The Mafia And My Life

The Mafia And My Life
BAB 47



#happyreading


“Ternyata kalian ingin mengantarkan nyawa kepada ku”gumam Albert sembari memasang smrik khas di wajahnya yang membuat Emily bergidik ngeri ketika tidak sengaja melihat ke arah tuannya.


Mendapat serangan yang tiba-tiba,orang-orang itu mulai berlari untuk menghindari mobil Albert yang melaju menuju arah mereka.Dengan gerakan cepat Albert membanting stir mobilnya ke arah kanan dengan sasaran salah satu dari orang-orang itu,tanpa di ragukan lagi mobilnya mengenai salah satu dari mereka dan Albert menghimpit orang itu di antara mobil miliknya dan mobil milik para penjahat.


Bbrraakk....


Darah segar mulai mengalir di kaca mobil Albert.Tidak puas sampai disana,kembali ia memundurkan mobilnya dan memutar balik agar mobilnya dapat membelakangi mobil para penjahat itu.Segera ia turunkan kaca mobilnya dan tangannya mulai menyembul keluar.Dengan bidikan yang tepat,ia menembakkan pistolnya sebanyak 4 kali.


Ddoorr...ddoorrr...ddooorr...ddoorr


Satu tembakan mengenai kepala salah satu penjahat.Tembakan kedua tepat bersarang di dada kiri penjahat lainnya,begitu pun dengan tembakan ke tiga dan keempat yang berhasil melubangi bagian-bagian inti pada tubuh manusia.


Merasa keadaan sudah aman,Albert turun dari mobilnya diikuti oleh Emily,Albert ingin memastikan bahwa lawannya benar-benar sudah kalah.Tanpa di duga 1 mobil datang menghampiri mereka,rupa nya mereka adalah teman-teman dari penjahat yang berhasil Albert taklukkan.


“Kembali ke mobil”perintah Albert ketika menyadari keadaan mulai memburuk.


Ddoorr...


Peluru dari salah satu penjahat melesat ke arah Albert dan berhasil mengenai lengan kanan Albert.


“Akh..”pekik Albert ketika peluru itu bersarang di lengan kanannya.


Kini mereka berdua berlari menuju arah belakang mobil,deru nafas dari kedua nya mulai terdengar.Mata Emily membulat sempurna ketika melihat darah mulai mengalir dari balik jas yang Albert kenakan.


“Tuan tangan anda..”mengulurkan tangan untuk menyentuh lengan Albert yang terluka.


“Aakkhh...jangan hiraukan aku..tetaplah fokus dan ketika ada kesempatan serang mereka”perintah Albert sambil memegangi lengannya yang terluka.


Kkrraakk...


Tanpa komanda dari tuannya Emily merobek ujung lengan baju yang ia gunakan dengan pisau yang di berikan oleh Albert.Dengan telaten ia menutup luka Albert dengan kain agar darah yang keluar tidak terlalu banyak.


Untuk beberapa saat pandangan mereka bertemu.


Deg..deg..deg


Jantung Emily berpacu 2 kali lipat dari biasa nya,hingga saat ini Albert pun dapat mendengar jelas suara detak jantung Emily.Sepersekian detik kemudian Emily tersadar dan kembali fokus ke tangan Albert.


Dengan tekad dan keberanian yang ia kumpulkan,diambilnya pistol yang sedari tadi dipegang oleh Albert dan Emily mulai mengarahkan pistol itu ke arah lawan.Dia mulai menembak,namun sialnya satu pun dari peluru nya tidak berhasil mengenai sasaran dengan tepat.


Tanpa aba-aba ia keluar dari tempat persembunyiannya dan menantang para penjahat itu.


“Jika kalian berani hadapi aku dengan tangan kosong”teriaknya dengan lantang.


“Gadis bodoh..sial kenapa aku harus berhadapan dengan situasi yang seperti ini”gerutu Albert


“Hahaha...lihat perempuan itu menantang kita”ucap salah satu dari penjahat itu diikuti dengan gelak tawa dari teman-temannya.


Dengan bodohnya para penjahat itu membuang senjata mereka dan mulai mendekat ke arah Emily.Salah satu dari mereka mulai menjulurkan tangan untuk menyentuh Emily,namun siapa sangka Emily menangkis tangan sang penjahat dengan sangat keras.


“Kurang ajar..!!!”teriak penjahat itu.


“Hajar perempuan ini tanpa ampun”perintah penjahat berbadan besar yang merupakan ketua dari para penjahat itu.


Dengan menghela nafas sejenak,Emily mulai memasang kuda-kuda.Mereka mulai menyerang dengan penuh emosi,pukulan-pukulan keras mulai mereka layangkan ke arah Emily namun semua itu bisa di tangkis dengan mudah olehnya.


Tubuh mungilnya bergerak lincah kesana kemari menghindari setiap pukulan serta tendangan yang ia dapat bertubi-tubi.Tidak ingin kalah,ia mulai membalas serangan dengan tendangan keras yang tepat mengenai dada para musuh dan membuat mereka tersungkur ke atas aspal.


“Jangan bergerak...!!!atau ku tembak kau!!!”teriak ketua penjahat yang menodongkan pistol ke arah Emily.


Bbuuggghhh...


Tendangan keras dilayangkan salah satu penjahat dan tepat mengenai dada Emily hingga membuatnya jatuh tersungkur.


“Hahahaha sudah kubilang bukan..perempuan hanyalah makhluk lemah tak berdaya”ejek ketua penjahat sembari menodongkan pistol ke arah kepala Emily.


“Kau salah bermain-main dengan kami...sekarang pergilah ke nereka sana”geram penjahat itu.


Ddooorrr.....


Bersambung...


*Hallo readers jangan lupa tinggalkan jejak dengan cara like dan komen**💕💕*


Semakin banyak masukan


*semakin semangat untuk menulis**❣️❣️*