The Mafia And My Life

The Mafia And My Life
BAB 49



#happyreading


“Tuan...orang-orang yang kita kirim telah habis dibantai oleh Albert”lapor chiko kepada Justin.


“Tidak masalah...aku tidak berniat untuk membunuhnya..aku hanya ingin memberi dia sedikit pemanasan”ucap santai Justin menanggapi latihan dari tangan kanannya.


“Segera kita mulai rencana kita chiko..pulangkan putri ku secepat mungkin”perintahnya sembari tersenyum sinis.


“Baik tuan”


*****


Ditempat lain seorang gadis tengah berjalan dengan kaki yang sedikit gemetar dan kepala yang tertunduk ke bawah.Ia terlalu malu untuk mengangkat kepala nya melihat pemandangan indah di depan sana.


“Buka kain ini dari tanganku”perintah Albert


Emily mengangkat tangannya dengan ragu-ragu,berusaha meraih kain yang melilit di tangan Albert.Ia memalingkan wajahnya menghadap ke dinding kamar mandi karena ia benar-benar sangat malu saat ini.


Albert tersenyum melihat tingkah laku gadis yang tengah berusaha membuka kain yang melilit di lengannya,hingga sebuah ide jahil terlintas di kepala nya.


“Bagaimana bisa kau membuka kain ini jika kau tidak melihatnya..apa dinding itu terlihat lebih menarik dari pada tubuhku ini”goda Albert


“Astaga apa lagi ini..aku benar-benar sangat malu”gumam Emily dalam hati.


Tidak ingin membantah ucapan dari tuannya,ia melihat ke arah lengan Albert dan mulai membuka lilitan kain itu dengan hati-hati agar tidak menyakiti Albert.


Entah dorongan dari mana,tiba-tiba Albert menarik tubuh mungil Emily kedalam guyuran shower.Alhasil baju yang ia gunakan seketika basah menampilkan lekuk tubuhnya yang begitu sempurna.


Melihat pemandangan itu membuat jiwa laki-laki Albert memberontak.Karena dorongan dari nafsu nya,tanpa di duga-duga Albert mencium bibir Emily.


Mata coklat Emily membulat sempurna menerima serangan dari tuannya.Ia tidak bisa bergerak karena keterkejutan yang ia alami.


Rasa manis mulai Albert rasakan ketika ia mengangkat bibirnya dari bibir Emily.Seolah merasa candu,ia kembali melakukan aksi yang sama namun kali ini dengan sedikit pag*tan kecil.


Emily mencoba menahan dada bidang milik Albert ketika ia merasakan bahwa saat ini ia tengah berada dalam bahaya.Bukannya berniat melepaskan ciumannya,Albert semakin memperdalam ciumannya,ia memegang bagian belakang leher Emily dan sedikit menekannya untuk memperdalam ciumannya.


Hawa kamar mandi berubah menjadi sedikit panas karena aksi Albert dan Emily.Nafsu semakin menguasai keduanya,hingga tanpa sadar Emily memejamkan mata menikmati sentuhan yang diberikan oleh Albert.


Kini bibir Albert mulai menjelajah turun ke leher jenjang milik Emily,tidak lupa ia meninggalkan jejak kemerahan di leher putih Emily.


Otak Emily ingin memberontak menerima perlakuan tuannya namun tubuhnya benar-benar menikmati sentuhan tangan Albert yang semakin membuatnya melayang kemana-mana.


Jantung Emily berdetak sangat kencang,tubuhnya semakin terasa panas.Ia benar-benar dibuat melayang dibuatnya.


“Kenapa aku sangat menyukai sentuhan ini...dan ini detak jantungku berdetak sangat cepat..apa aku menaruh hati pada tuan Albert”gumam Emily dalam hati dengan mata yang masih terpejam.


“Sshhh...tu..tuan..tu..ng..gu”ucap Emily tertahan.


Telinga Albert benar-benar tuli untuk saat ini,pikirannya hanya tertuju pada tubuh indah Emily hingga dia melupakan lengan yang tengah terluka.


“Tu..tuan hentikan”Emily berusaha mengembalikan kesadarannya saat ini,meskipun saat ini ia benar-benar menginginkan sentuhan yang lebih dalam lagi dari Albert.


“Tangan anda harus segera di obati”pinta nya sambil merapikan baju yang sudah tidak beraturan.


Albert tersadar dengan ucapan Emily,ia menundukkan kepala menahan hasrat yang sudah diujung tanduk.


“Keluar”perintahnya dengan nada dingin dan ekspresi yang datar.


Merasa mendapat celah untuk melarikan diri,segera ia melangkah keluar dengan tubuh yang masih basah.


Bersambung....


*Hallo readers jangan lupa tinggalkan jejak dengan cara like dan komen**💕💕*


Semakin banyak masukan


*semakin semangat untuk menulis**❣️❣️*