Princess Connect

Princess Connect
Dua Puluh Tujuh



Ya Tuhan jika dia BUKAN JODOHKU, tolong hapuskan kata BUKAN dari hidup ini.


🌼🌼🌼


Briana dan Hendry mengantar Keana pulang kerumahnya.


" apa mommy akan menginap dirumah Keana ?" tanya Keana tiba tiba


" mommy akan pulang kerumah Opa" jawab Briana


Briana mengantarkan Keana hingga ke depan rumahnya.


" Briana ... are you briana?" Panggil seseorang dari belakang


Briana dan Keana menoleh kebelakang..


" Grandma..." panggil Keana pada wanita baya itu


" Tante Monica ..." ucap Briana


" Long time no see" sapanya Wanita itu


" sepertinya aku datang diwaktu yang tak tepat" jawab Briana


" Bicara apa sayang, ayo masuk" ajak Monica


" Maaf Tante, Briana agak sibuk hari ini " kata Briana sambil melambaikan tangannya pada Hendry


" Hendry Rodriguez.." sapa Monica dengan senyumnya


" Briana pamit dulu Tante" ucap Briana


" Besok mommy datang lagi kan?" rengek Keana


" Mommy ??? " tanya Monica dalam hati


Briana hanya mengangguk kan kepalanya.


" see u soon" kata Briana sambil melambaikan tangan pada Keana


" Keana kenapa keana memanggilnya mommy ?" Tanya Monica


" karena Mommy Keana " jawab anak itu


" apa mommy mu sering kemari ?" selidik Monica


" tidak Grandma, mommy baru saja datang dari Swiss kata Daddy" jelas Keana


menurut cerita keana dan setelah melihat kedekatan keana dengan Briana, Monica memastikan hubungan keduanya masih berlanjut.


🌸🌸


Briana mengantar Hendry ke Hotel tempatnya menginap.


" kak, kau jangan tertipu dengan pria itu" Nasehat Hendry.


" ah itu tak mungkin" jawab Briana kembali ke mobilnya


" aku tak akan membiarkan dia mendekatimu lagi kak" kata Hendry


" tenang saja adikku" ... bujuk Briana


Lalu Briana mendapati telpon dari Adam, Bahwa besok akan di undi Bagi siapa yang sudah membeli unit perumahan akan berkesempatan makan malam dengan Briana.


" Atur saja Pak Adam " balas Briana sambil mengemudikan mobilnya kembali.


🍁🍁


Briana telah sampai dirumah papanya.


" Selamat sayang, kau sudah melakukan yang terbaik " puji Tomi papa Briana


" terima kasih papa " jawab Briana


" apa kalian sedang bertengkar ?" selidik papanya


" maksud papa apa?" tanya Briana heran


' Kau memutus kontrak dengan Maxim" sindir papanya


" Dia rival Briana papa, mana mungkin kita bisa bekerja sama " jelas Briana


" Rival?" tanya papanya kaget


" Tentu saja" jawab Briana serius


" kau ada ada saja nak " ejek Papanya


" Briana lelah pa, Briana ingin istirahat" pinta Briana


" Makanlah, mama mu sudah menyiapkan makan malam untuk kita" bujuk Tomi


" iya " jawab Briana lalu masuk ke kamarnya


🍁🍁


Bunyi dering handphone Briana .


Briana melihat sekilas nama Maxim menghubunginya dengan panggilan Video.


Lalu dia mendiamkan handphone tersebut.


Merasa Briana mendiamkannya Maxim tak kehilangan ide liciknya.


Dia lalu mengirimi Briana pesan singkat.


" Keana ingin bicara padamu" Tulis Maxim singkat.


Briana hanya membacanya saja. Tak berniat membalasnya.


Melihat respon Briana yang men cuekinya Maxim lalu ke kamar anaknya.


" Sayang, kau tak rindu mommymu?" tanya Maxim


" Tentu saja dad" jawab Keana


" kita akan menelponya" rayu Maxim


" oke " sahut Keana


Maxim lalu menghubungi Briana lagi, kali ini Dia menyuruh Keana yang Memegang handphonenya.


" mommy...." teriak Keana



" Oh my my, my princess..." sapa Briana


" i Miss you a lot mom" kata Keana


" Pintar darling, kau paling bisa membujuk mommymu" puji Maxim dalam hati.


" i Miss u too baby, bukankah kita barusan tadi bertemu Princess?" tanya Briana


" Mom, kemarilah " pinta Keana


" ucapan macam apa ini" pikir Briana


" i Will do it, but i cant " jelas Briana


" Daddy akan menjemput mommy" bujuk Keana


" Keana ada hal yang boleh dan ada juga yang tak boleh dilakukan itu bisa melanggar aturan " jelas Briana



Keana memasang tampang sedihnya.


" anak pintar, rayu Mommy mu sayang " Maxim memberi aba aba di depan Keana


" Mom, Daddy juga memintamu tinggal disini ?" Kata Keana dengan lugunya


" Anak ini ..." batin Maxim dengan kagetnya


" Baiklah, besok mommy akan menjemputmu ke sekolah " bujuk Briana


" janji ya Mom" rayu Keana


" Sure baby, " kata Briana


" Mom, Muaccccchhhhh" Keana memonyongkan Bibirnya



" Muach " Balas Briana


" Daddy ingin bicara padamu mom" kata Keana lagi.


" baiklah " jawab Briana dengan kesalnya


" Yesss, aku menang " kata Maxim dalam hati


Maxim lalu keluar dari kamar Keana.


" kau membuatku pusing" umpat Briana


"dia mencarimu dari tadi " kata Maxim berbohong


" kau harus bisa menjelaskan padanya bagaimana hubungan kita max" kata Briana dengan ketus


" memang seperti apa hubungan kita ?" goda Maxim


" Sodara ipar , kau lupa ?" bentak Briana


" aku kira kau akan menjadi mommy keana " ejek Maxim


" Sialan " bentak Briana lalu menutup teleponnya.


" Dia malu mengakuinya, padahal jelas dari tadi mukanya memerah " kata Maxim dengan tersenyum.


🍁🍁🍁


Terimakasih sudah setia dengan kisah cinta Briana.


Saya sangat senang para readers sudah memberikan like dan komenya.


πŸ™