The Mafia And My Life

The Mafia And My Life
BAB 52



#happyreading


Di sebuah ruangan yang di dalamnya hanya terdapat komputer beserta peralatan canggih lainnya,duduklah seorang wanita cantik yang tengah sibuk melentikkan jari nya di atas keyboard.


Ia sedang menyelesaikan tugas yang diberikan oleh seseorang yang sudah membayarnya mahal untuk sebuah pekerjaan yang menurutnya sangat lah mudah.


“Done..”ia menyandarkan tubuhnya sejenak ketika merasakan pegal di sekujur tubuhnya.


Setelah memastikan semuanya sudah benar-benar selesai,segera ia merogoh saku celana mengambil handphone untuk menghubungi seseorang.


“Aku sudah menyelesaikan sesuatu yang kau minta”ujar nya pada seseorang di sebrang sana.


“.......”


“Baiklah aku harap kau menyelesaikan semua nya dengan cepat agar aku bisa pergi dari negara ini...satu lagi aku ingin kau memberikan semua yang aku minta saat ini juga.”


Tut..tut..tut..


Ia menutup sambungan telepon tanpa menunggu jawaban dari seseorang yang ia hubungi.


Di sisi Justin


Ia tengah sibuk menyiapkan segala sesuatu untuk menjalankan rencana yang sudah ia susun dengan rapi.


“Ada apa?”Ekspresi nya terlihat begitu serius ketika mendapat telepon dari seseorang.


“Ini berita yang sangat bagus..aku semakin mudah untuk menjalankan rencana ku”ia benar-benar senang setelah mendapat kabar dari sang penghianat.


“Baiklah tetap awasi keadaan disana..dan juga aku akan memutus komunikasi ku dengan mu sehari sebelum aku menjalankan rencanaku..aku tidak ingin kau ikut andil didalamnya.”perintahnya dengan tegas melalui sambungan telepon


Setelah menerima laporan dari sang penghianat segera ia menghubungi chiko untuk melanjutkan misi nya.


“Ada apa tuan memanggil saya”sapa chiko


“Perintahkan kepada wanita itu untuk meretas handphone milik adik iparku”perintahnya


“Baik tuan..maaf tuan saya ingin menyampaikan informasi mengenai sesuatu yang anda minta.”


“Apakah dia sudah menyelesaikannya?”


“Sudah tuan..saya siap menerima perintah tuan selanjutnya.”


“Baik tuan segera saya laksanakan”


Chiko membungkukkan badan memberi hormat kepada tuannya dan berlalu pergi meninggalkan ruangan itu.


“Kita mulai permainan ini wheeler”Justin tersenyum sinis ketika membayangkan rencana yang ia susun akan segera ia mulai.


****


Ditempat lain,semua karyawan di perusahaan wheeler corp tengah sibuk berkutat di depan komputer karena saat ini sistem keamanan mereka sedang di retas oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab.


“Kurang ajar...siapa yang berani bermain-main dengan perusahaanku”teriak Albert marah.


“Maaf tuan sepertinya saya tidak bisa menangani masalah ini karena seseorang yang berada di balik semua ini sangatlah hebat”Clifton menundukkan kepala nya sebagai ungkapan rasa bersalah karena tidak dapat menyelesaikan masalah ini.


“Arrgghhh...sepertinya aku harus meminta bantuan Dannis”Albert benar-benar frustrasi akan hal ini.


Tidak ingin membuang waktu lebih lama,ia mengambil handphone yang berada di atas meja kerja nya.


“Ada apa Albert?”Suara Dannis santai


“Perusahaanku sedang di retas oleh seseorang”ucapnya dengan raut muka yang emosi


“Hey..bukankah kau mempunyai seorang hacker handal di perusahaanmu?”ledek Dannis


“Aku sedang serius...cepat kau selesaikan semua ini aku tidak mau tahu”tanpa menunggu jawaban dari Dannis,Albert sudah menutup sambungan telepon terlebih dahulu.


Di sisi lain Dannis mulai menjalankan perintah dari Albert.Mata nya mulai menatap layar komputer dengan serius.Beberapa kali tangannya bergerak kesana kemari dengan jari-jari yang mulai aktif menekan setiap tombol yang berada di keyboard.


“Sepertinya dia bukan orang yang sembarangan”gumam dannis.


Sudah hampir 10 menit waktu yang ia habiskan di depan layar komputer miliknya.Tiba-tiba sebuah tulisan muncul di layar komputernya dan sontak hal itu membuatnya terkejut.


“HELLO DADDY”


Dahi nya mengkerut,alisnya terangkat ke atas.Saat ini Dannis merasa bingung dengan apa yang terjadi.Setelah tulisan itu muncul,sistem keamanan perusahaan Albert sudah kembali normal tanpa ia utak Atik.


“Siapa sebenarnya orang yang berada di balik ini semua..dan ini kenapa dia menulis kata-kata ini.”gumam Dannis yang masih bingung dengan apa tang terjadi.


Bersambung....