The Mafia And My Life

The Mafia And My Life
BAB 48



#happyreading


Ddoorr..


Seseorang ambruk begitu saja setelah peluru berhasil bersarang di bagian kepala nya.


“Apakah aku sudah di surga saat ini?”gumam Emily dalam hati dengan kedua mata tertutup rapat.


Ddoorr...ddoorrr


Dua tembakan kembali terdengar dan berhasil melumpuhkan dua penjahat yang masih terdiam karena ketua mereka sudah tewas terlebih dahulu.


“Cepat bangun dan pergi dari sini”perintah Albert pada seorang gadis yang terlihat seperti orang bodoh saat ini.


Dengan sedikit keraguan di dalam hati,Emily mencoba membuka salah satu mata nya ketika mendengar suara yang tidak asing baginya.


“Kenapa suara malaikat sama seperti suara tuan Albert ya?”gumam nya dengar posisi yang sama.


Ttiiittttt....


Suara klakson akhirnya menyadarkan Emily,ia terlonjak kaget dan segera membuka mata lebar-lebar.Memperhatikan sekeliling untuk memastikan bahwa diri nya benar-benar masih hidup.


“Naik atau ku tinggalkan kau sendiri disini”teriak Albert dari dalam mobil.


Mendengar ancaman itu,ia berdiri dan berlari ke arah mobil sambil memegangi perutnya yang masih berdenyut nyeri akibat tendangan penjahat tadi.


“Saya kira...saya sudah benar-benar bertemu malaikat hari ini tuan..untung ada tuan..terima kasih karena telah menyelamatkan saya tuan.”oceh Emily yang membuat Albert memutar bola mata malas.


“Tapi bagaimana bisa tuan mengambil pistol itu “tanya Emily sedikit heran,mengingat jika penjahat tadi tidak memberi kesempatan untuknya sekedar menarik nafas.


“Aku tidak seceroboh dan sebodoh dirimu untuk menyerang musuh..saat mereka sibuk melawan mu,aku menggunakan kesempatan itu untuk mengambil pistol dan menembak ketika musuh mulai tenang.”jelas Albert.


Emily hanya manggut-manggut menanggapi penjelasan dari tuannya,sama sekali tidak berniat untuk menjawab lagi.


Mobil kembali melaju dengan kencang menuju mansion megah milik Albert,semua orang sudah berkumpul menunggu kepulangan Albert.


“Bereskan kekacauan yang terjadi di jalan x”perintahnya sembari melangkah untuk menuju ke atas.


Dengan cepat Clifton merogoh saku celana nya,mengambil benda kotak untuk menghubungi anak buahnya.Tanpa Clifton sadari bahwa saat ini tuannya tengah terluka dan harus cepat ditangani.


“Selama malam nona”sapa nya kepada seorang wanita yang baru saja masuk kedalam mansion.


Clifton mengernyitkan dahinya melihat keadaan Emily yang sangat berantakan dan dipenuhi bercak darah di seluruh kemeja putih yang ia kenakan.


“Apa yang terjadi nona?”mulai khawatir ketika melihat keadaan Emily.


“Segerombolan penjahat menghadang kami di jalan sepi ketika hendak kembali ke mansion,jumlah mereka sangat banyak namun semua itu sudah ditangani oleh tuan Albert,meskipun tuan Albert tadi terkena lu...”Emily menghentikan penjelasannya ketika mengingat luka Albert belum mendapat penanganan.


“Astaga Clifton,,panggilkan dokter Dion..tuan Albert terluka di bagian lengannya”tanpa menunggu jawaban dari Clifton,Emily berlari ke atas untuk melihat kondisi tuannya.


Beruntung saat ini dokter Dion sudah berada di mansion,sehingga Clifton tidak perlu report untuk memanggilnya lagi.


Emily berlari menaiki setiap anak tangga dengan cepat.Ia masuk ke kamar Albert tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu karena ia benar-benar sangat khawatir saat ini.Setiap ruangan yang ada dikamar tersebut tidak luput dari mata Emily hingga tersisa 1 ruangan yang belum ia periksa yaitu kamar mandi.


Dengan rasa khawatir yang sudah memuncak Emily membuka pintu kamar mandi dan ia benar-benar terkejut setelahnya.Bagaimana tidak saat ini ia sedang di hadapkan dengan pemandangan yang indah namun berhasil membuat seluruh badannya merasa panas dengan wajah yang merona merah.


Untuk beberapa saat ia terdiam melihat pemandangan roti sobek yang terlihat semakin indah dibawah guyuran air shower.Ia menelan salivanya dengan sangat susah.


“Kemarilah..bantu aku membersihkan badanku”perintah Albert yang sadar akan kedatangan Emily.


Bersambung...


*Hallo readers jangan lupa tinggalkan jejak dengan cara like dan komen**💕💕*


Semakin banyak masukan


*semakin semangat untuk menulis**❣️❣️*