
tiga minggu berlalu sejak rencana resepsi pernikahan alana dan ryshaka ternyata ryshaka benar-benar membuktikan ucapannya untuk wisuda sebelum acara resepsi mereka di gelar tanpa di duga ryshaka lulus dengan IPK yang mendekati sempurna 3,71
hal itu membuat semua orang yang berada di sekeliling ryshaka bangga terutama alana sang istri dan kedua orang tua ryshaka
dan hari ini ryshaka sudah bukan seorang mahasiswa lagi senyum bahagia terpancar dari raut wajah alana karena melihat penampilan ryshaka yang sedang mengenakan toga ada rasa kebanggaan tersendiri di dalam hatinya untuk sang suami tercinta dan kali ini usaha alana tidak sia-sia membuat ryshaka lulus tepat waktu dengan nilai yang lebih dari kata sangat memuaskan
setelah menyelesaikan beberapa rangkaian acara di kampusnya tibalah sesi foto-foto bersama orang-orang terkasih, para sahabat dan para mahasiswa seangkatan ryshaka tentunya
puas berfoto-foto dengan semua teman-temannya kini giliran ryshaka berfoto dengan kedua orang tuanya, terlihat sangat jelas papi arya sangat bangga kepada putra semata wayangnya
"selamat nak, papi bangga sama kamu ternyata kamu bisa membuktikan ucapa kamu untuk lulus sebelum acara resepsi pernikahan kalian di gelar" ucap papi arya menepuk bahu ryshaka
"selamat sayang, anak ganteng kesayangan mami sekarang bukan seorang mahasiswa lagi dan sebentar lagi bakal jadi ayah muda, mami bangga sama kamu ry" mami anna memeluk ryshaka penuh haru
"makasih mi pi, makasih untuk suport kalian selama ini ry bisa sampai di titik ini juga karena suport kalian, ry sayang mami papi" ryshaka memeluk kedua orang tuanya secar bersamaan dengan penuh rasa bahagia
dan sekarang tiba giliran alana yang akan berfoto dengan mantan mahasiswa yang merangkap sebagai suaminya itu
ryshaka tak henti-henti memandang wajah alana yang memang terlihat sangat cantik hari ini
alih-alih berfoto dengan gaya yang elegan ryshaka malah bertingkah nyeleneh dengan tiba-tiba mencium pipi alana saat sang fhotographer mengarahkan kamera ke arah mereka berdua tentu saja hal itu membuat alana melotot tak habis pikir dengan tingkah ryshaka yang tidak bisa di tebak namun bukannya marah alana malah merona kala melihat senyum manis ryshaka terpampang di depan wajahnya saat ini
"jangan melotot gitu mommy, I love you more and more" bisik ryshaka dan mendarat kecupan mesra di kening alana dan hal itu tentu tak lepas dari sorotan kamera yang masih menyorot ke arah mereka dan tanpa menunggu lagi sang fhotographer langsung mengabadikan moment romantis itu
"congratulation sayang, aku bangga sama kamu akhirnya kamu lulus dengan hasil yang sangat memuaskan pasti anak kita di dalam sini juga ikut bangga sama daddy nya" ucap alana sembari mengelus perutnya yang masih rata
dan tanpa di duga alana mengecup sekilas bibir ryshaka dan memberikan hadiah kecil sebagai tanda kelulusan sang suami tentu saja hal itu membuat ryshaka berbinar
"kamu nakal sayang, by the way makasih ya buat hadiahnya makin cinta deh" ucap ryshaka mengambil hadiah yang di berikan alana dan menjawil hidung mancung alana
ryshaka menghembuskan nafasnya kala melihat sosok perempuan yang baru saja berbicara kepadanya
"masih punya muka lo buat nemuin gue sama istri gue hah?" sentak ryshaka dengan tatapan tajamnya
"gu,, gue mau sekalian minta maaf sama lo dan bu al" sahut marisa itu terbata-bata
marisa sengaja menemui ryshaka dan alana untuk meminta atas kejadian dimana dirinya secara sengaja menyebarkan berita bahwa alana adalah serang dosen penggoda yang butuh belaian sampai akhirnya ryshaka masuk ke dalam perangkap alana sampai membuat alana hamil namun setelah berita itu di tepis oleh ryshaka dan mengumumkan bahwa ryshaka dan alana sudah resmi menikah sejak delapan bulan kebelakang membuat marisa dan semua mahasiawa yang sudah memojokan alana merasa sangat malu dan bersalah hingga akhirnya mereka semua berbindong meminta maaf kepada alana dan ryshaka seperti yang di lakukan marisa saat ini
"basi lo" sinis ryshaka
"gue tahu gue udah keterlaluan tapi sungguh gue nyesel dan gue bener-bener minta maaf tulus sama lo dan bu al, gue gak berharap lo mau maafin gue sekarang setidaknya beban gue udah sedikit berkurang karena udah minta maaf sama lo, dan untuk bu al saya mohon maaf yang sebesar-besarnya bu karena sudah mencoreng nama baik ibu saya hanya tidak rela melihat ry lebih memilih ibu ketimbang saya yang sudah bertahun-tahun cinta sama dia, saya harap ibu mau memaafkan saya"
"jangan percaya yank dia tuh licik, pura-pura minta maaf tapi nanti bikin ulah lagi udah lah gue udah muak sama semua drama menjijikan yang udah lo buat cha, cinta sih cinta tapi jangan bikin otak lo be go juga kali" celetuk ryshaka membuat hati marisa begitu sangat sakit
"saya maafkan kamu marisa terlepas permintaan maaf kamu tulus atau malah ada udang di balik batu saya menghargai usaha kamu, semoga ini yang terakhir kalinya kamu membuat ulah kamu harus bisa mengikhlaskan seseorang yang memang tidak di takdirkan bukan untuk kamu milikki, kamu pasti paham dengan maksud ucapan saya kan" ucap alana membuat marisa terdiam sedangkan ryshaka hanya menatap alana tak percaya
"ya saya mengerti bu, sekali lagi maafkan kesalahan saya yang sangat fatal ini"
"udah jangan kebanyakan minta maaf lebaran juga masih jauh, kamu juga ngapain sih oake acara maafin dia segala nanti dulu ke nunggu dia krna azab dulu gitu" ketus ryshaka tak ada ramah-ramahnya sama sekali kepada marisa
"sssstttt,,, jangan ngomong gitu dong marisa kan sudah minta maaf hargai sedikit usaha dia, soal dia tulus atau engga biar itu jadi urusan dia sendiri, jangan terlalu lama memendam kebencian gak baik" nasehat alana kepada ryshaka masih kesal dengan ulah marisa
"lanjutkan hidup kamu dengan kegiatan yang lebih bermanfaat dan tidak merugikan orang lain, manfaatkan gelar yang sudah kamu dapatkan dengan susah payah selama empat tahun ini, saya percaya kamu orang baik jangan sampai suatu hari nanti kamu menemukan kembali cinta yang membuat kamu kembali buta dan menutup mata hati kamu, percayalah jodoh terbaik kamu sudah di siapkan oleh Tuhan di luar sana"
alana benar-benar bersikap layaknya seorang dosen kepada mahasiswanya terlepas dari masalah yang pernah marisa buat sampai membuat nama baik alana sebagai dosen terbaik menjadi tercoreng, namun alana mencoba berbesar hati memaafkan marisa yang dengan berani meminta maaf langsung kepadanya dan ryshaka meskipun ryshaka masih enggan untuk memaafkan marisa dan alana pun tidak mau memaksa ryshaka untuk ikut memaafkan marisa juga seiring dengan berjalannya waktu ryshaka juga akan memaafkan alana meskipun bukan sekarang karena alana tahu betul ryshaka bukan tipe orang yang pendendam