Chef Iloveyou

Chef Iloveyou
bidadari.



beberapa hari berlalu, Kinara dan Arief sibuk mengurus perusahaan yang berangsur normal, seperti halnya keadaan Wisnu yang juga semakin membaik.


Arief juga sibuk mengurus restoran dan juga kuliahnya, terpaksa ia harus mengulang kembali studi nya karena ia pindah kuliah ke Indonesia.


beberapa hari yang lalu datang seorang perempuan cantik ke rumah bernama Alina.


"assalamualaikum.....!"


Kinara menghampiri pintu saat terdengar seseorang mengucapkan salam, Arief sendiri tengah berenang sendiri.


"walaikumsalam......"


ucap kinara membuka pintu menilik seorang perempuan cantik berambut panjang.


"siapa ya, ada yang bisa saya bantu...!"


ucap kinara senyum.


"saya, Alina... ingin bertemu dengan Arief, apa benar ini rumah Arief?"


kinara mengerutkan keningnya mendengar penuturan gadis cantik yang cukup seksi itu.


kebetulan Alina tengah pulang ke Indonesia, dan saat tahu jika Arief masih di Indonesia Alina meminta alamat Arief pada Rahman.


"ya benar.....!


silahkan masuk....!


saya akan panggil kan suami saya."


Alina tertegun mendengar Kinara mengatakan suami.


"bang.....!"


"ya ada apa sayang?"


ucap Arief menghampiri tepi kolam, melihat wajah kinara yang tampak kesal.


"di depan ada perempuan cari Abang...."


ucap kinara lalu pergi meninggalkan Arief yang mengernyitkan dahi nya.


bergegas ia naik dan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.


"siapa sih?"


ucap Arief berdiri di belakang Kinara yang sedang membuat minuman, pembantu rumah tengah pergi ke supermarket.


"perempuan cantik juga seksi, enggak tahu siapa?"


ucap Kinara membalikkan tubuhnya menghadap Arief yang tersenyum.


"kenapa tersenyum....?"


"lantas.....?"


ucap Arief kemudian mengikuti langkah Kinara membawa minuman.


Arief tertegun sejenak melihat Alina yang berdiri sambil Tersenyum melihat nya datang bersama Kinara.


"Alina..... silahkan duduk..!"


ujar Arief duduk di sofa bersama Kinara.


"maaf kalau aku mampir....!"


ujar Alina memperhatikan kinara yang juga memperhatikan nya.


"ya, tidak apa-apa....ini kinara, dia istri ku!"


Alina menelan Saliva mendengar ucapan Arief, apa itu alasan Arief tidak kembali ke Amrik.


"oh ya, kapan kalian menikah, kenapa tidak undang undang?"


"sudah seminggu lebih, kami hanya mengundang kerabat saja!"


"oh ....kapan kamu kembali ke Amrik!?"


tanya Alina yang seakan tak perduli dengan kinara.


"aku tidak akan kembali ke Amrik, Rahman juga tahu....aku akan lanjutkan studi ku di Indonesia, Karena di sini aku harus mengurus perusahaan dan yang lainnya....!"


"oh gitu......!"


ucap Alina mengangguk.


lalu melanjutkan obrolan ke arah lain yang membuat Kinara kesal karena Alina seperti tak menganggap nya ada, Dari situ Kinara tahu jika Alina menyukai Arief.


"maaf Alina,kami hendak pergi... jadi kami mohon maaf tidak bisa melanjutkan obrolan ini...!"


"oh seperti itu, ya sudah aku pamit.


sayang sekali ya rief aku berharap kamu melanjutkan studi mu di Amrik...!"


ucap Alina senyum kemudian pamit pulang.


Kinara menggeleng kan kepalanya setelah Alina pulang, bergegas Arief mengejar istri nya yang berjalan masuk ke dalam.


"sayang....!"


ucap Arief memeluk Kinara dari belakang.


"Fans kamu ternyata....!"


ucap kinara membuat Arief Terkekeh.


"berani lagi terang terangan....!"


ucap kinara memberangus.


"ngapain aja sih kamu di Amrik bang, sampai ada cewek yang datang cari kamu kerumah..!"


ucap kinara menoleh ke arah Arief yang berada di Curuk leher nya.


"aku cuma belajar untuk mengejar kamu...!"


"ya sekalian tebar pesona.....!"


ucap kinara senyum menatap wajah suaminya itu.


"biarkan saja yang terpenting aku hanya milik mu....!"


ucap Arief membalikkan tubuh kinara lalu menciumi seluruh wajah istrinya itu.


"kita mau pergi kemana bang, tadi bilang nya mau pergi.?"


"kita keranjang......?"


ucap Arief Terkekeh membuat kinara terperangah namun mengikuti langkah Arief yang menuntun nya masuk ke dalam kamar.


***


Ke esokan hari nya...


kinara menghentikan langkahnya saat mendengar seseorang seperti tengah mual.


"Siva....."


ucap kinara menghampiri Siva yang berada di dekat wastafel, wajah nya terlihat begitu pucat.


"kamu sakit.....?"


ucap kinara menyentuh bahu Siva yang bergetar.


"ya, siva enggak enak badan....!"


"oh, Mungkin kamu lelah karena bolak balik rumah sakit... bagaimana keadaan papih?"


ucap kinara namun Siva malah melamun.


"Siva.....!"


Siva sedikit terperanjat namun cepat menguasai diri.


"baik ... papih sudah sadar tadi siang dan menanyakan kak Kiki sama bang Arief...!"


ucap Siva lirih, Kinara mengamati adik ipar nya yang terlihat lelah.


"oh ya udah, kamu istirahat saja.


nanti kakak Sama Abang mu ke rumah sakit...!"


Siva mengangguk kemudian pergi.


kinara memperhatikan tubuh Siva yang terlihat kurus entah apa yang terjadi dengan adik ipar nya itu,siva seperti menyembunyikan sesuatu.


Namun cepat kinara menepis prasangka itu dan beranjak pergi ke kamar.


Kinara membaringkan tubuhnya setelah selesai melaksanakan shalat isya, tersenyum sendiri dengan tampilan nya yang kini menggunakan Lingerie cantik berwarna hitam.


waktu di dinding menunjukkan pukul sembilan malam, tadi Arief telpon mengatakan bahwa ia mampir sebentar ke restoran.


"assalamualaikum.....de!"


Arief menyembul masuk ke dalam kamar dan langkah nya terhenti saat melihat tampilan Kinara yang begitu menggiurkan hingga rasa lelah dan penat hilang sekejap mata.


"walaikumsalam....Kiki enggak dengar mobil Abang masuk?"


ucap kinara tersenyum mendekati Arief yang menatap nya intens.


"Bidadari dari mana sih ini....?"


ucap Arief merengkuh tubuh istrinya.


kinara terkekeh mendekap tubuh yang tampak lelah.


"rasa lelah Abang langsung hilang....!"


ucap Arief mengecup bibir kinara singkat.


terlihat wajah Kinara merona.


"mobil mogok, sekarang masih di restoran.. Abang pulang Sama Revan...!"


"oh gitu....!


Abang mau makan? udah sholat isya?"


ucap Kinara mengambil alih tas yang berada di tangan Arief.


"udah semua de... maaf ya enggak bisa makan malam bersama, Abang juga sekarang ada tugas untuk besok pagi di kampus!


Abang mandi dulu ya!"


ucap Arief dan di angguki oleh kinara.


tak lama kemudian Arief keluar dari kamar mandi dan melihat pakaian yang sudah kinara siapkan, semenjak menikah kinara selalu menyiapkan pakaian nya.


"de.....!"


"HM.....?"


ucap kinara menoleh lalu menghampiri Arief yang hendak memakai baju tidur nya.


"biar Kiki yang pasang kancing nya....?"


ucap Kinara membuat Arief tertegun sejenak kemudian merengkuh tubuh istrinya yang seksi dengan lingerie cantik berwarna hitam, mengekspos bahu yang putih, Kinara meremang saat Arief mengecup bahu lalu beralih ke leher jenjang nya.


"i love you kinara.....!"


ujar Arief membuat kinara tersenyum.


"Abang ada tugas, sebentar ya!"


ucap Arief menarik tangan kinara menuju meja kerja nya.


"gimana keadaan restoran bang?"


"Alhamdulillah tidak ada masalah...."ucap Arief kemudian menyalakan laptop nya.


"kata Siva papih sudah sadar dan beliau menanyakan kamu bang...!"


"oh gitu....!"


ucap Arief Menoleh sedikit."besok kita kesana, pulang Abang dari kampus ya!"


Kinara mengangguk, mengerti bahwa suaminya itu tengah sibuk namun itu tak lantas membuat nya cemburu justru kinara Terus memberikan nya semangat.


Arief Menoleh pada kinara yang sejak tadi bolak-balik membereskan pakaian yang berada di dalam lemari ya sedikit berantakan.


"sayang......?"


"HM....?"


ucap kinara Menoleh.


"kemari.....!"


"apa bang?"


ucap Kinara beranjak menghampiri dan terperangah saat Arief menarik tubuh nya untuk duduk di pangkuan nya.


"kamu bikin Abang enggak fokus.....!


kamu sengaja godain Abang....?"


ucap Arief membuat Kinara sedikit menganga.


"enggak...Kiki.......!"


ucap kinara terhenti karena Arief Langsung mencium bibir nya.


bersambung..


terimakasih yang sudah mampir 😘😍👍