
alana tertidur kembali setelah meminum vitamin yang di berikan oleh dokter wahyu
badannya begitu lemas serasa tak bertulang setiap makanan yang masuk ke dalam mulutnya langsung di muntahkan lagi karena rasa mual yang tak tertahankan kini di tangan alana di pasangi selang infus karena tubuh alana mengalami dehidrasi hebat
ryshaka semakin yakin bahwa saat ini alana tengah mengandung karena sebelumnya rsyhaka belum pernah melihat alana muntah-muntah sampai begitu parah apalagi ketika alana mencium bau-bau tertentu yang membuatnya mual
rencana ryshaka yang ingin mengajak alana menemui dokter mia pun dia urungkan biarlah nanti setelah kondisi alana lebih baik ryshaka akan mengajak alana memeriksa apakah alana benar hamil atau tidak
ryshaka memang belum diberitahu kalau memang alana benar-benar hamil hanya alana dan papa surya yang mengetahui kalau alana saat ini tengah mengandung
sebenarnya papa surya tidak tega untuk menyembunyikan kabar bahagia ini dari menantunya namun papa surya sudah terlanjur berjanji kepada alana agar tidak memberitahu ryshaka dulu tentang kehamilannya
"ry alana masih marah sama kamu?" tanya papa surya saat melihat raut wajah ryshaka yang terlihat sendu
"sepertinya begitu pa al masih gak mau di sentuh dan gak mau deket-deket sama ry, padahal ry sudah menjelaskan semuanya hanya salah paham namun alana masih kekeuh dengan pendiriannya" sahut ryshaka sendu
"alana memang keras kepala dia tidak akan percaya begitu saja kalau tidak ada bukti atau jangan-jangan kamu memang benar selingkuh?" tuduh papa surya sengaja ingin menggoda ryshaka
"demi tuhan pa ryshaka gak pernah mengkhianati alana berpikir untuk selingkuh saja tidak pernah, alana segalanya untuk ry pa alana sudah cukup melengkapi hidup ry papa sendiri pasti tahu bagaimana bucinnya ry sama anak papa yang keras kepala itu"
"ya semoga selamanya kamu bisa mempertahankan kesetiaan kamu ry karena alana sangat membenci pengkhianatan"
tok
tok
tok
tiba-tiba pintu kamar alana di ketuk papa Surya yang jaraknya lebih dekat berjalan membuka pintu kamar alana
"ada apa bi?" tanya papa surya setelah membuka pintu kamar alana
"ada tamu mencari den ry tuan" sahut asisten rumah papa surya
"siapa?" tanya ryshaka
"namanya jonathan den" jawab bibi
ryshaka segera menghampiri jonathan yang sudah menunggunya di ruang tamu
ryshaka sedikit terkejut karena jonathan tidak datang sendiri melainkan jo membawa wanita yang malam itu yang membuat hubungan alana dan ryshaka kacau
"kenapa lo bawa dia kesini jo?" tanya ryshaka tak suka
"bukannya lo perlu bukti agar bini lo percaya kalau lo gak ada main sama nih perempuan" jawab jo lantang
"lo yakin dia bakalan jujur?" tanya ryshaka sedikit ragu dengan wanita itu
"kalau dia gak jujur gue asingkan dia di pulau afrika sana" sahut jo santai
"ikut gue" ajak ryshaka melangkahkan kaki nya ke kamar alana
jo dan wanita itu mengikuti langkah ryshaka sampai masuk ke dalam kamar alana
terlihat alana yang sudah bangun sedang makan di suapi oleh ariana
alana mengerutkan keningnya ketika melihat ada wanita asing yang tiba-tiba masuk ke dalan kamarnya apalagi wanita itu memakai pakaian yang sangat tidak sopan
ariana memutar bola matanya malas melihat tingkah wanita itu yang kecentilan dan sok paling cantik
"siapa dia?" tanya alana dengan ekspresi wajah yang begitu datar
"dia yang akan menjelaskan semuanya tentang kesalahpahaman kita, aku udah punya bukti kalau aku memang tidak pernah selingkuh" jawab ryshaka
"jangan diam saja cepat bicara" titah jo dengan tatapan membunuhnya
akhirnya wanita itu menceritakan kejadian sebenarnya apa yang sudah terjadi di morena club malam itu
beruntungnya wanita itu berkata jujur tanpa ada yang di kurangi ataupun di lebih-lebihkan
jujur saja alana tidak langsung percaya dengan penuturan wanita itu mengingat wanita itu adalah seorang wanita yang mempunyai perilaku yang tidak baik
"apa yang harus membuatku percaya dengan ucapanmu?" tanya alana
"aku udah jujur mba demi Tuhan" jawab wanita itu
"buktinya?" tanya alana lagi
akhirnya jo memberikan rekaman video cctv pada malam itu pada alana
jo juga memperlihatkan saat wanita itu berbicara sesuatu dengan livy sebelum kejadian itu terjadi
alana memperhatikan setiap gerak gerik ryshaka dari pertama masuk ke dalam club sampai akhirnya pulang dalam keadaan mabuk dan sudah jelas terlihat bahwa memang ryshaka tidak berdekatan dengan wanita manapun apalagi sampai bermain gila
hanya asa sekretaris pak hendro saja disana itupun selalu menempel dengan pak hendro meskipun sekali-kali sekretaris pak hendro mencuri-curi pandang ke arah ryshaka
alana menatap ryshaka yang sejak tadi memperhatikan dirinya sedangkan Ariana hanya diam saja karena memang tidak mengetahui semua yang terjadi antara ryshaka dan alana
"sudah selesai kan? ekeu cabut ya wa" ucap wanita itu
"Ya jangan pernah mau bekerja sama dengan livy lagi kalauingin hidupmu tenang" sahut jo
"maafkan ekeu yang sudah khilaf ya mba cantik, ekeu suka kalap kalau di sodorin duit" ucap wanita itu tertawa
"pergilah, kembali ke habitatmu" usir ryshaka mengibas-ngibaskan tangannya
"peluk dikit boleh kali, sebagai salam perpisahan" seru wanita itu berusaha untuk memeluk ryshaka
"jangan sentuh suamiku" sentak alana
"pelit bener, gue cabut ya thanks's buat bonusnya tampan" ucap wanita itu menjawil dagu jo dan pergi meninggalkan rumah papa surya
ryshaka menghampiri alana yang masih bersandar di headboard tempat tidurnya
ryshaka duduk di samping alana memandang wajah alana yang masih terlihat dingin kepadanya
"udah percaya sama aku sekarang?" tanya ryshaka merangkul bahu alana
"tergantung" sahut alana
"apa hm?" tanya ryshaka lagi
"aku mau jambu jamaica yang sudah matang ry"
"jambu jamaica?" kening ryshaka berkerut
"kamu gak tahu jambu jamaica seperti apa bentuknya?" tanya alana
"mana aku tahu yank denger namanya aja aku baru" jawab ryshaka
"aku gak mau tahu pokoknya mau jambu jamaica langsung di petik dari pohonnya sekarang" rengek alana
"sayang ini masih pagi kamu lagi sakit masa iya pagi-pagi makan jambu"
"ya udah kalau kamu gak mau nyari aku gak mau maafin kamu dan gak akan pulang lagi ke apartemen"
"sayang ih ngancemnya gitu terus"
"terserah kalau kamu gak ikutin mau aku, aku gak mau ketemu kamu lagi" alana memalingkan wajahnya yang sejak tadi di tatap oleh ryshaka
"sayang ayolah jangan marah-marah terus gak capek apa?" tanya ryshaka
"kamu di suruh gitu aja banyak alasan, awas aja kalau anak kamu pas lahir ileran" sungut alana tidak sadar apa yang sudah dia ucapkan
"what anak? maksud kamu?"