
✨Happy Reading✨
Ruangan tempat Emily di rawat terlihat ramai,di ruangan itu sudah berkumpul orang tua Emily dan keluarga besar Albert.Ketiga bayi lucu itu terlihat tidur dengan nyenyaknya seakan abai dengan keadaan sekitar.
“Mommy...are you oke?”tanya sang putra sulung.
Leon langsung menghampiri sang ibu ketika ia sampai di ruangan Emily.
“Mommy baik-baik saja sayang..,kau tak ingin menyapa adik-adikmu?”Emily mengelus puncak kepala sang putra yang menatap Emily dengan raut wajah khawatir.
“Aku ingin bersama mommy”tangan mungilnya mencoba menggenggam tangan sang ibu sembari mengelusnya lembut.
Emily tersenyum haru melihat bagaimana Leon memperlakukannya.
“Albert..apa kau sudah memberi nama kepada ketiga cucu ku?”tanya wheeler kepada sang anak.
“Belum dad..tapi aku sudah menyiapkan sebuah nama untuk mereka”mata Albert tak pernah lepas dari ketiga bayi itu.
“Bayi pertama akan kU beri nama Kenzo wheeler”Albert mengulurkan tangannya untuk menyentuh pipi mungil bayi laki-laki pertama.
“Kedua,akan ku beri nama Kenzi Wheeler”
“Dan yang ketiga putri kecilku akan Ki beri nama Keylie wheeler”
Semua orang tersenyum ke arah ketiga bayi.
“Bagaimana honey..apa kau menyukai nama yang aku beri?”kini pandangan Albert beralih ke arah sang istri yang masih tertidur lemas.
“Tentu honey..itu nama yang sangat bagus”jawab Emily tersenyum ke arah sang suami.
“Mom..aku ingin menggendong keponakanku”rengek Jessi
“Tidak...kau tidak bisa menggendong bayi”tolak Mora
“Please mom...aku bisa melakukan itu”Jessi masih berusaha memelas.
Mora diam tidak menjawab pertanyaan sang anak.
“Kakak..ijinkan aku menggendong salah satu dari mereka”kini dia mencoba memelas kepada sang kakak.
Albert menganggukkan kepalanya.
“Yyeeyy...terima kasih kakak”Jessi tersenyum kegirangan dan dia mulai berjalan menuju box bayi.
Jesica berjalan menghampiri Jessi untuk membantunya mengambil salah satu bayi lucu itu.
“Terima kasih nyonya jesica”ucap Jessi tersenyum manis.
“Dad..naik..naik”pinta Leon
Ia ingin duduk di samping sang ibu.
“Kau tak ingin menyapa ketiga adikmu?”pertanyaan yang sama di ucapkan oleh Albert
“Aku ingin menemani mommy”jawabnya
Albert hanya menggelengkan kepala nya melihat betapa posesifnya sang anak melebihi dirinya.
Tubuh mungil Leon di angkat ke atas ranjang tepat di samping Emily.Tanpa di diduga bocah itu memeluk erat sang mommy.
“Kau tidak ingin menyapa adik-adikmu Leon?”tanya Jessi yang tengah asik menggendong Kenzo.
Leon menggelengkan kepala dengan tangan yang masih memeluk erat sang ibu.
“Sayang...ingat pesan mommy dulu..kau harus menyayangi adik-adikmu..jadilah contoh untuk mereka..kau dan adik-adikmu sama-sama anak dari mommy and daddy jadi kalian harus saling menjaga....mengerti”jelas Emily
“Yes mommy”
“Sekarang sapa adikmu satu persatu”perintah Emily
Leon menganggukkan kepala sembari menoleh ke arah Jessi yang sedang menggendong Kenzo.Jessi yang mengerti langsung membawa baby Kenzo ke arah ranjang.
“Hello Kenzo..”sapa nya malu-malu.
“Kau ingin menggendongnya?”tanya Jessi
Leon mengangguk dan Jessi meletakkan baby Kenzo dengan hati-hati diatas pangkuan Leon.
Mora dan Jessica ikut mendekat ke arah ranjang.
“Ingat masih ada 2 bayi yang belum kau sapa”ucap Mora meledek Leon.
“Hy Kenzi..Hy Kylie..”sapa nya
“Tapi aku tidak bisa menggendong mereka bertiga mom”protesnya.
“Siapa yang menyuruhmu menggendong mereka bertiga..kau cukup gendong Kenzo..mommy akan menggendong Kenzi dan daddy akan menggendong Kylie”Kini ketiga bayi telah berpindah tangan.
Tepat pada saat itu,seorang fotografer telah tiba yang di panggil khusus oleh Albert untuk mengabadikan foto bersama keluarga kecilnya.
Bersambung...