The Rose

The Rose
laki laki yang menyebalkan



Zakira sedang membasuh badan nya untuk ketiga kalinya hari ini, zakira melihat beberapa tanda kecupan di leher nya yang memerah.


Zion benar benar meninggal kan banyak jejak nya di seluruh leher zakira.


" Pria kurang ajar, ingin sekali aku membunuh nya," gerutunya, Mengingat apa yang Zion lakukan kepadanya tadi siang membuat zakira kembali merasa sangat kesal.


Tapi tadi Zion terlihat sangat kecewa mengetahui dia sudah tidur dengan Zidan membuat nya merasa agak bersalah, dan yang membuat zakira heran adalah ketika Zion sangat marah tadi tapi dia tidak berani memukul nya kali ini.


" Entahlah, aku lelah sekali," zakira menjatuhkan badan nya di atas kasur tak berapa lama dia pun sudah tertidur pulas.


Hingga dia tidak mendengar suara ponsel nya yang terus berbunyi, ada 10 pesan masuk dan 8 panggilan dari Zidan yang terabaikan.


Mendapati penggilan nya yang tak kunjung di jawab Zidan menjadi khawatir, Zidan pun menanyakan keadaan zakira kepada Zahir.


" Dia sedang tertidur," jawab Zahir di telepon seraya melihat zakira yang tengah tertidur sangat pulas.


" Baiklah, kalau dia baik baik saja" Zidan lega mendengar kabar zakira itu.


" Dia kenapa ? Baru mau gelap tapi dia sudah tidur selelap itu, " gerutu Zahir melihat zakira tidur seperti latihan meninggal.


****


Sementara itu Zion kembali uring uringan, setelah menyetubuhi zakira tadi bukan merasa puas tapi malah membuat nya semakin kesal.


Mengetahui zakira telah benar benar mengkhianati nya membuat hatinya sangat sakit.


" ****** itu benar benar kurang ajar, dia meremehkan ku sekarang," benak Zion seraya meneguk satu gelas penuh bir.


" Aku tidak akan mentolerir nya sekarang, kalau dia tidak menuruti perintah ku akan aku patah kan tangan dan kaki nya kalau perlu aku akan pecah kan juga kepalanya, " ancam Zion.


Zion kembali memerintah kan Dion untuk memantau setiap kegiatan yang di lakukan zakira dan kemanapun dia pergi.


Lalu Zion mengirimkan sebuah pesan ancaman kepada zakira.


✉️ " Kau sudah mengundang maut mu sendiri, dasar ****** sialan, " isi pesan itu.


Zakira belum membukanya karena dia masih belum bangun juga.


Zion tidak peduli, sekarang dia sedang mengambil beberapa peralatan olahraga yaitu pemukul baseball dan stik golf semua nya dia masukan ke dalam mobil nya.


" Apa yang akan anda lakukan dengan semua itu ?" Tanya Dion bingung melihat Zion sedang sibuk memasukan barang barang aneh ke dalam mobil nya.


" Diam lah, nanti kau akan tahu sendiri " jawab Zion datar.


" Maaf bos, tapi apapun niat anda saya saran kan anda jangan melakukan nya, anda baru keluar penjara beberapa Minggu lalu, " Dion mencoba memberi kan saran.


Tapi Zion malah menatap nya tajam sebagai ancaman untuk tidak ikut campur, Dion langsung berhenti bicara.


" Lakukan saja tugas mu sekarang aku mau tahu apa yang di lakukan ****** itu bersama pria brengsek itu !" Ujar Zion sedikit membentak lalu dia kembali masuk ke dalam rumah.


Zion mengeluarkan semua baju mewah yang pernah di pakai zakira lalu Zion membakar semuanya.


Bahkan semua perhiasan dan aksesoris yang pernah zakira kenakan dia berikan semua nya kepada para pelayan nya.


semua barang yang pernah zakira pakai akan dia hancurkan.


Dengan wajah yang penuh dengan amarah Zion menatap kamar yang sudah kosong melompong itu, tapi amarah nya belum juga reda.


****


Dion si asisten setia Zion tengah mengawasi keadaan di rumah zakira, dia melihat Zidan datang dan masuk ke dalam rumah zakira namun sampai beberapa jam dia masih belum melihat nya keluar .


Hingga pada pukul 11 malam Dion melihat Zidan bersama zakira pergi keluar bersama, Dion pun segera mengikuti kemana perginya mereka dan segera melapor kepada Zion.


Zion merasakan hatinya sangat panas mendengar zakira dan Zidan terus bermesraan.


" Aaah sial kenapa hati ku terasa sakit," teriak Zion seraya melempar ponsel nya sampai hancur.


Sekaras apapun zion mencoba membenci zakira namun hati kecil nya tetap mencintai nya, itu lah kenapa sampai saat ini dia masih tidak bisa melepaskan zakira begitu saja.


Sedangkan zakira mencoba menyembunyikan apa yang menimpanya tadi siang, zakira bersikap seakan tidak ada yang terjadi.


Zidan mengajak zakira ke rumah nya untuk menonton film bersama, Zidan tidak berniat menagih janji zakira tadi pagi karena Zidan tidak sebajingan itu.


Malam sudah larut zakira masih belum mengantuk karena dia telah tidur sejak tadi sore, sedang kan Zidan sudah terlelap di pelukan zakira.


Zakira memandangi wajah Zidan yang tengah terlelap itu, terbersit di benak nya tentang bagaimana jika mereka tidak di takdirkan untuk bersama.


Seketika air mata keluar, zakira mengelus lembut rambut Zidan.


" Kenapa kau menangis ?" Tanya Zidan setengah sadar mendengar zakira terisak, zakira hanya menggelengkan kepalanya tanpa melepaskan pelukan nya.


sedang di luar sana Tanpa zakira sadari Dion masih terus mengawasi mereka, hingga pagi menjelang Dion tetap siaga walaupun mengantuk dan kelelahan karena kalau dia pergi Zion akan menghabisi nya.


Dion melihat zakira dan Zion keluar rumah nampak nya mereka akan berolahraga, Dion langsung keluar dari mobil lalu mengikuti mereka seraya terus melapor kepada Zion.


Zion pun semalaman tidak tidur karena merasa gelisah dan cemburu mendengar zakira dan Zidan bermalam bersama.


" Wah, pagi yang indah untuk pasangan yang sedang berbahagia ini," ujar Zion mengagetkan Zidan dan zakira yang sedang beristirahat di bangku taman.


" Kenapa kau disini ?" Zakira langsung terperanjat melihat Zion ada di hadapan nya sekarang.


" Ada urusan apa lagi ?" Zidan menarik zakira kebelakang punggung nya.


" Apa aku mengganggu kalian ?"


" Iyah, kau sangat mengganggu !" Ujar Zidan ketus, Zion malah tertawa kecil.


" Kalian berdua sangat angkuh, tapi aku mau tahu reaksi mu saat melihat video ini !" Zion mengeluarkan ponsel nya hendak menunjukan sebuah video kepada Zidan.


Zidan dan zakira saling bertatapan bingung.


" Kau mau lihat ?" Zion menatap zakira dengan tatapan yang mencurigakan, seketika zakira langsung panik karena menyangka Zion akan memperlihatkan video yang enggak enggak tentang nya kepada Zidan.


Zakira langsung memotong


" Apa kau kurang kerjaan ! " zakira merebut ponsel Zion sebelum dia memperlihat kan nya kepada Zidan.


" Iyah aku lagi gabut, jadi aku mau mengganggu kalian, tapi sebenar nya aku hanya ingin memberitahu dia kalau wanita yang dia cintai tidak sebaik dan sepolos yang dia kira," Zion menatap tajam ke arah zakira.


Zakira nampak sedang menahan kekesalan nya dengan mengepalkan tangan nya.


" Pergilah, cari kesibukan lain !" Zakira meraih tangan Zion lalu memberikan ponsel nya dengan kasar tanpa mau melihat isi video itu .


Kemudian zakira menarik Zidan untuk segera pergi, Zion tersenyum smirk melihat kepergian mereka, belum puas Zion mengirimkan video itu ke zakira.


✉️ " Aku ingin tahu reaksi dia dan keluarganya saat melihat ini," tulis Zion.


Dengan wajah yang terlihat kesal zakira membuka pesan yang masuk ke ponsel nya, saat dia baru melihat gambar yang tertera dia langsung syok membuat Zidan khawatir.


" Kamu kenapa ? Kau baik baik saja ?" Tanya Zidan, zakira langsung mematikan ponsel nya dan memasukan nya kembali ke kantong Hoodie nya.


" Tidak apa apa ! Aku mau pulang badan ku terasa kurang sehat, " dalih zakira seraya berlalu pergi, Zidan mantap nya heran dan merasa ada yang aneh dari sikap zakira.


****


" Istirahat lah, aku pulang dulu," ujar Zidan, zakira mengangguk pelan.


Zakira langsung masuk ke kamar nya dan memeriksa lagi video yang di kirimkan Zion tadi.


Tangan nya langsung gemetar dan badan nya terasa lemas setelah melihat isi dari video itu.


Zakira langsung menelpon Zion


📞 " Apa yang kau lakukan !! Kenapa kau membuat video seperti itu !!" Bentak zakira


📞 " Kau sudah melihat nya ? Kau nampak sangat menikmati nya aku suka ******* mu kemarin !" Jawab Zion santai.


📞 " Aku akan membunuh mu !!" Teriak zakira sampai membuat Zion menjauhkan ponsel nya dari telinganya.


📞 " Aku akan mengirimkan nya kepada si brengsek itu aku mau lihat bagaimana dia akan mencampak kan mu," ujar Zion sambil tersenyum smirk.


📞 " Jangan ! Jangan lakukan itu aku mohon " mendengar ancaman Zion zakira jadi merendahkan nada bicara nya.


📞 " Tunggu dulu akan sangat menyenangkan kalau seseorang juga mengetahui ini "


📞" Siapapun itu aku mohon jangan lakukan itu !!" Teriak zakira sudah sangat frustasi.


📞 " Tuttuttut" Zion langsung mematikan panggilan zakira, dengan wajah panik zakira memikirkan cara bagaimana supaya Zion tidak menyebarkan video memalukan itu.


Zakira segera berganti pakaian dan bergegas pergi untuk menemui Zion.


Zahir heran melihat kakak terlihat pergi dengan raut wajah marah, Zahir pun menghubungi Zidan untuk menanyakan penyebab nya.


Zidan pun bingung kenapa zakira marah,


" Apa karena si Zion itu ?" Benak Zidan, tidak mau terjadi sesuatu yang buruk Zidan segera bergegas menyusul zakira.