Becomes A Billionare With Card System

Becomes A Billionare With Card System
Dibalik Kericuhan Di Yummy Restaurant



Wanita berusia kira-kira 30 tahun dengan penampilan formal yang cukup rapi masih saja mengamuk dan terus mengatakan jika dia telah menyesal karena telah melakukan makan malam di tempat ini.


Dia terus saja mengatakan jika penyajiannya tidak bersih dan pelayanannya juga kurang memuaskan. Dan tentu saja hal ini membuat semua pengunjung seketika memperhatikan ke arah kericuhan ini.


"Semua orang, sebaiknya kalian meninggalkan tempat ini! Tempat makan ini sangatlah buruk!" wanita itu kembali berkoar-koar dengan sangat lantang sekaan sedang berusaha untuk menghasut para pengunjung lain.


"Nyonya. Kami sungguh meminta maaf. Kami akan mengganti semua makanan ini dan nyonya tidak perlu membayar semua ini." seorang kepala pelayan berusaha untuk menyelesaikan masalah ini agar tidak berkepanjangan.


Namun sepertinya wanita ini memang begitu berniat dan antusias untuk mengeluarkan segala penyesalan dan kekecewaannya karena telah datang di restoran ini.


"Hah? Apa? Apa kamu sedang menghinaku?! Aku tidak butuh makanan gratis! Aku bahkan mampu membeli restoran ini! Aku hanya ingin memperlihatkan kepada semua orang saja sepertj apa sebenarnya restoran ini!"


Yuji yang cukup penasaran dengan apa yang sedang terjadi, akhirnya datang menghampirinya bersama dengan manager utama Yanai.


"Ada apa ini?" tanya manager Yanai menatap wanita itu.


"Pelayan di tempat ini memberikan makanan sampah untukku! Heh!! Bagaimana mungkin dia memasukkan gulungan rambut ke dalam supku?! Cih! Sungguh sangat menjijikkan sekali!" ucap wanita itu.


Yuji melihat di lantai, terlihat beberapa makanan dan sup yang telah tumpah. Dia juga melihat ada seikat rambut berwarna hitam dengan gulungan kecil.


Mampus kalian! Setelah kejadian ini reputasi restoran ini maupun cabang lainnya pasti akan hancur! Yummy restaurant pasti akan mengalami penurunan omset, karena hal ini. Dan pasti tak akan bisa menandingi Kazu restaurant! Hehe ... tuan Shoto pasti akan senang. Dengan begitu dia akan segera merekomendasikan aku sebagai salah satu dari manager cabang di Kazu Restaurant seperti yang sudah dia janjikan padaku sebelumnya.


Batin wanita itu menahan raut kepuasannya.


Yuji yang bisa membaca pikiran wanita dewasa itu sungguh sangat merasa terkejut. Dia bahkan tak menyangka jika Shoto yang ada di balik semua ini.


Yuji terdiam selama beberapa saat, mencoba untuk berpikir bagaimana cara untuk mengungkap semua ini.


"Nyonya, kami akan membayarkan ganti rugi untuk hal ini. Dan kami juga akan menjamin hal seperti ini tak akan terulang lagi." ucap manager utama Yanai lagi dengan nada rendah.


"Sudah aku bilang aku tidak butuh ganti rugi!" tandas wanita itu penuh dengan penekanan.


"Nyonya, bisakah kamu meminjamkan ponselmu padaku?" ucap Yuji tiba-tiba berakting sebagai anak SMU biasa.


Wanita itu menatap Yuji dengan sepasang mata yang memicing menatap Yuji.


"Apa yang ingin kamu lakukan?" selidik wanita itu.


"Aku hanya ingin menghubungin mamaku yang sedang dalam perjalanan ke tempat ini. Dan aku ingin mengatakan kepadanya, jika sebaiknya makan malam keluarga besar kami tidak dilakukan di restoran ini malam ini. Aku akan menyarankan saja untuk makan malam di Kazu restaurant. Bukankah seperti yang nyonya katakan, temoat ini sangat buruk bukan? Aku tak mau mama dan papaku kecewa." ucap Yuji dengan manis dan memperlihatkan wajah yang sangat polos.


"Oh, benar sekali! Kazu restaurant jauh lebih baik jika dibandingkan dengan Yummy restaurant." ucap wanita itu begitu bersemangat dan segera memberikan ponselnya untuk Yuji.


Sementara manager utama Yanai terlihat begitu kebingungan saat melihat semua ini. Mengapa tuan Yuji malah melakukan hal ini? Apa sebenarnya yang telah dia rencanakan?


"Periksa semua rekaman kamera CCTV sekarang juga! Aku yakin sekali, kita bisa menemukan sesuatu yang berguna untuk menyelesaikan masalah ini." titah Yuji mulai memeriksa ponsel milik wanita itu, dan bukan dia gunakan untuk menghubungi sang mama.


"Cepat lakukan! Segera periksa seluruh rekaman CCTV!!" manager utama Yanai kembali menandaskan karena beberapa anak buahnya tak segera bergerak.


"Baik, Tuan. Dipahami!" sahut beberapa pelayan restoran dan segera bergegas pergi untuk melakukan apa yang telah diperintahkan oleh sang bos.


"Ehh! Hei! Bocah!! Apa yang sedang kamu lakukan?! Sebenarnya siapa kamu?!" wanita dewasa itu menatap tajam Yuji dan berusaha untuk mendekati Yuji dan ingin merebut ponselnya kembali.


Namun belum sempat melakukannya, beberapa pihak keamana segera menahannya, sehingga dia tak bisa meraih Yuji ataupun mengambil ponselnya kembali.


"Aku? Aku hanya anak SMU biasa yang ingin menyelesaikan kesalahpahaman dan pencemaran nama baik Yummy restaurant saja." jawab Yuji mulai membuka memeriksa riwayat panggilan dan beberapa aplikasi untuk mengirim pesan.


"Hei!! Itu sangat tidak sopan! Kamu sudah melewati batasan dan melanggar privasi orang lain!" wanita itu berusaha untuk melepaskankan dirinya dari kedua keamanan itu, namun dia tak bisa melakukannya.


Yuji tak menemukan pesan apapun yang mencurigakan, namun dia menemukan sebuah riwayat panggilan satu jam yang lalu dari sebuah kontak bernama Tuan Muda Shoto.


Karena tak mau berlama-lama lagi, akhirnya Yuji menekan tombol call. Dan setelah orang diseberang line mengangkat panggilan itu, Yuji segera me-loudspeaker panggilan itu.


"Bagaimana, Nana? Apa kamu sudah berhasil melakukan semuanya dengan baik? Ahahah ... pasti mereka akan segera gulung tikar kembali. Berani sekali mereka menantangku dengan mendirikan restoran cabang di depan restoran milikku!! Ckk ... mereka tidak tau sedang berhadalan dengan siapa!"


Terdengar suara seorang pemuda dari ponsel itu. Semua orang dan pengunjung yang mendengarnya tentu saja merasa sangat terkejut. Mereka sungguh tidak menyangka jika ini adalah usaha seseorang untuk menjatuhkan restoran cabang baru ini.


"Tuan. Ini, Tuan. Kami menemukan sebuah rekaman CCTV yang memperlihatkan jika nyonya ini memang sengaja memasukkan gulungan rambut itu di mangkoknya sendiri." ucap seorang pelayan yang baru saja datang dan memperlihatkan sebuah rekaman CCTV yang sudah dia salin di dalam sebuah tablet.


Wanita itu terkejut bukan main. Begitu juga dengan panggilan itu yang tiba-tiba berakhir begitu saja.


"Ak-aku bisa menjelaskan semua ini. Sebenarnya ini hanya kesalahpahaman saja ..." wanita itu mencoba berkelit untuk mencari alasan.


"Manager Yanai, untuk sisanya aku serahkan padamu! Urus dia dengan baik! Dia harus mendapatkan sebuah hukuman karena sudah mencoba merusak nama baik restoran ini. Aku pulang dulu! Masih banyak PR yang harus aku kerjakan. Huftt ..."


"Baik, Tuan Yuji."


Setelah mengatakan itu, Yuji segera meninggalkan restoran ini begitu saja dan mengabaikan teriakan wanita itu yang berusaha untuk meminta maaf dan berulangkali mengatakan jika dia menyesalinya.


"Apa? PR? Owner dari Yummy Restaurant mengerjakan PR?" beberapa pelayan bergumam lirih sambil menatap kepergian Yuji dengan pandangan rumit.


"Bawa dia ke kantor polisi dan urus dengan baik!" titah manager Yanai kepada anak buahnya.


"Baik, Tuan."


...🍁🍁🍁...