Becomes A Billionare With Card System

Becomes A Billionare With Card System
Menyelamatkan Shiina



Shuzo, seorang pengusaha muda yang sebenarnya cukup digilai oleh banyak wanita, rela menolak semua wanita itu hanya untuk mempertahankan hubungannya dengan Shiina.


Baginya perjodohan itu bukanlah sebuah keterpaksaan dan sekedar untuk hubungan bisnis saja. Melainkan perjodohan itu benar-benar sangat berarti untuknya. Karena dia begitu menyukai Shiina dan tergila-gila pada Shiina.


Karena apa? Sebenarnya karena sebuah hal sepele yang pernah terjadi di masa lalu. Dimana disaat mereka masih remaja, saat itu Shuzo sedang terpukul karena perceraian kedua orang tuanya.


Saat itu Shuzo masih berusia 15 tahun, sedangkan Shiina masih berusia 5 tahun saat itu. Shuzo yang saat itu tak mau pulang ke rumah karena merasa kesal, marah, benci dan sedih malah bertemu dengan Shina kecil.


Shiina kecil memberikan sebuah permen lollipop untuk menghibur Shuzo saat itu. Dan ini adalah pertama kalinya dia mendapatkan sebuah hadiah dari seorang gadis yang berniat untuk menghiburnya dengan tulus. Bukan seperti gadis-gadis lain yang sengaja mendekatinya karena kekayaan ataupun ketampanannya.


Dan Shuzo remaja bisa melihat semua ketulusan itu dari mata Shiina kecil. Dan semenjak itulah Shuzo memutuskan dan berjanji pada dirinya sendiri jika kelak setelah dewasa, dia akan menikahi Shiina apapun yang terjadi. Dia akan menunggu Shiina hingga gadis itu tumbuh dewasa.


Dan karena obsesi di masa lalunya, kini dia sudah dibutakan oleh hal itu dan berniat untuk menggagahi Shiina dengan cara paksa.


"Shiina, aku tak akan membiarkanmu pergi jauh dariku. Tidak akan!! Aku bahkan sudah menunggu cukup lama untuk menunggumu tumbuh menjadi seorang gadis dewasa! Aku bahkan sudah mengatur semua perjodohan ini!! Jangan harap untuk bisa terlepas dariku! Jangan harap!" tandas Shuzo semakin mendekati wajah Shiina.


"Andai saja kamu bisa sedikit lebih manis dan mencintaiku lebih awal. Aku tak akan sampai repot-repot melakukan hal ini! Dan kini kesabaranku sudah habis! Aku akan benar-benar menjadikan kamu milikku seutuhnya malam ini!! Ahaha ..."


Shuzo mulai memagut buas bibir kemerahan Shiina. Jemarinya juga mulai bergerilya menyentuh dada Shiina. Seakan-akan dia tak ingin melepaskan sebuah kesempatan luar biasa ini.


Namun disaat Shuzo mulai menenggelamkan kepalanya di antara kedua dada Shiina, tiba-tiba saja seseorang mulai menjambaknya dengan sangat kuat lalu menghempaskan tubuhnya hingga menabrak nakas di sebelah pembaringan.


BRAKKK ...


BRUGHH ...


"Kurang ajar!! Beraninya menggangguku!! Siapa itu?!!" geram Shuzo dipenuhi amarah dan segera berusaha untuk bangkit berdiri kembali.


Namun belum sempat melakukannya, sosok itu segera menendang dan memijak dada Shuzo dan berakhir dengan memberikan sedikit tekanan.


"Aarrgggghh ..." Shuzo memekik menahan rasa sakit karena pijakan sosok itu di atas dadanya cukup kuat dan membuatnya kesulitan untuk bernafas.


Shuzo menangkap telapak kaki yang sedang mengenakan sepatu sport putih itu untuk sedikit menahan serangan dari sosok itu. Shuzo mulai menengadahkan wajahnya untuk melihat sosok itu.


Ternyata dia adalah Yuji dengan wajah menatap tajam lurus ke depan, sementara sepasang netranya menunduk menatap Shuzo. Sehingga tatapan itu akan memberikan angle yang terlihat sangat kelam dan menakutkan jika dilihat dari pandangan Shuzo.


"Bocah tiang listrik sialan! Aku akan memberikan pelajaran untukmu!! Brengsek!!!" geram Shuzo berusaha untuk melepaskan kaki Yuji yang masih memberikan tekanan di atas dadanya.


"Shiina adalah tunanganku! Kita berhak melakukan apapun! Dia juga akan segera menikah denganku! Jangan mengguruiku dan mencampuri urusan kami! Kau tidak tau apapun tentang hubungan kami!" geram Shuzo berniat melayangkan tinju kuatnya ke arah Yuji namun Yuji segera mematahkan serangannya.


"Tapi caramu ini sangat rendahan! Shiina bahkan tak pernah menginginkan hal ini terjadi saat ini! Pikirannya hanya simple! Dia hanya ingin menjalani masa mudanya dengan baik! Tapi kamu malah menghancurkan semua harapannya! Kau tak pantas untuknya! Dia terlalu baik untuk om-om mesum seperti kamu! Rasakan ini!!"


Geram Yuji mulai mencengkeram kuat pergelangan tangan Shuzo dengan tangannya yang lain hingga terdengar bunyi sesuatu retak dari tangan Shuzo.


KRAKKK ...


"Argghhh ..." pekik Shuzo kuat.


Yuji segera meraih lengan Shuzo lalu membantingnya dengan teknik judo miliknya hingga tubuh Shuzo menabrak meja kaca di kamar ini.


PRANG ...


Meja kaca itu pecah ketika tertimpa oleh tubuh atletis Shuzo. Meskipun Shuzo termasuk kuat dan memiliki tubuh yang juga atletis, namun kekuatan Yuji saat ini sangat berada jauh di atasnya. Karena Yuji saat ini tak lagi selemah dulu dia sangat kuat!


Tak puas dengan dengan hal itu saja. Kini Yuji juga mengayunkan beberapa tinju kuatnya untuk menyerang wajah Shuzo. Shuzo benar-benar sudah tak berdaya, karena sebenarnya dianjugabsudah sedikit mabuk. Dia terjatuh dan tak sadarkan diri dengan beberapa luka memar pada wajahnya.


Yuji menghentikan serangannya dan segera menghubungi salah satu anak buahnya yang kebetulan sedang berada di gedung ini untuk berpesta untuk segera datang di kamar ini. Dia juga segera menghubungi manager Yanai untuk mengurus dan menggulingkan perusahaan Shuzo dan membuatnya jatuh ke tangannya.


Yuji melenggang mendekati pembaringan dan kulai menarik selimut untuk menyelimuti tubuh Shiina yang saat ini sedang mengenakan dress tanggung yang sudah koyak di beberapa bagian atasnya.


Tak beberapa lama menunggu , dua pria yang merupakan anak buah Yuji telah datang. Mereka berdua cukup terkejut ketika melihat semua isi kamar ini yang sangat berantakan seperti kapal pecah. Sungguh kedua pria itu tak mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Yuji yang menyadar isi kepalanya segera memerintahkan titahnya kembali.


"Pria ini sudah berusaha untuk melakukan hal buruk dan ingin memperkoosa gadis ini. Urus dia! Bawa dia ke kantor polisi dan jangan biarkan ada seseorang yang berani menjaminnya!!" tandas Yuji tegas dan masih menatap nanar Shiina yang sungguh bernasib malang itu.


"Ba-baik, Tuan Yuji!" sahut kedua orang pria itu mulai membawa Shuzo meninggalkan kamar ini.


"Mulai malam ini kamu bukan hanya akan kehilangan Shiina! Tapi kamu juga akan kehilangan perusahaan SG kebangganmu! Aku akan mengambil semua itu darimu hingga kamu tak akan bisa berdiri gagah dan membanggakan dirimu lagi! Apa yang kamu miliki selama ini dan selalu kamu banggakan, aku akan merebutnya!!" tandas Yuji sebelum anak buahnya menyeret Shuzo meninggalkan kamar ini.


Yuji juga memerintahkan seorang pelayan wanita untuk menggati pakaian Shiina.


Beberapa saat berlalu, nanun Yuji masih berada di dalam kamar ini. Dia tidak tau apa yang harus dia lakukan saat ini. Sesekali dia melirik jam tangan.super merahnya yang sudah memperlihatkan waktu 11.00 Pm.


"Aku tidak mungkin mengantarkan Shiina pulang dalam keadaan seperti ini. Atau kedua orang tua dan kak Lee akan sangat khawatir ... sebaiknya biarkan dia beristirahat dulu." gumamnya lirih dan malah tertidur di dekat Shiina saking lelah dan mengantuknya.