Secret Marriage

Secret Marriage
BAB 69



 


 


“Dia hanya kelelahan karena di usia hamil tua seharusnya ibu hamil tidak banyak pikiran dan kelelahan. Sebaiknya biarkan istri anda istirahat,” ucap sang dokter begitu selesai memeriksa Salsa.


Andrian pun menganggukkan kepalanya. “Baik, terima kasih, Dok.”


“Sama-sama, kalau begitu saya permisi.” Ucap sang dokter berlalu keluar dari kamar dan Andrian memegangi tangan Salsa.


“Mas,” Salsa membuka matanya perlahan. “Sudah Mas, dengarkan dulu alasan mereka, Mas.” Pinta Salsa bagaimana pun juga tindakan Andrian tadi mempengaruhi Salsa juga yang sedang hamil tua. Salsa nampak terkejut melihat adegan tadi.


“Maaf, aku tidak akan mengulanginya lagi,” kata Andrian menciumi punggung tangan Salsa. Dia takut akan ada sesuatu lagi yang terjadi pada istrinya.


Salsa pun menolehkan kepalanya ke samping. Di mana Nayla sudah memakai baju kemeja kebesaran milik Yoga. “Aku merindukanmu,” ucap Nayla memeluk Salsa yang berada di sampingnya.


“Aku juga,” ucap Salsa. “Bagaimana keadaanmu?” tanya Salsa begitu melihat wajah Nayla yang masih terlihat sangat pucat.


“Aku belum pulih total. Kakiku terasa lemah sekali dan masih sedikit terasa mati rasa. Mungkin efek dari obat dan hampir 7 bulan aku koma.” Kata Nayla.


“Lalu bagaimana bisa kau memutuskan untuk pulang di waktu dekat. Kau masih harus dirawat di rumah sakit,” ucap Andrian sedikit berapi-api, tapi Salsa menggenggam tangan suaminya membuat Andrian menghela nafas berat.


“Maaf, Sayang.” Bisik Andrian menyembunyikan kepalanya ke leher istrinya. Semakin lama, bisa-bisa dia memecahkan kepala Yoga yang sudah membawa adiknya seenaknya saja.


Nayla pun menggelengkan kepalanya. “Kau tahu aku benci rumah sakit sejak kecil. Aku tidak mau berlama-lama, biarkan aku menjalani pengobatanku di sini bersama orang yang aku cintai.”


Andrian pun terdiam. Benar juga, adiknya tidak menyukai rumah sakit sejak kecil. “Lalu kenapa si brengsek itu…,”


“Mas dia yang menjagaku, dia orang yang pertama kali aku lihat ketika siuman, dia orang yang aku cintai, dia bukan si brengsek yang Mas bilang.” Ucap Nayla menggenggam tangan Yoga yang duduk di sampingnya.


“Maaf Mas, tapi aku rasa aku sudah dewasa. Aku juga berhak menentukan jalan hidupku. Aku juga ingin bahagia sepertimu, Mas.”


“Mas akan menghubungi dokter yang akan mengurus pengobatanmu di rumah dan kau…,” Andrian menatap pada Yoga. “Nikahi adikku secepatnya. Jangan jadi pengecut.” Ucap Andrian lalu mengangkat tubuh Salsa.


“Kita pulang sekarang, Sayang.”  Ungkap Andrian lembut pada Salsa dan Salsa pun melingkarkan tangannya pada leher Andrian. Sebelum Andrian keluar dari kamar. Salsa menghentikan Andrian dan dia mengedipkan matanya pada Nayla.


Naylah mengulum senyumnya, sebenarnya Salsa tidak pingsan benaran. Dia hanya berpura-pura bahwa itu nyata dan tentunya dokter keluarganya sudah Nayla berikan isyarat ketika memeriksa Salsa. Andrian pasti terlalu fokus dan khawatir pada Salsa hingga tak menyadarinya Dasar! Kakanya memang selalu mudah dibodohi!


Setelah Andrian menghilang dari balik pintu kamar. Nayla pun mengelus wajah Yoga yang babak belur. “Biar aku obati,” ucapnya mengambil kotak obat yang tadi sudah Nayla minta Yoga mencarinya.


“Tidak apa biar aku saja,” kata Yoga.


Nayla pun menatap Yoga lalu menundukkan kepalanya. “Maaf karenaku kau harus kena pukulan Mas Andrian.”


“Hei, aku tidak apa-apa.” Kata Yoga menarik wajah Nayla untuk melihat wajahnya. “Aku membiarkannya untuk memukulku karena itulah tugas seorang Kakak. Ketika aku tahu Salsa dihamili dengannya. Aku pun marah dan memukulinya.” Yoga benar, ketika Salsa ketahuan dihamili oleh Andrian waktu itu Yoga memukulinya hingga babak belur.


“Yang jelas, aku akan menikahimu secepat mungkin.” Kata Yoga membuat Nayla langsung dilanda kebahagiaan. Yoga pun memangut bibir Nayla dengan lembut. Hatinya saat ini sudah tidak lagi untuk Salsa melainkan untuk Nayla.


***


CUS EPILOG>>> JANGAN LUPA KOMEN DAN LIKE YUUU


 



Geys! Jangan lupa baca karyaku yang lain loh! Ada 4 karya yang udah selesai jadi jangan takut digantungin heehehe.  Nyesel deh kalau enggak baca wkwkw. Jangan lupa like, komen, share dan juga follow aku ya!


Btw, kalau kalian bingung caranya gimana sih caranya bisa baca karyaku yang lain? Kalian bisa search aja dengan judul di atas atau kalian bisa klik foto profilku nanti pilih karya dan akan muncul karya2ku^^