The Rose

The Rose
kadang benci kadang sayang



Matahari masih belum sepenuhnya terbit, namun zakira sudah terbangun, dia berdiri sendirian di pinggir kolam memandangi langit yang perlahan menjadi terang


Lalu zakira melihat gelas beserta botol wine bekas Zion dan beberapa bekas rokok yang berserakan di lantai.


Zakira hendak membereskannya namun tiba tiba Zion datang


" Biarkan saja, pelayan akan membersihkan nya !" Ujar Zion mengejutkan zakira


" Ya ampun !" Zakira menjatuhkan gelas yang hendak dia bereskan sampai pecah, Zion sigap menarik zakira agar tidak terkena pecahan gelas


" Hati hati, nanti kau terluka !"


Zakira melepaskan tangan nya yang di genggam Zion, suasana jadi terasa canggung bagi zakira.


" Kau tidak apa apa ?" Tanya Zion pelan, zakira mengangguk pelan


" Maksudku ini, apa masih sakit ?" Zion mengelus pipi zakira yang terlihat masih memerah bekas tamparan tangan nya


Zakira memalingkan wajah nya, membuat Zion berhenti menyentuh pipi nya


" Aku menyesal, aku minta maaf telah mengulangi kesalahan ku lagi !"


" Berhentilah membuang kata maaf mu, siapa tahu nanti kau membutuhkannya lagi !" Ketus zakira, lalu dia hendak pergi namun Zion menahan nya


" Aku tidak akan mengulanginya lagi !" Zakira menatap Zion dengan pandangan ragu


" Jangan menatap ku seperti itu ! Kau membuat ku sedih !" Mata Zion terlihat bergetar, zakira pun memalingkan wajah nya.


" Kau tidak mau memaafkan ku ?"


" Tidak, aku mau melihat dulu usaha mu untuk tidak memukul ku lagi, kalau kau bisa membuktikan nya baru aku akan memaaf kan mu ! " Ujar zakira lalu berlalu pergi.


Zion mengejarnya lalu memeluk zakira dari belakang


" Terima kasih kau mau memberiku kesempatan, sekarang aku mohon bimbing aku, tolong lembut kan hati ku yang keras ini zakira !" Zion memeluk dengan hangat tubuh zakira


Zakira mencoba sekuat tenaga untuk tidak terharu,


" Aku butuh kasih sayang lembut mu, aku mau kau menyayangi ku seperti kau menyayangi adik mu ! Aku mau kau memberikan kasih sayang yang tulus menggantikan ibu ku yang tidak pernah aku rasakan," Ujar Zion lagi dengan suara lirih


Membuat zakira tidak tahan untuk merasa iba, zakira pun membalikan badan nya untuk menatap wajah Zion


Zakira menatap nanar wajah Zion yang terlihat polos sekarang menyiratkan bahwa Zion hanya ingin sebuah perhatian dan ingin merasakan kasih sayang yang tulus.


Sebenarnya yang selama ini Zion butuhkan adalah sosok yang bisa menghilangkan rasa dendam dan benci di hatinya, dan sosok seperti zakira lah yang dia butuh kan sekarang.


Zion menyadarinya hanya sesaat setelah dia menatap sorot mata zakira yang membuat hatinya hangat lalu saat dia memeluk zakira perasaan nya merasa tenang dan nyaman, sejak saat itulah Zion merasa membutuh kan zakira untuk menangani keras nya hati dan besar nya ego di dirinya.


Zakira pun memeluk Zion dan mulai terisak,


" Maaf kan aku, aku telah salah menilai mu ." Ucap zakira lirih


" Kau memahami ku sekarang ? Aku tidak bermaksud melakukan hal buruk kepada mu, aku hanya tidak bisa mengendalikan nya ." Ujar Zion dengan suara bergetar


Zakira mengelus wajah nya dengan lembut, sosok Zion yang angkuh dan sangar kini berubah seketika menjadi seorang anak laki laki yang haus akan kasih sayang.


Suasana pagi yang sendu, bahkan Zahir diam diam menyaksikan hal itu, dia mencoba mencerna situasi yang terjadi sekarang, agar dia tidak terlalu menghakimi kenyataan.


Dirinya pun mengerti apa yang di rasakan Zion, kasih sayang seorang wanita yang tulus memang bisa memberikan kekuatan yang hebat untuk nya menghadapi semua masalah di hidup yang keras ini


Walaupun dia tidak mendapatkan kasih sayang itu dari ibunya, tapi dia masih mempunyai sosok zakira, kakak perempuan yang menyayanginya lebih dari yang ibunya berikan padanya


Mungkin jika kakak nya tidak ada, Zahir pikir hidup nya akan sama berantakan nya dengan Zion.


Itulah kenapa di balik sosok pria hebat selalu ada wanita kuat di belakang nya, namun jangan salah seorang wanita pun bisa membuat seorang pria hancur, karena wanita juga bisa jadi tipu muslihat yang paling besar bagi seorang pria.


****


Semua orang bersiap untuk sarapan, namun suasana malah jadi terasa canggung


" Makan lah !" Suruh zakira kepada Zahir sambil menyodorkan beberapa makanan ke sisinya, Zion menatap ke arah zakira


Awal nya zakira tidak mengerti, tapi saat Zion cemberut zakira baru mengerti Zion juga mau di perlakukan sama seperti Zahir


Walau pun agak canggung zakira pun menggeser beberapa makanan juga ke sisi Zion


" Kakak juga makan lah !" Suruh Zahir sambil menikmati makanan nya, zakira mengangguk pelan


Melihat zakira menyantap makanan nya membuat Zion senang, dia tersenyum simpul. Melihat seseorang yang dia suka berada di hadapan nya membuat mood nya membaik dengan cepat


" Aku pergi dulu !" Zahir segera bergegas pergi namun dia masih terlihat mencemaskan kakak nya


" Jangan khawatir, aku tidak akan menyakiti nya! Aku berjanji!" Zion berusaha meyakinkan Zahir bahwa dia bisa di percaya kali ini


Zahir menatap dingin ke Zion, sambil mengisyaratkan " aku mengawasi mu " , membuat Zion agak segan untuk membuat Zahir tenang Zion menawarkannya untuk mengantarnya menggunakan mobil Lamborghini milik nya


Tentu saja Zahir tidak bisa menolak, saat tiba di sekolah Zahir mendadak jadi pusat perhatian, karena hanya dalam waktu semalam dia berubah jadi orang kaya dan keren.


****


Sementara Zidan yang sedang bersiap bekerja masih kepikiran keadaan zakira, dia merasa sesuatu yang buruk akan terjadi lagi pada nya.


Zidan mencoba mengalihkan pikirannya dan fokus dengan urusan nya sendiri.


Zidan yang sudah melihat nya dari jauh mencoba bersikap biasa saja, namun rasa malas menghadapi Zee tidak bisa dia sembunyikan


Zee langsung menghampiri Zidan sesaat setah melihat kedatangan nya


" Kau masih marah ?" Tanya Zee hati hati


" Tidak, aku sudah melupakan kejadian kemarin " Jawab Zidan terdengar ketus


" Apa yang harus aku lakukan supaya perasaan mu lebih baik ?"


" Jangan ganggu aku dulu ok !" Singkat Zidan lalu dia bergegas masuk ke ruangan nya


Zee menatap nya kecewa, baru kali ini dia di cuekin Zidan seperti itu.


" Mungkin itu kepribadian aslinya, ok aku harus sabar karena mungkin ini tahap dalam menjalani hubungan !" Ujar Zee mencoba berpositif thinking


****


Zakira melihat Zion telah kembali, dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan saat berhadapan dengan Zion sekarang


Tiba tiba Zion masuk ke kamar zakira membuat zakira yang sedang melamun di depan jendela terkejut


" Maaf kan aku, lain kali aku akan mengetuk dulu !" Ujar Zion seraya berjalan mendekati zakira


" ayo kita selesaikan daftar keinginan mu !" Ujar Zion sambil meraih tangan zakira, zakira menatap wajah Zion dengan seksama


" Aku akan meralat perjanjian waktu itu, aku akan menuruti semua kemauan mu, tapi kamu tidak perlu menuruti semua perintah ku, jika kamu tidak suka kamu boleh menolak nya aku tidak keberatan !" Kali ini Zion berbicara dengan suara lembut.


" Kau masih merinding mendengar suara ku ? Atau wajah ku masih membuat mu takut ?" Tanya Zion melihat zakira tak beraksi apapun


Zakira menundukan kepalanya seraya menghela nafas


" kalau tidak merasa nyaman jadilah dirimu sendiri ! Jangan memaksakan apapun untuk membuat ku terkesan !" Ucap zakira


" Aku tidak memaksakan diri, aku sedang mencoba merubah diri ! Jadi tolong bimbing aku !"


" Aku tidak bisa membantu apapun Zion, semua nya tergantung pada mu !"


" Lantas kenapa hati ku sekarang berubah ? Jantung ku selalu berdetak lebih kencang sekarang, semua itu karena kamu !" Zion meletakkan tangan zakira di dadanya


Zakira merasakan jantung Zion memang berdetak sangat kencang, begitupun jantung nya mendadak ikut berdegup kencang


" Kau tahu, aku merasa sesuatu telah mengetuk hati ku saat pertama kau hadir, tanpa kamu sadari perlahan Kamu membawa perubahan di dalam diriku !" Ujar Zion seraya membelai wajah zakira dengan tatapan hangat nya.


Zakira terdiam mendengar ucapan Zion itu, seraya masih merasakan Detak jantung Zion yang masih berdegup kencang


Lalu zakira memberanikan diri untuk menatap mata Zion yang masih memandangi nya, Mereka pun saling menatap dengan tatapan sayup nan dalam.


Perlahan Zion mendekatkan wajah nya ke wajah zakira, tatapannya kini beralih ke bibir manis zakira


Mengetahui niat Zion zakira tidak menolak nya, seakan sama sama menginginkannya zakira sudah bersiap menerima ciuman Zion, mereka pun memejamkan mata lalu saling mengecup.


Zion meletakan kedua tangan nya di leher zakira, sementara zakira memegang lengan Zion lalu berpindah ke pinggang Zion terus mendekap nya.


Zion terlihat sangat lahap memvacum bibir zakira, begitupun zakira dia sangat menikmati ciuman yang mulai memanas itu.


Sesekali menarik nafas lalu kemudian kembali saling memvacum bibir lagi, hingga beberapa menit lamanya mereka merasa sudah puas perlahan saling melepaskan rekatan bibir mereka masing-masing.


Dengan nafas yang masih terengah zakira dan Zion perlahan membuka mata mereka dan saling menatap hangat satu sama lain, kemudian Zion memeluk zakira


Mengisyaratkan bahwa dia benar benar menyayangi nya. Zion berkata dia ingin membuka lembaran baru bersama zakira.


Semua hal buruk yang pernah terjadi di antara mereka menyadarkan Zion bahwa sosok zakira sangat berharga baginya dan dia membutuh kan sosok zakira di dalam hidup nya mulai sekarang.


****


Karena merasa penasaran Zidan menyempatkan waktu di sela kesibukannya untuk mencari tahu tentang Zion


Hanya dengan sekali klik di kolom pencarian, nama Zion dan identitas nya langsung muncul di layar.


Zion dan ayah nya ternyata sudah terkenal sebagai mafia kejam dan licik di komunitas kasino dan kartel di kota itu.


Tentu saja Zidan semakin merasa khawatir jikalau zakira dan Zahir jadi terlibat dalam urusan keluarga mafia itu.


Namun Zidan mungkin terlambat karena Zion sudah tidak akan pernah melepas kan zakira, dia akan melakukan apa saja untuk bisa membuat zakira tetap di sisi nya, terlebih Zion sudah mencintai zakira akan lebih sulit lagi bagi Zidan untuk melepaskan zakira dari belenggu Zion.


Zidan tidak tahu apa yang telah terjadi pada zakira dan Zion, namun karena kepeduliannya Zidan terus mencari cara agar dia bisa membantu zakira terlepas dari Zion.


****


Untuk mengawali hubungan baru mereka, Zion mengajak zakira dan Zahir ke pantai, tempat yang sangat ingin mereka kunjungi.


Tentu saja Zahir dan zakira merasa senang, Zion membiarkan mereka bermain sepuasnya


Sebenarnya Melihat zakira sangat akrab dengan adik nya membuat zion cemburu tapi saat melihat zakira tertawa lepas saat bersama adik nya membuat nya terpaksa harus mengalah.


Zion tadinya ingin bergabung dengan mereka tapi dia pikir dia akan merusak suasana jika dia ikut, alhasil Zion hanya menonton saja di pinggir


Setelah seharian bermain, Zion mengajak zakira dan Zahir makan malam, tapi Zion malah merasa di kacangin karena zakira terus asik bermain dengan Zahir


" Lain waktu aku tidak mau mengajak nya !" Ucap Zion dalam hati merasa menyesal telah mengajak Zahir, sehingga dia kehilangan waktu berduaan bersama zakira.