
sore ini setelah pulang mengajar alana di jemput ryshaka untuk ke rumah papa surya karena semalam ariana meminta alana untuk makan malam bersama di rumah papa surya untuk merayakan hari spesial bagi ariana karena ariana mendapatkan nilai ujian tertinggi di seluruh sekolah menengah pertama yang berada di kota jakarta
alana bangga karena adiknya begitu cerdas meskipun tanpa bimbingan dari sang mama begitupun dengan papa surya yang sangat jarang menemani ariana untuk sekedar belajar karena kesibukan papa surya yang selalu pergi ke luar atau ke luar negri untuk kepentingan perusahaannya
hari ini ryshaka sendiri tidak pergi ke kampus karena ada pertemuan penting dengan kliennya yang sedang melakukan proyek pembangunan tempat wisata sekaligus resort yang baru akan berjalan setelah hampir dua bulan mengalami kendala dengan terpaksa pembangunan proyek itu di mundurkan dari jadwal yang seharusnya
itulah salah satu penyebab kenapa ryshaka tidak begitu fokus dengan urusan kampusnya karena ryshaka tidak ingin proyek yang sedang dia tangani saat ini akan gagal mengingat ryshaka sudah menggelontorkan dana yang lumayan besar untuk proyek ini
alana pun belum mengetahui tentang ini makanya alana hanya bisa marah-marah kalau ryshaka menyepelekan urusan kampus tanpa bertanya terlebih dahulu apa alasannya
"lho kamu gak ikut bimbingan hari ini?" tanya alana melihat penampilan ryshaka yang mengenakan stelan jas
"engga yank aku habis bertemu dengan klien penting" jawab ryshaka jujur
"selalu alasannya seperti itu, kapan kamu mau lulus kalau banyak alasan terus seperti ini"
"ini proyek besar yank aku gak mau sampai gagal, aku udah ngeluarin banyak dana untuk proyek pembangunan ini"
"pembanguan apa? kok gak pernah cerita?" tanya alana lagi
"nanti aku cerita kalau sudah sampai rumah" sahut ryshaka mengajak alana masuk ke dalam mobilnya
sesampainya di rumah papa surya alana langsung di sambut oleh papa surya, darwin, renata dan juga si kecil shakira tidak lupa mertua alana juga turut hadir atas undangan papa surya
sedangkan ariana masih berkumpul bersama temannya-temannya sebagai acara perpisahan karena setelah ini sebagian teman-teman ariana akan melanjutkan sekolahnya di luar kota bahkan ada yang sampai ke luar negri
mami mertua alana langsung memeluk alana karena sudah hampir satu bulan alana dan ryshaka tidak pernah berkunjung ke rumah orang tua ryshaka
"mami rindu sayang kenapa gak pernah ke rumah lagi?" tanya mami mertua alana
"maaf mi aku sama ry sibuk akhir-akhir ini" jawab alana kikuk
"ayok ngobrolnya lanjut di dalam" ajak papa surya mengajak semuanua untuk masuk ke dalam rumah
"aunty" teriak shakira berlari menyambut alana
"ponakan aunty makin embul aja di kasih makan apa sama mommy?" tanya alana langsung menggendong shakira dan menciumi pipi shakira gemas
shakira hanya menjawab dengan menciumi pipi alana sampai basah karena air liurnya
semuanya kini telah berkumpul di ruang keluarga untuk sekedar melepas rindu dan bercengkrama membahas apapun membuat mereka tidak kehabisan topik pembicaraan
darwin terus saja menggoda ryshaka karena sejak datanh ryshaka tidak ingin jauh-jauh dari alana ryshaka terus menempel seperti prangko kepada alana
"ry kenapa gak di borgol sekalian biar alana gak lepa?" tanya darwin tersenyum meledek
"di borgol pake cinta ya kak" sahut ryshaka tertawa renyah
"kapan kalian mau ngasih cucu?" seloroh papi arya yang baru mengeluarkan suarnya
"secepatnya pi masih dalam proses" sahut ryshaka
"harus rajin-rajin tuh bercocok tanamnya biar cepet tumbuh ryshaka junior" timpal darwin
"selesaikan dulu kuliah kamu baru mikir jadi hot daddy" ledek papa surya
"jika bisa di jalani dua-duanya kenapa tidak pa" sombong ryshaka
"emang kamu mampu?" tanya papa surya
"mampu selagi al berada di samping ry dan tidak akan pernah meninggalkan ry sampai kapanpun" sahut ryshaka mantap
"bicaramu seperti orang benar saja ry"
papa surya memang sudah menganggap ryshaka seperti anaknya sendiri makanya di antara mereka sudah tidak ada kecanggungan sama sekali papi arya yang sudah tahu hubungan ryshaka dan papa surya sudah begitu dekat hanya menggelengkan kepalanya melihat besan dan anak semata wayangnya beradu mulut dan saling melempar sindiran
"pa nana kemana kok gak keliatan?" tanya alana yang baru sadar jika ariana tidak ada di antara mereka
"masih ada acara sama teman-temannya sebentar lagi juga pulang" jawab papa surya "kamu ngapain masih disini? sana bantuin mami mertua sama kakak ipar kamu bukan nganggur disini" usir papa surya membuat alana mencebikan bibirnya
"aku bantuin mami sama kak renata dulu ya di dapur" bisik alana kepada ryshaka yang masih di dengar oleh papa surya
"gak usah ijin segala kayak mau pergi jauh saja kamu al" hardik papa surya
"dih papa iri ya gak punya pasangan" ledek ryshaka mendelik
"ry yang sopan kamu bicara sama mertua kamu" tegur papi arya
"sudah biasa ar anak kamu ini selalu tidak sopan dan selalu merepotkanku benar-benar menantu kurang ajar" sahut papa surya blak-blakan
bukannya marah papi arya malah tertawa mendengar ucapan papa surya yang menyebut ryshaka sebagai menantu kurang ajar, papi arya malah bersyukur karena sekarang dia mempunyai teman untuk menghadapi tingkah ryshaka yang selalu membuat mereka naik darah namun terlepas dari ryshaka yang bersikap menyebalkan dan semaunya sendiri papi arya dan papa surya bangga kepada ryshaka karena di usianya yang masih muda bisa menjalankan bisnis dan menjalani pendidikanmya di waktu yang bersamaan bahkan ryshaka masih sempat mengurus bisnisnya yang lain seperti tempat gym dan cafe miliknya yang dia bangun tanpa bantuan dari kedua orang tuanya
"malam semua maaf aku pulang terlambat" ucap ariana yang baru pulang dan mencium punggung tangan semua orang yang ada di sana satu-persatu
"tidak apa-apa acara makan malamnya juga belum di mulai" sahut papa surya
"kak al I miss you" teriak ariana sedikit berlari ke arah alana dan langsung memeluknya
"I miss you too sayang, selamat ya adik kakak sudah lulus dengan nilai terbaik kakak bangga sama kamu na" ucap alana membalas pelukan hangat ariana dan mengelus puncak kepala ariana dengan sayang
"kakak harus kasih hadiah buat aku" pinta ariana
"apapun untuk adik kesayangan kakak akan kakak kasih" sahut alana menjawil dagu ariana
"janji ya" ucap alana mengangkat jari kelingkingnya
"promise" sahut alana menautkan kari kelingking ariana dengan jari kelingking miliknya
"sana salim dulu sama mami ranti dan kak renata" titah alana
dengan sedikit berlari ariana menghampiri mami ranti dan juga renata
ariana langsung menyalami punggung tangan keduanya
renata langsung memeluk tubuh ariana dan mengucapkan selamat atas prestasi yang sudah di raih oleh adik iparnya itu begitu dengan mami ranti yang ikut merasa bangga dengan adik dari menantunya itu