Princess Connect

Princess Connect
Tujuh Puluh Tujuh



Fall in heart can not choose. God chose. We are just victims. Disappointment is a consequence. Happy is a bonus.


🍁🍁🍁


"Kau datang dengan anak kita sayang ?" Tanya Briana merayu suaminya di backstage setelah selesai acara.


"Tidak, aku datang sendiri menangkapmu" Goda Maxim


"Hei aku tidak kabur, aku sudah pamit pegawaimu" Jelas Briana dengan nada tinggi.


"Aku suamimu, kenapa kau meminta ijin Pegawaiku ?" Bentak Maxim dengan kesal


"Bagaiman aku meminta ijin darimu, kau sedang bermesraan dengan wanita lain" Umpat Briana tak kalah kesal.


Kali ini di meninggalkan Suaminya dan pergi mencari sahabatnya.


Maxim mengikuti langkah istrinya, meski berjalan tak sejajar tapi dia berusaha mendekati Briana yang sedang kesal.


"Ayo kita pulang nenek !" Ajak Briana kepada Clara.


"Kalian mau pulang kemana ? aku bisa mengantar kalian" Bujuk Maxim meminta simpati Istrinya.


"Mona sedang menunggu kami" Jawab Clara.


Clara mengajak Briana ke luar tempat acara dan meninggalkan Maxim dibelakang.


Diluar tempat acara sudah menunggu Mona dan seorang supir mereka.



Sebuah Limousine berwarna putih terparkir di depan lobby red karpet. Di dalam mobil tersebut duduklah wanita cantik dan seorang pria di kursi penumpang mobil tersebut mereka yakni Mona dan Suaminya yang bernama Lucas.


"Oma kau merindukan kami ?" Goda Briana dan Clara kompak bersamaan.


"Tentu saja, kau sudah menghabiskan uangmu untuk kita " Sindir Mona antusias.


Kedua sahabatnya itu lalu masuk ke Mobil tersebut dan saling berpelukan.


"Kau bersama suamimu ?" Tanya Mona kemudian saat dia melihat seorang pria tak asing baginya berdiri di depan Mobil mereka.


"Dia menyusulku kemari " Sahut Briana dengan kesalnya.


"Hai Max.." Sapa Mona dengan tebal Muka


"Apa aku dan Bram diijinkan bergabung ?" Sindir Maxim sambil melirik tajam ke arah Istrinya.


"Oh ... Sure, you're special guest for Briana" Goda Mona sambil mencubit pinggang Briana sahabatnya.


"Jangan berbelit belit Max.." Sindir Briana yang masih menunjukkan muka masamnya.


Kesempatan tersebut tak disia siakan oleh kedua pria dewasa tersebut untuk masuk ke dalam mobil mewah tersebut.


"Mobil keluarga Rodriguez ini memang luar biasa.." Puji Maxim sambil melihat lihat interior mobil tersebut.



"Kau baru menyadari betapa kayanya keluarga istrimu ?" Goda Clara membaca ekspresi Briana dan Maxim saat ini.


"Kalian ingin kemana ?" Tanya Bram memecah keadaan yang mencekam.


"This is Brazil !!" Jawab Briana menirukan logat Dominic Toretto yang diperankan Oleh aktor hebat Vin Diesel dalam film Fast Furious seri ke lima yang berjudul Fast Five.


"Let's have fun guys .." jawab Para Ciwi ciwi yang memang sudah merencanakan jadwal mereka.


Driver Limousine mengantar mereka kesebuah tempat terkenal di Rio De Janeiro yaitu Petropolis.


Petropolis adalah sebuah kasino terkenal di kota Rio De Janeiro, Meski pamor Brazil tak setenar Las Vegas. Namun di Petropolis adalah tempat untuk menyalurkan kekayaan kita dengan berjudi 😁😉


Maxim begitu terkejut saat tiba di tempat tersebut. Betapa tidak geng istriya memilih tempat bersenang senang bukan di Restoran, Mall ataupun Bar. Melainkan di sebuah arena perjudian.


"Apa-apaan ini, siapa yang punya ide kesini ?" Tanya Suami Mona yang sedari tadi diam dan sekarang mulai gerah dengan kelakuan wanita wanita ini.


"Kita akan mencari uang disini" Jawab Mona merayunya.


"Siapa yang punya ide kesini?" Tanya Maxim dengan Nada tinggi.


"Kami..." Sahut mereka bertiga kompak bersamaan dan menuju pintu masuk Petropolis.


Maxim+Bram+Lucas \= "Wanita wanita ini gila"


Saat masuk ke dalam kasino tersebut mata kita langsung disuguhi oleh meja meja yang digunakan untuk berjudi pada masing masing permainan. Dan meja yang paling banyak adalah pada permainan Sicbo.



Sicbo merupakan permainan yang memakai sarana dadu sebagai media untuk bermain dan Sicbo juga cukup ternama dan terkenal di Casino. Sicbo kebanyakan tersedia di rata rata casino yang ada di dunia.


Terutama negara judi seperti Hongkong, Amerika Serikat (Las Vegas) dan kota kota yang ternama bakal judi Yang lain. Permainan ini juga termasuk juga permainan casino paling sederhana untuk dimainkan dan permainan ini ialah satu satunya permainan yang memakai dadu di casino pada Rata-rata.


tetapi tidak ada yang tahu, pada setiap casino tentunya tidak serupa, akan tetapi umumnya hanya permainan Sicbolah yang menggunakan fasilitas seperti dadu dan beberapa sarana dan benda yang di gunakan yang lain.


Maksud dari permainan judi Sicbo adalah menebak jumlah dari angka 3 buah dadu yang bakal di lempar. Bagi para pemain mesti dapat untuk menebak jumlah angka yang ke luar dari 3 buah dadu.


Selain Sicbo ada juga Blackjack dan Roullete itu adalah 3 teratas yang menduduki paling banyak peminat untuk judi.


Dan Para wanita itu memilih menjatuhkan pilihan pada meja Sicbo.


Kini mereka sudah satu meja dengan warga lokal lain dan juga warga asing lain seperti mereka.


Melihat istrinya akan memainkan permainan judi, mau tak mau Maxim juga ikut melakukannya. Dia tak ingin Briana dipermainkan oleh Bandar ataupun orang lain.


Mereka mulai memperhatikan lawan mereka main, karena mereka datang lebih lambat.


Banyak diantara mereka yang kalah menebak angka pada 3 buah dadu.


Seorang Pria lokal berambut pirang bahkan terlihat frustasi karena uangnya habis dalam jumlah banyak.


Kali ini Maxim mulai mempertaruhkan uangnya yang berupa Chip yang nanti bisa ditukarkan dengan mata uang peso dari negara Brazil tersebut.


Dia mulai mempertaruhkan chip nya tanpa rasa sayang, kemudian diikuti Lucas dan beberapa pria lokal.


Briana pun tak mau ketinggalan, dia mempertaruhkan 25 keping Chip yang akan di jadiannya taruhan.


Setelah semua orang mempertaruhkan modalnya, Bandar akan mengocok 3 buah dadu dan akan melemparkan ke meja untuk ditebak para pemain.


Bandar mulai mengocok dadu kemudian melemparkan dadu dadu tersebut masih dengan penutupnya.


Pria berambut pirang menebak " 4-5-6"


Ada lagi pria tambun lokal menebak "1-4-6"


Kemudian Maxim "2-3-6"


Lucas "2-4-5"


Briana "1-1-4"


Dan Bandar tersebut membuka penutup dadunya, Terlihat dadu dadu tersebut menunjukan angka "2-4-4"


Tak satupun dari mereka yang menang, Chip pun diambil oleh Bandar.


Kemudian sesi berikutnya, mereka mempertaruhkan lagi Chipnya.


Kali ini Maxim mempertaruhkan 50 Chip


Sedangkan Briana seluruh chipnya yang berjumlah 75 buah. Yang lainnya masih angka aman yakni antara 10-20 an


Bandarpun mulai melakukan tugasnya


Pria pirang " 2-3-6"


Pria tambun "4-4-5"


Maxim "3-5-6"


Briana "1-1-1"


Kini sang bandarpun mulai membuka penutup dadunya.


Wow Amazing... angaka yang keluar yakni triple satu.


Selamat Queen Bi... you are the winner.


"Yes, am get it" Seru Briana dengan girangnya.


Semua orang melongo melihat Briana memenangkan judi tersebut.


Apalagi Bram, dia baru melihat bertapa istri bosnya sudah sangat akrab dengan permainan seperti ini.


"Dia wanita istimewa" Pikir Bram


"Aku tak percaya istriku memenangkan jackpot" Umpat Maxim dengan kesalnya.


Setelah mendapatkan beberapa chip yang akan di tukar dengan mata uang peso Briana jadi bersemangat untuk melanjutkan permainannya lagi.


Tetapi Maxim melarangnya. Dia tak ingin Briana terobsesi dan ketagihan bermain judi.


"Ayolah sayang, ini yang terakhir.." Pintanya dengan manja


"Kalau kau butuh uang, mintalah padaku jangan melakukan ini semua" Kata Maxim menyeret Briana menjauhi arena judi tersebut.


"Ini hanya permainannya untuk bersenang senang Max" Rayu Briana


"Kita akan bersenang senang sendiri" Sahut Maxim yang begitu gemas melihat kelakuan istrinya yang aneh aneh.


"Jujur saja Max, ini ide Briana dia yang mengajak kita ke kasino ini" Tutur Clara pada Maxim.


"Sayang, ngidammu sungguh aneh". Ejek Maxim


"Apa ??? Ngidam ???" Tanya Mona Clara dan Lucas Bersamaan.


Briana kemudian hanya mengangguk mengiyakan pertanyaan mereka.


Kini mereka sudah di dalam Limousine dan akan pulang ke hotel.


"Sejak kapan kau hamil ? Kenapa kau menyembunyikannya dari kami ?" Cerca Mona


🍁🍁🍁