
[Keesokan paginya]
Pagi yang cerah seperti biasa, Ketika Chloe mendengar sapaan di pagi hari.
"Pagi Chloe,"
Chloe mengerjap melihat Felix yang berada di hadapannya, Pria itu tampak memakai pakaian santai. Senyum ramah tak lupa menghiasi wajah si pria. Sejujurnya Chloe sudah bangun sejak tadi, Ia hanya berbaring sebentar memikirkan beberapa hal.
Chloe mengambil posisi duduk sambil menyingkap selimutnya. "Pagi kak Felix, Kakak gak kerja?"
Felix menggeleng pelan. "Libur,"
Chloe sedikit mengernyit, Dia memang tidak tahu apa saja pekerjaan para suaminya itu. Tapi seingat Chloe ketika terakhir dia cek, Ini bukan tanggal merah. Apa jangan-jangan karna kejadian semalam? Memikirkannya membuat Chloe tersenyum tipis.
"Aku baik-baik saja, Jangan bolos karna aku sedang datang bulan," Tegur Chloe. Bukannya ia tidak suka perhatian Felix, Hanya saja Felix punya tanggung jawab dengan pekerjaannya. Chloe tidak ingin mengganggu pekerjaan suami nya itu. Toh cuma nyeri haid tidak akan membunuhnya.
"Enggak apa-apa, Capek kerja terus. Lagian aku punya tangan kanan yang bisa menggantikan pekerjaanku di cafe," Felix mendudukkan dirinya di sisi kasur. "Melihat kondisimu kemarin, Kupikir terjadi sesuatu. Ternyata memang benar, Ian sudah cerita. Yah, Kami juga yang maksa sih buat dia cerita,"
Felix mengusap tengkuknya agak canggung lalu tersenyum lembut. "Hari ini...Gimana kondisi kamu, udah mendingan?"
"Iya, Udah gak sakit kayak kemarin," Chloe meranjak dari duduknya dan membuka gorden membiarkan cahaya mentari memasuki kamarnya.
Felix ikut meranjak. "Ya udah, Aku duluan ya. Kalau sudah selesai langsung ke dapur aja,"
Chloe memandangi Felix dan mengangguk. Usai kepergian Felix, Chloe bergegas menuju kamar mandi.
**************
[Ruang Dapur]
"Hei, Bantu masukin buahnya nih!" Kata Neil yang tampak memilah beberapa buah segar dan memasukkannya ke dalam kulkas. Aiden yang disampingnya tampak sedang membuat sarapan dibantu Felix.
Rion berinisiatif membantu Neil memilah buah segar, Livian yang mengantuk terlihat melipat tangan di meja dan menyembunyikan wajahnya diantara lipatan tangan. Rea asyik memainkan handphone nya, Semua tampak sibuk dengan aktivitas masing-masing.
Hingga Chloe akhirnya muncul, Dia memandangi seisi ruangan yang sibuk dengan aktivitas masing-masing. Kemudian ide jahil terlintas di kepalanya ketika melihat Livian tertidur dalam posisi melipat tangan, Dia mendekati Livian secara mengendap-endap lalu memegang pundaknya bermaksud mengejutkan pria itu.
"Dor!"
Sayangnya hal itu tidak berdampak apapun pada Livian, Si pria hanya terbangun dari tidurnya. Dengan ekspresi mengantuk, Dan tampak merasa terganggu. Ia menoleh pada Chloe.
"Kamu ngapain? Kalau cuma mau ngagetin gak bakalan mempan," Kata Livian malas, Chloe yang memegang pundak Livian cemberut.
"Yah, Pak Livian gak asik nih," Serunya sembari menjauhkan diri dari Livian dan duduk di kursinya.
"Lagi boring atau apa nih kak Chloe? Kek gak punya kerjaan aja," Devian menopang dagunya, Memperhatikan Chloe yang masih cemberut.
"Hm...Lagi boring aja sih," Chloe ikut menopang dagu.
"Dari pada gak ada kerjaan setelah sarapan, Mending kau ikut denganku saja," Celetuk Livian.
"Kau mau bawa Chloe kemana?" Justin yang mendengar hal itu lantas memandangi Livian.
"Biasa lah, Ibuku pengen aku berkunjung. Udah bertahun-tahun juga sih aku gak ngunjungin mereka lagi," Livian mengambil sendok dan garpu nya setelah Aiden meletakan sepiring takoyaki dihadapannya.
"Bagus tuh, Sekalian aja beli oleh-oleh buat kami," Usul Neil.
"Gampang mah, Bilang aja mau dibeli'in apa. Nanti kubelikan,"
Pandangan Livian kembali tertuju pada Chloe. "Gimana, Jadi ikut gak? Tadi katanya boring. Aku berbaik hati mengajakmu nih,"
"Iya deh pak, Aku ikutin bapak aja," Chloe mengangguk setuju.
Livian cuma manggut-manggut sebelum memakan sarapannya, Sedangkan anggota lain sudah makan duluan termasuk Chloe.
***************
Usai makan, Semuanya mulai pergi satu-persatu. Felix segera menghampiri Chloe sebelum gadis itu pergi.
"Chloe, Bisa ikut kakak sebentar gak? Kakak mau ngomong soal nambah karyawan cafe baru,"
Chloe berbalik ketika dirinya baru saja meranjak dari kursi. "Boleh, Tapi kata pak Livian tadi...,"
"Biar kakak yang bicara sama dia, Bentar doang kok," Sela Felix cepat, Memotong perkataan Chloe yang belum selesai.
"Oh baiklah,"
Felix berjalan lebih dulu, Sementara Chloe mengikutinya dari belakang. Felix menghampiri Livian yang masih duduk di kursinya.
"Liv, Pinjam Chloe bentar. Ada yang mau ku bicarakan sama dia," Felix menepuk pundak Livian pelan.
"Oke," Livian melanjutkan tidur nya sebentar.
Felix dan Chloe pun melangkah pergi dari sana.
****************
[Kamar Felix]
Sesampainya di dalam, Felix segera mengambil sesuatu di laci mejanya. Sebuah dokumen dan pulpen disana. Ia menghampiri Chloe yang duduk di sisi kasur. Ia ikut duduk dan menunjukkan dokumen itu pada Chloe.
"Kamu kakak terima kerja di Cafe ya, Jadi kamu bisa tanda tangan disini," Felix menunjuk tempa tanda tangan di dokumen itu.
"Lho, Langsung diterima ka? Biasanya ada sesi training dulu," Chloe menatap kaget.
Felix tersenyum sambil menjelaskan. "Ada kok sesi trainingnya, Seminggu aja. Kamu mulai minggu depan aja kerja nya,"
"Oh, Iya. Makasih sudah terima aku kerja di cafe kakak. Akan kulakukan yang terbaik," Chloe tersenyum lebar, Felix hanya mengangguk membalas senyum Chloe.
Chloe pun menandatangi perjanjian itu setelah membaca dokumennya beberapa saat. Selesai dengan urusan keduanya, Chloe bergegas ke kamar nya untuk berganti pakaian.
***************
Selesai berganti pakaian dengan yang lebih bagus, Chloe pergi menemui Livian yang sudah menunggunya di ruang tamu.
Pria bersurai hitam bercampur silver itu tampak memakai pakaian formal, Sesaat tentu saja Chloe berdecak kagum dengan penampilan Livian. Si pria tampak lebih keren, Untungnya Chloe memilih gaun yang pas jadi serasi dengan pakaian formal Livian.
Menyadari kehadiran Chloe, Livian berdiri sambil mengambil kunci mobilnya. "Ayo pergi, Kau tidak ketinggalan sesuatu lagi kan?"
Chloe menggeleng setelah memperhatikan perlengkapannya sesaat. "Enggak, Semuanya sudah lengkap,"
Livian mengangguk kecil, Ia berjalan lebih dulu disusul Chloe dibelakangnya.
TBC