperhatikan mereka berdua.



ternyata dia berani keluar dari mobil, Kinara tersenyum menghampiri Arief yang menatap nya intens.


Arief memperhatikan Perempuan yang berjalan mengahampiri nya, Kinara tampak cantik dengan pasmina berwarna hitam yang melekat pada kepalanya, hal yang membuat Arief sedikit penasaran dengan perempuan itu.


"cantik....!"



"jangan senyum....!"


ucap Arief kembali pada mode jutek nya.


"dari Tadi di telpon enggak di angkat angkat!"


ucap Arief sambil berdecak namun tersenyum dalam hati.


"tadi masih di kelas... ngerti dong!"


ucap kinara masuk ke dalam mobil.


terlihat beberapa orang memperhatikan mereka berdua.


"enak ya seminggu ini kamu santai?"


ucap Arief duduk di samping Kinara namun memberi jarak.


satu Minggu tak bertemu, Arief merasakan sesuatu yang aneh dengan dirinya, Arief yang beberapa hari kemarin di kacau kan dengan tingkah Kinara yang terkadang membuat kesal dan terkadang membuat nya gemas, hal itu membuat nya seperti merasa kangen pada gadis yang terkesan manja itu.


dan saat ini hatinya merasa senang karena bertemu dengan kinara, entah apa yang terjadi dengan dirinya?


"santai banget...terima kasih....!"


ucap kinara tersenyum tanpa sungkan mendekat pada Arief.


"nanti kamu lihat kerjaan kamu di apartemen"


ucap Arief membuat Kinara manyun.


"jangan manyun seperti itu....!"


ucap Arief menimpali sambil memalingkan wajahnya.


"senyum salah... manyun juga salah... kamu tuh aku harus gimana sih?"


ucap kinara berdecak.


"diam saja!"


ucap Arief sambil membuka pintu mobil.


"saya tinggal.....?"


"ya tinggal saja karena masih ada satu mobil lagi..."


ucap Arief kemudian berjalan di ikuti Kinara di belakang.


"Aw......!"


ucap kinara mengusap kepala nya yang menabrak punggung kokoh milik Arief.


"kenapa berhenti mendadak seperti itu?"


ucap kinara memberangus.


"makanya kalau jalan lihat ke depan jangan main handphone terus..!"


"suka hati....!"


ucap kinara membuat Arief menggeleng kan kepalanya.


tak lama mereka sampai di apartemen milik Arief, Kinara terperangah melihat keadaan apartemen itu dalam keadaan berantakan.


"kamu bereskan dan bersihkan semua nya...aku mau mandi dulu!"


ucap Arief meninggalkan Kinara yang mematung sendiri.


gegas ia mengambil sapu untuk menyapu ruang depan, teringat percakapan dengan Yasmin sang bunda Minggu lalu.


"sayang.... bagaimana keadaan kamu dan si kembar?"


ucap Yasmin di telpon.


"baik Bun, kapan bunda sama ayah pulang!?"


tanya Kinara sambil merebahkan tubuhnya yang Lelah.


"kemungkinan bunda sama ayah akan pulang sekitar Dua Minggu yang akan datang!


kamu kok jam segini baru sampai di rumah?"


tanya Yasmin yang mengetahui hal itu dari mami Sinta jika kinara sering pulang malam.


"oh itu, ya Kinara pergi kerumah ayu terkadang pergi dengan om Wildan Bun!"


ucap kinara berbohong.


"oh ya sudah, kamu baik baik ya tunggu bunda sama Ayah pulang!"


ucap Yasmin kemudian menutup telponnya.


Waktu nya tinggal seminggu lagi, keduanya akan kembali ke tanah air.


beberapa hari ini ia tidak bisa menemui Wildan karena pria itu sibuk dengan Rama, Kinara ingin meminta bantuan pada Wildan mengenai masalah ini, mungkin saja ia bisa meminjam uang tabungan om nya itu, karena akan menjadi masalah besar jika ia terus menerus seperti ini, apa lagi jika sampai Ayah mengetahui hal ini,bisa bisa ia langsung di nikahkan dengan pria pilihan Kahfi.


"Kiki....!"


ucap Arief membuyarkan lamunannya, Kinara menoleh pada Arief yang rapi dengan kemeja putih nya.


'tampan.....'


"aku mau ke restoran dulu, bersihkan semua nya termasuk kamar ku, setelah selesai kamu boleh pulang.."


ucap Arief kemudian pergi meninggalkan Kinara begitu saja.


Kinara masuk ke dalam tak menghiraukan Arief yang menoleh padanya, ia harus segera menyelesaikan tugas nya agar bisa cepat pulang dan menemui Wildan.


setelah selesai membersihkan dapur, kinara masuk ke dalam kamar pria itu, wangi maskulin menyeruak ke penciuman gadis itu, ternyata Arief meninggalkan wangi tubuh nya.


bergegas Kinara membersihkan kamar mandi kemudian merapikan ranjang yang berbalut sprei berwarna putih itu.


semua barang di apartemen itu hampir semua nya berwarna putih, termasuk cat dinding apartemen itu, seperti nya Arief menyukai warna terang itu.


Kinara merasakan ngantuk setelah selesai membereskan seisi ruangan di apartemen itu, rasanya lelah. semalam juga ia kurang tidur karena harus menyelesaikan tugas kuliah nya.


Kinara menatap senja yang berwarna jingga di arah barat, waktu sudah menunjukkan pukul setengah enam.


karena pekerjaan sudah selesai, gegas Kinara keluar dari kamar menuju pintu namun saat mencoba menekan knop tersebut, pintu tak kunjung terbuka.


"astaga... Apa chef itu lupa mengunci ku dari dalam.. kalau terjadi sesuatu bagaimana,bisa mati aku di apartemen ini"


ucap Kinara mengambil ponsel nya dan menghubungi Arief namun tidak di angkat.


Kinara mendudukkan dirinya di sofa, apa ia harus menunggu sampai pria itu pulang.


Kenapa harus terkunci dari luar..?


terdengar adzan Maghrib berkumandang, Arief belum juga kembali, Kinara mengambil mukena yang berada di dalam tas nya, kemana pun ia pergi selalu membawa kain yang baginya wajib berada dalam tasnya.


Arief membuka ponsel nya dan melihat lima panggilan tak terjawab dari Kinara.


"kenapa pintu nya terkunci...!"


ucap kinara yang mengirim kan pesan suara, terdengar jelas gadis itu kesal.


Arief memang sengaja mengunci pintu agar Kinara pulang setelah ia sampai di apartemen.


bergegas Arief mengemudi kan mobil nya menuju apartemen.


setengah jam kemudian ia sampai di gedung itu, Arief berjalan sambil menenteng sebuah paper bag.


Arief masuk ke dalam apartemen dan melihat Kinara yang tertidur pulas sambil memegang Alquran, benda yang sudah lama tak ia sentuh.


Arief tertegun menatap wajah gadis cantik itu menggunakan mukena berwarna putih polos, ternyata bukan hanya cantik tapi gadis ini memiliki daya tarik tersendiri untuk memikat lawan jenis nya termasuk Arief yang kagum pada gadis itu.


bersambung...


terima kasih yang udah mampir.


author kasih visual Kinara dan Arief,, ya itu cuma khayalan author saja karena author sendiri tidak mengenal mereka 😍😍😍😘


tapi author suka dengan mereka,🤭🤭🤭


Jangan lupa like and komentar 😍😍😍