
Seorang gadis remaja yang begitu manis dan cantik jelita terlihat mengenakan sebuah gaun selutut berwarna sweet lilac layaknya seorang tuan putri yang berada di dalam negeri dongeng.
Dia didampingi oleh seorang gadis yang juga terlihat cantik dan mempesona dengan balutan dress tanggung warna hitam seperti warna kesukaannya. Mereka adalah Yor dan Shiina yang menuruni tangga utama yang sudah beralaskan dengan karpet merah.
Karena malam ini Shiina lah yang membantu Yor merias diri untuk pesta ulang tahun yang diselenggarakan di kediaman Yuji yang berada di Danenchofu.
Kedua gadis itu terlihat begitu bersinar, dengan senyuman manis yang selalu menghiasi wajah cantik mereka berdua. Langkah mereka kini membawa mereka berada di sebuah aula ruangan yang begitu luas dan sudah didekorasi sedemikian rupa, hingga memberikan kesan yang begitu girly dan cute seperti kesukaan Yor.
Dan tentu saja Yor sangat merasa bahagia tak terkira saat ini. Karena ini adalah pertama kalinya di dalam seumur hidupnya pesta ulang tahunnya dirayakan seperti ini. Dan kali ini Yuji menyelenggarakannya dengan sangat mewah dan menakjubkan.
Bahkan Yuji juga mengundang beberapa idol. Dan salah satunya adalah Bang-Bang, sebuah boyband yang cukup terkenal dan memiliki nama melejit. Dan tentu saja mereka juga di bawah naungan dari Y Entertaiment milik Yuji.
Ruangan utama kediaman Yuji ini kini telah disulap sedemikian rupa, hingga menjadi sebuah ruangan yang dipenuhi oleh nuansa sweet lilac kombinasi putih. Dan terpampang sebuah spanduk besar yang begitu manis dan bertuliskan,
Happy Birthday Yor 16th years old
Ada juga sebuah kue raksasa yang tentunya juga begitu manis dan cantik dengan warna sweet lilac kombinasi putih. Bahkan ada foto manis Yor yang begitu cantik di sebelah kue raksasa itu.
Satu persatu tamu undangan juga mulai bergantian untuk mendatangi Yor untuk menyapanya, memberikan doa dan selamat serta memberikan hadiah untuk gadis remaja yang malam ini tampil dengan begitu cantik dan manis itu.
Namun, kini gadis remaja bernama Yor itu terlihat sedang menanti kehadiran seseorang yang tak kunjung hadir. Wajah ayunya terlihat sedikit cemberut dan netranya terus berpendar mencari di segala penjuru ruangan berharap akan menemukan sosok yang kini sedang dinantikannya.
"Ada apa, Yor?" tanya Shiina yang masih mendampingi Yor.
"Kak Shiina. Dimana kak Yuji? Aku sama sekali tidak melihatnya." ucap Yor masih memasang wajah murung.
"Oh Yuji ya. Aku akan mencarinya sebentar. Kamu tunggulah disini dulu bersama para tamu. Okay?" sahut Shiina dengan manis.
"Hhm. Iya, Kak Shiina. Terima kasih." sahut Yor tersenyum manis.
Namun belum sempat Shiina meninggalkan lebih jauh aula itu, dia melihat Yuji yang sudah memasuki aula dengan penampilan super necis dan memukau. Seakan tingkat ketampanannya meningkat drastis saat dia mengenakan setelan jas super mewahnya.
"Hai! Kamu mau pergi kemana, Shiina? Dimana Yor?" tanya Yuji ketika mereka berdua sudah saling berhadapan.
"Ehh ... Yor ada di dalam. Aku hendak menyusulmu karena Yor mencarimu." jawab Shiina dengan sepasang manik-manik indahnya yang terus menatap lekat Yuji, seakan dia benar-benar sedang terpana melihat ketampanan dan aura Yuji yang menawan.
"Aku hanya sedang menghubungi manager Yanai saja kok. Dia sedang dalam perjalanan kemari bersama Bang-Bang dan Yuka. Ayo kita ke dalam lagi, Shiina!" ajak Yuji mulai melenggang dengan langkah lebarnya memasuki aula utama rumahnya.
Shiina segera mengikutinya dan tanpa sadar sepanjang perjalanan memasuki aula utama itu, wajah ayunya selalu dihiasi senyuman manisnya. Dia juga semakin mempercepat langkah kakinya untuk mengimbangi Yuji.
"Hhm tidak masalah kok. Paman dan bibi pasti sangat sibuk. Aku tau itu kok. Thanks ya karena kamu sudah datang dan membantu Yor untuk bersiap. Kamu bahkan juga meriasnya dan memilihkan gaun untuknya. Terima kasih banyak, Shiina." ucap Yuji dengan tulus.
"Ya! Sama-sama! Tapi ... kamu juga harus membayarku!" celutuk Shiina tersenyum lebar dan sedikit mendongak menatap sisi samping wajah Yuji.
"Membayarmu?" sahut Yuji menaikkan salah satu alis tegasnya melirik Shiina yang masih melenggang di sampingnya. "Baiklah. Katakan saja berapa aku harus membayarmu?" imbuhnya dengan santai.
"Kamu harus membayarku dengan mentraktirku makan, menonton, dan ... pergi jalan-jalan! Bagaimana?" ucap Shiina setelah berpikir untuk menentukan bayarannya kali ini.
"Baiklah. Akhir pekan aku akan mentraktirmu makan dan menonton. Tapi untuk jalan-jalan ... bisakah aku membayarnya disaat kita sedang mendapatkan liburan musim dingin nanti? Aku akan membawamu pergi jalan-jalan deh! Kamu pasti suka!" sahut Yuji mulai merencanakan sesuatu.
"Liburan musim dingin? Hhm boleh juga! Tapi kemana kita akan pergi?" tanya Shiina mulai penasaran.
"Akhir Desember nanti dipastikan para pekerja di Jepang memasuki libur musim dingin di Jepang atau fuyu yasumi. Begitu juga dengan para pelajar yang akan mulai berlibur selama 5 hari hingga 7 hari. Dan disaat itulah kita akan melakukan beberapa aktivitas menyenangkan dan berbeda dari hari-hari biasanya. Uhm ... untuk lebih jelasnya tujuan kita nantinya, aku akan memberitahukannya padamu disaat mendekati hari itu. Bagaimana?" sahut Yuji kembali.
"Hhm. Okay deh!!" sahut Shiina begitu berbinar.
"Baiklah!" sahut Yuji singat dan mulai beralih menatap lurus ke depan.
Langkah demi langkah kini membawa mereka berada di hadapan Yor yang sedang bersama dengan teman-teman sekolahnya.
"Kak Yuji!" seru Yor penuh binar saat menyadari kehadiran Yuji. "Kakak pergi kemana saja?"
"Aahh iya. Kakak hanya sedang menghubungi manager Yanai saja kok. Wah, adikku ternyata sudah semakin tumbuh besar dan cantik saja ya!" sahut Yuji malah menggoda Yor.
Yor tersenyum lebar ketika mendengarkan pujian dari Yuji. Sedangkan ketiga teman-teman Yor malah terpana hingga tidak berkedip saat melihat penampilan Yuji malam ini.
"Oh ya. Kakak punya sureprise untukmu loh!" ucap Yuji tersenyum misterius.
KLAP ...
Namun belum sempat Yor menjawabnya, tiba-tiba saja seluruh lampu di dalam aula ini mati. Dan dua buah lampu sorot mulai menyala. Satu menerangi Yor. Dan satu lagi menerangi di tengah-tengah aula luas itu dan memperlihatkan 4 orang pemuda yang begitu bersinar dan menawan. Mereka adalah boyband Bang-Bang. Salah satu boyband yang selama ini sangat diidolakan oleh Yor.
Melihat di hadapannya ada keempat pria itu tentunya membuat Yor membulatkan matanya dan sesekali dia mengerjapkan matanya karena mengira semua ini hanyalah sebuah mimpi saja. Namun beberapa kali Yor mengerjapkan mata, namun pandangannya tetap saja sama. Dan itu artinya semua ini bukanlah sebuah mimpi.
"Kak Yuji!! Benarkah mereka adalah Bang-Bang? Wah!! Terima kasih banyak, Kak. Aku bahagia sekali!! Aku sungguh tidak menyangka jika mereka akan hadir dalam pesta ulang tahunku. Kak Yuji memang kakakku yang paling baik dan paling memahamiku!!" Yor berteriak histeris dan memeluk kakak tersayangnya.