The Mafia And My Life

The Mafia And My Life
BAB 87



#Happyreading


Suasana meja makan terlihat tenang dan khusyuk.Suara sendok bertemu piring terdengar saling bersahutan.


Beberapa menit kemudian,semua orang yang berada di meja makan meletakkan sendok dan garpu mereka di atas piring pertanda bahwa mereka telah usai menyantap hidangan mereka.


“Berhubung kalian semua berkumpul disini,aku akan menyampaikan sesuatu yang penting.”ucap Albert memulai pembicaraan.


Mora dan Clara saling menatap bingung,sedangkan Jessi menatap ke arah sang kakak menunggu kalimat yang akan di ucapkan oleh Albert.


“Aku akan melangsungkan pernikahanku bulan depan”ucap Albert


Sontak pernyataan Albert membuat semua orang yang berada di meja makan itu membelalakkan mata karena terkejut,terkecuali Emily.


“Me..menikah?”tanya Mora dengan terbata-bata


“Benar aku akan menikah”jawab Albert tegas.


“Wah..selamat kakak ipar akhirnya kalian menikah juga”ucap Jessi dengan senyum tulis di wajahnya.


Jessi sudah tahu cerita sebenarnya dari seseorang yang dikirim Albert untuk menjelaskan semua kejadian yang terjadi belakangan ini.Dan tentu saja ia merasa sangat senang karena Emily adalah sosok yang baik dan tulus.


“Dengan siapa kau akan menikah?”tanya Mora yang semakin penasaran.


“Tentu saja dengan kakak ipar mommy”Jessi menjawab pertanyaan itu untuk mewakili Albert.


“Apakah itu benar Albert?”Mora masih berusaha menyanggah kenyataan yang ada


Albert mengangguk sebagai jawaban dari nya.


Tentu saja Mora semakin marah saat ini.Niat hati ingin menyingkirkan Emily tapi Emily malah semakin masuk ke dalam dunia Albert.


“Ini tidak bisa dibiarkan”gumam Mora dalam hati.


“Aku harap kalian menerima keputusan yang telah aku buat”ucap Albert tegas


Mora tidak bisa berkata apa-apa lagi jika sudah seperti ini.


Setelah pembicaraan Albert tadi,semua orang mulai meninggalkan meja makan dan kembali melakukan aktivitas masing-masing.


Brakkkk...


Mora membanting pintu kamarnya sedikit keras hingga membuat Clara terlonjak kaget.


“Clara...kita mulai rencana kita minggu depan setelah wanita itu sembuh dan diijinkan untuk pergi keluar”perintah Mora dengan wajah memerah menahan emosi


“Baik Aunty”seringai tipis tersemat di wajah cantik Clara.


Setelah mendapat perintah itu,Clara pergi kedalam kamarnya lalu mencoba menghubungi seseorang untuk membantu menjalankan rencananya.


“Aku butuh bantuanmu”imbuhnya


“......”


“Aku tidak ingin berbicara melalui sambungan telepon,bagaimana jika kita membahas hal ini di sebuah kamar hotel”


“......”


“Baiklah..sampai bertemu di ranjang baby”


Clara menutup sambungan telpunnya lalu bersiap-siap untuk pergi menemui seseorang yang baru saja ia hubungi.


Clara tidak mendapat hukuman seperti Mora karena dia bukan anggota dari penghuni mansion maka dari itu ia masih bebas keluar masuk mansion.


“Aunty..aku akan keluar menemui seseorang yang akan membantu kita dalam menjalankan rencana kita.”ucap Clara


“Pergilah..dan aku harap rencana yang kau buat tidak akan gagal”ujar Mora


“Percayakan semua nya padaku Aunty”


Setelah berpamitan dengan Mora,Clara pergi meninggalkan mansion dengan mengendarai sebuah taksi yang ia pesan khusus.Dan tanpa ia sadari seseorang tengah memantaunya dari kejauhan.


Sesampainya di sebuah hotel yang ia sepakati bersama seseorang,ia segera masuk dengan cepat agar orang-orang tidak mengenali nya dengan mudah.


Tanpa basa-basi ia langsung mencari kamar yang sudah dipesan oleh seseorang yang ia hubungi beberapa jam lalu.


Tok..tok..tok..


Clara mengetuk pintu itu sebanyak 3 kali sebagai kode rahasia untuk dirinya dan seseorang didalam sana.


Ceklek...


“Hai baby..”sapa seseorang itu


“Hello baby..i Miss you”ucap Clara sembari bergelayut manja.


Tanpa aba-aba sang lelaki langsung menyerang Clara dengan sebuah ciuman setelah memastikan pintu ia tutup dan kunci dari dalam.


Clara tak ingin kalah,ia juga membalas ciuman itu dengan nafsu yang sudah tinggi.


“Sepertinya kau sudah tidak sabar”goda Clara sembari naik ke gendongan laki-laki tersebut.


Nafsu mereka semakin menggila hingga beberapa menit kemudian terciptalah sebuah adegan panas yang tak cukup di lakukan sekali saja.


Bersambung....