
Yuji, Jin, dan Yor menuju ke kompleks Danenchofu dengan menaiki sebuah taxi. Di sepanjang perjalanan Yuji dan Yor tak banyak berkata-kata. Hanya terdengar kicauan dari Jin saja yang masih membahas tentang Shuzo, Shiina, atau para berandalan perusuh itu.
Hingga akhirnya setelah beberapa saat, taxi berwarna kuning lembut itu mulai berhenti di depan sebuah rumah megah bergaya Eropa. Dan tentu saja hal ini membuat Jin terkejut bukan main.
"I-ini rumah siapa, Yuji? Bukankah kamu tinggal di kompleks Matzu sebelumnya?" tanya Jin saat mereka baru saja memasuki halaman rumah megah nan kokoh itu.
"Aku baru saja pindah, Jin." jawab Yuji seadanya.
Di sepanjang perjalanan di halaman hingga memasuki rumah, Jin tak pernah berhenti untuk memuji rumah megah itu. Namun Yuji tak menghiraukannya karena sudah merasa lelah.
"Yor, kamu segera mandi dan beristirahatlah. Jangan tidur terlalu larut."
"Baik, Kak." sahut Yor mulai menaiki tangga untuk menuju ke kamarnya.
"Wow!! Sejak kapan kamu tinggal di Danenchofu, Yuji? Dan darimana kamu mendapatkan banyak uang untuk menyewa tempat ini, Yuji?" tanya Jin saat mereka sudah mulai memasuki kamar Yuji.
"Baru beberapa hari yang lalu sih aku pindah. Aku menyewanya dari teman. Daripada rumah ini kosong, jadi dia menawarkan padaku dengan harga sewa yang rendah." ucap Yuji sembari melepaskan pakaiannya satu per satu karena dia berniat untuk membersihkan dirinya.
"Jangan bohong padaku, Yuji! Kamu bahkan tidak memiliki banyak kenalan dan teman-teman. Temanmu daridulu hanya aku. Lalu kenalan yang mana yang memiliki rumah mewah yang tidak terpakai ini?!" ucap Jin mencurigai Yuji.
"Huft ... terserah kamu mau percaya atau tidak. Aku mau mandi dulu!" ucap Yuji mulai melenggang ke kamar mandi.
Sementara Jin terlihat sedang melihat-lihat seisi kamar Yuji yang dipenuhi dengan beberapa benda dan furniture super mewah. Setelah merasa cukup puas melihat-lihat, dia mulai merebahkan tubuhnya di atas pembaringan empuk berukuran extra single itu. Dia terlihat begitu menikmati kasur empuk Yuji hingga dia tertidur begitu saja.
Yuji yang kembali ke kamarnya sudah mendapati Jin sudah terlelap dengan memeluk sebuah guling akhirnya mulai berbincang dengan Zero. Tentu saja Yuji cukup merasa penasaran dengan hadiah yang akan dia dapatkan setelah menyelesaikan sebuah misi yang cukup ekstrim.
"Zero, mana hadiahku!" todong Yuji sembari mengusap rambut hitamnya ke belakang yang masih sedikit basah lalu duduk di atas sofa tunggal di kamarnya.
Bahkan nada bicaranya terdengar seperti seseorang yang sedang memalak saja. Dan beruntungnya sistem tidak berhati dan tidak memiliki emosi seperti manusia. Jadi Zero tak akan mempermasalahkan hal ini.
[ Baik, Tuan. Silakan tuan segera memilih satu kartu yang ada di hadapan tuan ...]
Ucap Zero lalu diikuti oleh segerumul cahaya putih kebiruan di hadapannya lalu mulai terlihat beberapa kartu gelap itu.
Seperti biasa, tanpa pikir panjang Yuji langsung mengambil salah satu kartu berwarna hitam dengan tepiannya yang bersinar terang dari segerumul cahaya putih kebiruan di hadapannya. Dia mulai membacanya untuk melihat hadiahnya kali ini.
...♧♧♧...
...Beberapa penambahan poin sistem. Beberapa dana, dan Ducati Panigale V5 Seper Alyen....
...♧♧♧...
Membaca tulisan yang ada di dalam kartu itu, seketika membuat Yuji membulatkan sepasang matanya tak percaya.
"Du-Ducati Panigale V5 Alyen? Sebuah motor besar yang bernilai lebih dari 13.400.000 yen ( kira-kira Rp. 1,5 Miliar rupiah )." ucap Yuji sangat syok karena mendapatkan hadiah itu.
Yuji cukup mengetahui sedikit tentang motor besar itu, karena selama ini Yuji selalu mendengarnya dari Jin yang begitu memimpikannya. Dan Jin sangat ingin memilikinya. Dan dia juga pernah berkata, jika suatu saat nanti ketika dia sudah mulai bekerja dia akan menabung untuk membeli motor besar.
[ Benar sekali, Tuan. Motor itu kini ada di dalam garasi rumah tuan. ]
Sahut Zero membuyarkan angan Yuji.
"Eh? Benarkah itu? Aku ingin melihatnya!" dengan pergerakan yang begitu cepat, kini Yuji sudah berlari menuju ke garasi rumahnya yang berada di lantai 1.
Sebuah motor besar perpaduan warna merah dan hitam terlihat sudah terparkir di dalam garasi rumahnya. Tampilannya terlihat begitu gagah dan keren sebagai karya seni roda dua.
"Aku mendengar dari Jin jika motor ini dibuat sangat terbatas, kalau tidak salah hanya ada 100 unit untuk seluruh dunia. Dan aku adalah salah satu pemiliknya? Whoaa!! Ini sungguh keren sekali!!" gumam Yuji kagum dan mengusap motor barunya yang begitu gagah.
"Motor ini tergolong sangat ringan bahkan hampir sama dengan berat motor sport menengah ke bawah. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana aku seperti melayang saat mengendarai motor ringan dengan tenaga yang begitu besar ini! Sugoi!!" gumamnya memeluk motor itu dengan penuh binar.
Sebenarnya Yuji tidak terlalu menggilai motor besar itu. Namun karena motor besar itu sudah ada di hadapannya saat ini, maka dia merasa sungguh bahagia. Di dalam seumur hidupnya, dia sama sekali tak pernah bermimpi motor sekeren ini. Namun kini tiba-tiba dia memilikinya begitu saja.
"Lalu hadiah apa lagi yang aku dapatkan selain ini, Zero? Perlihatkan status terbaruku!" titahnya mulai melepaskan pelukannya pada motor berwarna merah kombinasi hitam itu.
[ Baik, Tuan. Menampilkan status dimulai. ]
DING ...
《《《《《《 Billionare System 》》》》》》
Nama : Yuji Kamiya
Usia : 17 Tahun
Ras : Manusia
Ketampanan : 84
Kepintaran : 85
Ketangkasan : 73
Kecepatan : 75
Kekuatan : 88
Ketahanan : 83
Kharisma : 80
Kemampuan Spesial :
• Membaca pikiran orang
• Teknik bela diri judo ( pro )
Poin sistem : 65
Poin kemampuan : 66
Hadiah Misi 10 : Beberapa dana, beberapa penambahan poin, Ducati Panigale V5 Alyen
Dana : 5.300 ribu yen ( kira-kira 600 juta rupiah )
Aset dan Investasi :
• Perusahaan Game ( Y Games )
• Perusahaan Kuliner Dan Restoran ( Yummy Restaurant ), dengan cabang 551.
Misi : 11 ( belum dibuka )
Sistem pemandu : Zero
《《《《《《 Billionare System 》》》》》》
"Oh iya. Aku baru ingat, jika aku memiliki sebuah cabang restoran baru. Baiklah, besok aku akan memeriksanya. Sepertinya hal ini akan menarik. Hehe ..." gumam Yuji menyeringai misterius dan masih menatap layar hologram di hadapannya.
"Ehh? Tapi sebenarnya apa kegunaan dari poin sistem dan poin kemampuan, Zero? Dari dulu kamu sama sekali belum pernah menjelaskannya padaku." tiba-tiba saja Yuji mulai memikirkan kedua hal itu yang selama ini sama sekali tidak dia ketahui.
[ Setiap poin sistem dan poin kemampuan yang terkumpul hingga mencapai 100 poin, maka tuan akan mendapatkan sebuah hadiah misteri. ]
Ucap Zero menjelaskan.
"Hadiah misteri? Apa itu?"
[ Tuan bisa mendapatkan sebuah ketrampilan atau beberapa hal fantastis lainnya. ]
"Hhhm. Begitu ya. Baiklah! Kalau begitu aku akan segera beristirahat! Rasanya sudah cukup lelah dan mengantuk! Oyasuminasi, Zero-kun!" ucapnya masih begitu berbinar lalu meninggalkan garasi.
...🍁🍁🍁...