
"kalian berdua beresin semua masalah di cafe cari tahu siapa yang udah berani bikin kekacauan di cafe gue" titah ryshaka kepada alex dan rendi
"maksud lu apa ry, kagak ngerti gue" sahut alex mengerutkan keningnya
ryshaka pun menceritakan semua kejadian di cafe nya hari ini kekecauan yang membuat pelanggan setia di cafe nya mulai ragu akan kualitas makanan di cafe milik ryshaka karena gosip yang sudah di buat oleh orang-orang yang tidak jelas asal-usulnya dari mana
ryshaka memanggi dua karyawan pria untuk membantu alex dan rendi menyelidiki semuanya
"gue mau semuanya di usut sampai tuntas jika sampai pelakunya sampai ketemu gue akan kasih bonus yang sepadan" ucap ryshaka sembari memakai kembali jaketnya dan mengambil kunci mobilnya di ataa meja kerjanya
"lau mau kemana?" tanya rendi melihat ryshaka yang sudah bersiap untuk meninggalkan cafe
"gue masih asa urusan yang lain, kalian handle cafe hari ini" jawab ryshaka
"tapi ry...." ucap alex terjeda
"gue percaya sama kalian berdua" ryshaka menepuk pundak rendi dan alex bersama lalu pergi meninggalkan cafe
ryshaka teringat semenjak tadi pagi dirinya belum menanyakan kabar alana karena sibuk mengurus masalah cafe yang lumayan menyita perhatiannya
ryshaka menghubungi jo terlebih dahulu untuk melanjutkan mencari tentang siapa wanita ja lang yang sengaja menempelkan lipstiknya di kemeja ryshaka
setelah mengubungi jo kemudian ryshak menghubungi alana untuk menanyakan kondisi alana karena setahu ryshaka tadi pagi alana sempat muntah-muntah dan wajahnya terlihat sangat pucat ryshaka sangat khawatir kalau alana sakit
"selalu seperti ini kalau sedang marah, jawab telfonnya al aku khawatir" umpat ryshaka tmdi tengah panggilan telfonnya yang lagi-lagi di abaikan oleh alana
"sayang jangan seperti ini aku mohon, kamu baik-baik saja kan tadi pagi wajah kamu kelihatan pucat aku khawatir kamu sakit"
ryshaka mengirimkan pesan kepada alana namun setelah sepuluh menit berlalu alana taj kunjung membalas pesan darinya membuat ryshaka uring-uringan sendiri
"jangan pernah mencoba untuk meninggalkanku alana nathania gunawan sampai mati aku gak akan melepas kamu apalagi karena kesalahan yang tidak pernah aku lakukan, percayalah padaku sedikit saja demi tuhan aku tidak pernah mengkhianati pernikahan kita, aku akan membuktikan jika aku benar-benar tidak selingkuh dan kamu harus siap-siap menerima hukuman dariku karena berani melepas cincin pernikahan kita dan berniat untuk meninggalkanku"
ryshaka kembali mengirim pesan kepada alana yang berharap alana bisa sedikit saja melunak dan tidak keras kepala lagi
ryshaka langsung melesatkan mobilnya ke club yang malam itu dia datangi bersama pak hendro
jonathan yang sudah sampai terlebih dahulu langsung mengajak ryshaka untuk segera masuk ke dalam dan melihat langsung rekaman cctv malam itu bukan hal yang sulit bagi ryshaka untuk dapat melihat rekaman cctv yang tidak bisa di lihat oleh sembarang orang namun dengan uang yang dia miliki ryshaka mampu membungkam para penjaga ruangan cctv itu dan mengijinkan ryshaka untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi pada malam saat ryshaka sedang mabuk parah
petugas itu membuka satu persatu rekaman pada malam itu tanpa ada yang terlewat satupun
mata ryshaka langsung memicing ketika melihat video dirinya yang sedang di papah oleh jonathan karena mabuk
ryshaka terus mengamati setiap gerak-geriknya dalam video itu sampai tiba pada saat ada seorang wanita yang jalan sempoyongan menghampiri dirinya dan dengan sengaja menjatuhkan tubuhnya memeluk erat tubuh ryshaka
ryshaka melihat ada kejanggalan dengan wanita itu dan berpikir jika wanita itu yang sudah sengaja menempelkan lipstik di kemeja ryshaka
tapi untuk apa???
"siapa wanita itu?" tanya ryshaka kepada penjaga di ruangan cctv itu
"dia penari striptis di club ini bos" sahut orang itu
"pantas saja bajunya seperti kurang bahan seperti itu" sinis ryshaka menatap jengah ke relaman cctv itu
"apa anda berniat membookingnya? saya bisa membantu anda kalau anda mau" tawar penjaga itu
"ya aku mau, pesankan ruangan vvip untukku dan dia besok malam pastikan dia harus datang" bukan ryshaka yang menjawab melainkan jonathan
"jo lu udah gila mau main sama cewek begituan?" bisik ryshaka bergidik ngeri
"lu diem aja ini biar jadi urusan gue" sahut jonathan
"besok malam pukul sepuluh suruh dia untuk menemuiku" sahut jonathan di balas anggukan oleh petugas itu
setelah memberikan kartu namanya kepada petugas itu jonathan menarik tangan ryshaka untuk segera pergi dari tempat lak nat itu
tidak lupa jonathan juga memberikan beberapa lembar uang berwarna merah sebagai tanda terima kasihnya karena sudah mau membantu ryshaka dan dirinya
jo yang datang dengan menggunakan taksi kini pergi pulang bersama dengan ryshaka dengan mobil ryshaka menuju apartemen milik ryshaka
sementara alana kini sedang menangis histeris di kamarnya di temani oleh ariana
ariana sendiri bingung karena alana tiba-tiba menangis saat ariana menyebut nama ryshaka ariana berpikir jika sudah terjadi sesuatu kepada kakak iparnya itu
"kakak itu sebenarnya kenapa sih? lagi berantem sama kak ry?" tanya ariana
"ry selingkuh na, kakak sakit hati" rengek alana layaknya anak kecil yang sedang menangis
"impossible" sahut ariana
"kenapa kamu bisa ngomong kayak gitu na, kakak lihat sendiri kalau di kemeja kakak ipar kamu ada noda lipstik wanita lain" ucap alana masih terisak
"kak ry itu cinta mati sama kak al, aku tahu banget kok gimana bucinnya kak ry sama kakak udah deh kakak baikan aja sama kak ry ya"
"kamu malah ngedukung ry daripada kakak kamu sendiri na"
"ya harus dong kak kalau kakak masih marahan sama kak ry nanti aku gak jadi di beliin motor vespa yang aku mau itu"
"astaga" alana menepuk keningnya tak percaya dengan ucapan polos ariana
"kamu keluar sana kakak capek mau istirahat" usir alana kepada ariana
"kakak ngusir nana?" tanya alana
"iya, kamu aja jahat sama kakak" sahut alana menutup pintu kamarnya dan menguncinya dari dalam
"kak alana kenapa sih kok kayak bocah gitu sama sekali bukan kak alana banget" gumam alana berjalan menuju kamarnya
alana termenung di dalam kamarnya, pikirannya tertuju dengan pesan ryshaka yang tadi siang ryshaka kirimkan
apa alana harus percaya begitu saja dengan ryshaka
"sayang kamu dimana? kenapa gak pulang ke apartemen?"
tanya ryshaka melalui pesannya
"***di rumah papa"
^^^"aku jemput ya?" ^^^
"aku gak mau ketemu sama kamu"
^^^"kenapa?" kamu masih marah sama aku?" ^^^
"aku benci sama kamu, aku gak mau deket-deket sama kamu"
^^^"sayang***"'^^^
ryshaka langsung melakukan panggilan video namun alana menolaknya, entah kenapa tiba-tiba alana merasa benci pada ryshaka namun dengan secepat kilat kebencian itu bisa berubah jadi rasa rindu