Chef Iloveyou

Chef Iloveyou
kiki adalah kinara.



Kahfi Memijat keningnya sendiri setelah menceritakan semuanya pada Yasmin di dalam kamar karena tak ingin terdengar oleh Kinara.


"lalu bagaimana....?"


ucap Yasmin yang tak menyangka dengan kejadian itu.


"kalau kinara tidak sedang susun skripsi mungkin kita bisa membawanya ke Rusia, tapi jika seperti ini?"


ucap kahfi mengedikan bahunya.


"lalu bagaimana dengan Kinara, dia pasti kecewa jika mengetahui kenyataan itu bang.. astaga kenapa keadaan nya seperti ini?"


ucap Yasmin mengingat kisah lama namun yang terjadi tak sama Karena Arief berbeda dengan Hafiz yang sudah menghamili Kanza.


"Abang juga lagi cari solusi nya?dan yang Abang dengar sekarang tasya masuk ruang ICU...!"


Yasmin membuang nafas mendengar hal itu ,apa Kinara akan mengerti posisi Arief?


"menurut Abang bagaimana? kita harus apa?"


ucap Yasmin.


"kita harus sabar.....itu saja dulu untuk saat ini, dan kalau bisa Kinara jangan sampai tahu soal ini dari orang lain?!"


"maksudnya?"


"entah lah... Abang jadi ikut pusing...!"


ucap kahfi mengajak Yasmin berbaring dan memeluk nya dari belakang.


"kita akan pikirkan nanti, Kinara juga sedang istirahat....!"


ucap kahfi memejamkan matanya dan mengistirahatkan tubuh yang lelah.


kemarin mungkin kamu yang menatap ponsel berulang kali menuggu kabar dari ku, tapi kini aku yang berulang kali Menoleh pada ponsel Berharap kamu menghubungi aku...


Kinara meringkuk di ranjang sambil memperhatikan hujan yang turun dengan deras, hujan selalu mengingatkan aku pada mu... hujan yang menahan kita untuk bersama dalam satu ruang.


hujan yang membuat kita dekat, hujan yang membuat ku terperangkap dalam dekapan mu...


"ada apa dengan mu Bang?"


ucap kinara sambil menatap air yang membasahi kaca.


Arief menatap air hujan yang turun dari balkon rumah Sakit, entah bagaimana bicara dengan Kinara soal ini ? apa dia akan mengerti?


atau justru ia akan menjauh dari nya setelah ia mengetahui kejadian ini.


"rief......!"


ucap Wisnu menepuk pundak putra nya itu.


"kamu di panggil dokter......!"


ucap Wisnu meminta Arief menemui dokter yang menangani Tasya.


gegas Arief melangkah pergi ke ruangan.


"pak Arief? benar Anda suami nya Tasya...?"


"ya.....!"


ucap Arief menatap wajah dokter tampan itu, dokter itu merupakan saudara sepupu Kinara.


"selamat ya atas pernikahan kalian... saya akan menjelaskan tentang keadaan Tasya saat ini....!"


ucap Riko kemudian menjelaskan semuanya pada Arief dengan seksama tentang sel kanker yang hampir menyebar ke seluruh tubuh nya.


"semoga ada keajaiban ya...!"


ucap Riko menepuk pundak Arief karena memang Kondisi Tasya semakin parah dan hanya keajaiban yang mampu menolong nya, Riko sendiri tidak mengetahui hubungan Arief dengan sepupunya itu yang Riko tahu mereka sekedar kenal saja.


"bagaimana rief....!?"


ucap Wisnu bertanya saat Arief Keluar dari ruangan.


"Tasya kritis.....!"


ucap Arief dan di angguki oleh Wisnu yang ikut prihatin.


awalnya ia memang tidak ingin apapun menghambat perjodohan antara Arief dan Kinara namun sebagai manusia ia masih memiliki hati jika melihat kondisi Tasya memang sudah menjadi sahabat Arief sejak lama, tak menyangka jika gadis itu menderita penyakit mematikan.


"kamu sabar, papih yakin Tuhan pasti memberikan yang terbaik....!"


ucap Wisnu yang kemudian menghubungi Kahfi.


beberapa hari kemudian,


Sore itu Kinara tengah berenang sendirian, mencoba melupakan seseorang yang tidak ada kabar sama sekali, fokus dengan kuliah nya yang tinggal beberapa waktu lagi setelah kemarin selesai menyusun skripsi.


terdengar ponselnya berdering dan terlihat Riko melakukan panggilan telepon.


"halo bang?"


"lagi apa kamu Ki....?"


"renang, kenapa?"


"hai... udah Sore! jemput Abang di rumah sakit?"


"kebiasaan deh....!"


"Abang enggak bawa mobil...!


Abang tunggu ya cantik....!"


ucap Riko sambil terkekeh.


kemudian mematikan ponselnya.


"sayang, kamu mau kemana?"


ucap Sinta melihat Kinara keluar dari rumah, kebetulan Kahfi dan Yasmin sedang keluar.


"oh gitu.....ya udah kamu hati hati ya!"


ucap Sinta yang lupa bahwa Yasmin dan kahfi melarang Kinara ke rumah Sakit.


"astaga.....!"


ucap Sinta menghentikan langkahnya saat mobil kinara sudah melaju melewati gerbang rumah.


gegas Sinta menelpon Kahfi dan Yasmin memberi tahu soal kinara yang pergi ke rumah Sakit dan di khawatir kan bertemu dengan Arief.


Kinara berjalan di koridor rumah sakit sambil memainkan ponselnya, menghubungi Riko bahwa ia sudah sampai di rumah sakit namun langkah nya terhenti saat melihat Arief berjalan di koridor sebelah sambil menenteng beberapa kantong plastik bergegas Kinara mengikuti langkah Arief dari belakang.


terlihat Arief memberikan belanjaan nya itu pada Rani sang mertua, kemudian menghubungi seseorang entah siapa.


"ya, Van nanti malam gue ke restoran, Lo tahu kan saat ini keadaan istri gue masih Kritis....!"


ucap Arief dan terdengar oleh kinara yang langsung menganga.


"Istri......?"


ucap Kinara Berjalan mendekati.


Arief menganga saat mendengar suara yang ia kenal berada di belakang nya.


"Ki......?"


ucap Arief melihat kinara dengan nafas tersengal.


"maksud nya Apa.....?"


ucap kinara menggigit bibir nya menahan air matanya.


"Ki , kamu dengar kan Abang dulu.. Abang akan jelaskan Sama kamu!"


"tidak perlu... semua udah jelas, dari awal Juga aku sudah mematikan keadaan ini saat tasya mengatakan tak akan membiarkan kamu dengan aku ......!"


"ya tapi kamu harus dengarkan Abang sebentar saja!"


"apa lagi.....? semua sudah jelas...


terima kasih......!"


ucap kinara kemudian berbalik dan berlari menjauh namun cepat Arief mengejar namun lari nya terhenti saat Kinara Langsung memeluk Riko.


"Kinara....kamu kenapa?"


ucap Riko membuat Arief terperangah mendengar nama Kinara yang Riko lontarkan.


Kinara adalah nama perempuan yang Wisnu jodohkan dengan nya, Apa mungkin Kiki adalah kinara?


"aku mau pulang..."


ucap kinara tanpa menoleh pada Riko yang bingung dengan sikap gadis itu.


"ya sudah ayo....!"


ucap Riko menuntun tangan kinara keluar dari rumah sakit itu.


Kinara membuang nafas dan tak sanggup lagi menahan air matanya, kenapa harus sesakit ini?


"kamu kenapa de...?"


ucap Riko melihat kinara menangis, mungkin akan lain jika keadaan nya adalah ia yang memang menyerah dari awal, namun semua terjadi saat ia hendak memulai nya, justru semua berakhir sebelum ia memulai nya.


Kahfi membuka pintu saat mendengar mobil berhenti di depan rumah, terlihat Kinara keluar dari mobil.


"sayang.......!"


ucap Kahfi memeluk putri nya itu, seakan ia tahu meski Kinara tak tahu jika Kahfi sudah mengetahui masalah ini sebelum kinara tahu.


"ya, mereka menikah beberapa hari yang lalu saat Tasya masih sadar kan diri, dan beberapa menit setelah menikah Tasya langsung tak sadarkan diri dan keadaan nya sekarang kritis...!"


ucap Riko menjelaskan tentang keadaan tasya pada kahfi dan Yasmin serta Kinara yang diam membisu,Riko sendiri tidak menyangka jika Kinara dan Arief memiliki hubungan khusus, ia baru tahu saat Kahfi menjelaskan semuanya.


"jika seperti itu keadaan nya, seperti nya Arief juga terpaksa Ki...!"


ucap Riko yang memahami keadaan Arief.


"Kinara tidur ya...!"


ucap kinara beranjak meninggalkan mereka yang termangu.


bukan masalah terpaksa tapi kenapa tak ada penjelasan apapun dari awal hingga membuat Kinara bingung sendiri karena Arief tak memberikan kabar apapun, jika sudah seperti ini Kinara hanya bisa mengalah karena Tasya memang lebih membutuhkan Arief.


***


"pih......!"


ucap Arief menghampiri Wisnu di ruang tamu, ia harus menanyakan perihal itu.


"ada apa rief..?"


"apa kinara adalah Kiki.....?


Arief yakin papih tahu soal itu?"


"kalau ia kenapa?"


ucap Wisnu dengan santai namun berbeda dengan Arief yang terperangah mendengar penuturan Wisnu jika Kiki adalah kinara yang selalu Wisnu sebutkan sebagai calon istri nya.


sore itu mengungkapkan bahwa Kiki adalah Kinara yang selalu Wisnu sebut sebagai calon istri nya, namun keadaan saat ini adalah dia yang menikah dengan Tasya dan dia yang bersikukuh Menolak perjodohan itu tanpa tahu perempuan yang orang tua nya jodoh kan adalah perempuan yang ia cintai.


bersambung.


terima kasih yang udah mampir 😍😍😍


semoga menghibur.


jangan lupa tinggalkan jejak like and komentar plus vote..


terima kasih 😍😍😍😍