
Awal dari Season dua ini datang dari seorang Gadis remaja manis. Gadis berambut panjang yang kini duduk di bangku Sekolah Menengah Atas.
Tanpa perlu berlama lama kita segera saja mulai π§π§.
πππ
POV Peran utama.
Namaku Keana Lautner, dari nama belakangku kalian pasti sudah kenal kan ?
Aku merupakan Anak sulung dari Pasangan Maxim dan Briana Lautner.
Meski aku bukanlah anak kandung dari mereka, tapi mereka sangat menyayangi aku seperti putri mereka sendiri.
Menjadi putri dari Pasangan Pengusaha Sukses seperti Daddy dan Mommy itu sangat menyenangkan, Segala apa yang aku minta pasti akan aku dapatkan.
Terlebih lagi Papa kandungku sendiri juga seorang Pebisnis handal.
Ya aku memiliki 2 pasang orang tua.
Yakni Maxim dan Briana sebagai Daddy dan Mommy angkatku,
Dan juga Hendry Rodriguez dan Cindy Hapsari sebagai Orang tuaku yang lain.
Setelah kematian ibuku Tania, Mommyku lah yang merawatku hingga dia menikah dengan Daddyku.
Aku memang lebih sering tinggal bersama dengan Mommy dan Daddy dibanding dengan Papa kandungku. Kadang kadang aku juga tinggal bersama papa kandungku juga.
Aku memiliki saudara laki laki yang bernama Edgar Jarvis Lauter, anak laki laki usil yang suka mengganggu kakaknya.
Dia tampan kan untuk seukuran anak remaja Junior School ?
Dia mirip sekali dengan Daddy, sikap narsisnya dan arogannya.
Tapi tenang saja, dia tak berkutik bila berurusan dengan Mommy, sama seperti Daddy. Senjata utamaku adalah Mommy untuk mengatasi kedua lelaki itu.
Satu lagi aku sampai lupa, ada gadis kecil juga yang lupa aku kenalin.
Namanya Manuella Sardi, anak dari Uncle Bram dan Aunty Clara. Manue sering tinggal dan menginap dirumah kami, Mommy sudah mengganggap Manue seperti anak Mommy sendiri.
Dan yang terakhir adalah Jordan Rodriguez, Putra Papaku setelah ia menikahi teman Mommy yakni Mama Cindy Hapsari.
πΌπΌ
Hari ini seperti Bisa, Aku berangkat ke Sekolahku. Ini adalah rutinitas harianku.
Aku adalah murid yang cukup populer di sekolah, Tak jarang banyak Teman lelakiku dan juga kakak kelas naksir padaku.
Tapi aku menolak mereka dengan keras, Seperti yang pernah Mommy katakan "Jangan jadi Lemah karena lelaki Keana !!"
Bukan karena aku tak tertarik pada lelaki, namun aku masih belum sreg untuk menjalin suatu hubungan. Pun sama halnya dengan Daddy, Dia sangat Over Protective terhadapku.
Dia tak segan segan memberondong aku ketika aku telat pulang, Apalagi aku dekat dengan cowok.
Daddy selalu membatasi ruang gerakku, hal tersebut berbanding terbalik dengan Mommy. Mommy adalah ibu yang sangat hangat dan mengerti perasaanku.
Mommy bisa meletakkan dirinya sebagi ibu dan teman untukku. Mommy is the best mom in the world.
Karena latarbelakang Mommy dulunya seorang Model, dan masih sering mengurusi agensi Modeling nya, aku pernah berkesempatan menawarkan iklan sebuah Brand terkenal.
Meski harus berurusan dengan kemurkaan Daddy, Daddy menolak keras diriku bila mengikuti jejak Mommy dulu.
Karena sering menemani mommy saat pemotretan para modelnya, aku jadi terbiasa dengan lampu dan kamera.
Banyak Brand yang ingin mengkontrakku, salah satunya Perusahaan Uncle Martin sodara Daddy.
Tapi jelas Daddy melarangku, bahkan sampai memarahi uncle Martin.
Kalau sudah Daddy sudah marah, itu menakutkan. Hanya Mommy yang bisa menanganinya. Mommy adalah pawang Daddy ππ
Sampai lupa, kalian tak menanyakan Opa dan Omaku ??
Mereka berdua telah berpulang kerumah Bapa.
Doakan saja mereka tenang dan damai disisi Tuhan π.
Sekian ya reader .
Sun sayang dari aku
Juru ketik
β€οΈ