
"Kak... istrimu sungguh mengerikan ternyata" Bisik Martin pada Maxim yang masih tak percaya dengan apa yang dilihatnya.
"Dimana dia ?" Selidik Maxim pada Hendry yang sudah membabi buta memukul setiap ada yang menghalanginya.
"Dia dirumah bersama putrinya" Jawab Hendry singkat
"Aku akan menjelaskan yang sebenarnya padanya" Ucap Maxim yang buru buru pergi dari tempat yang sudah hancur dihadapannya.
Sedangkan Laura kini terduduk diam memikirkan nasib bisnisnya. Dia salah mencari musuh rupanya. Selain memiliki power, Briana juga memiliki Backing Hendry Rodriguez.
Siapa yang tak kenal Pengusaha muda tersebut, Namanya kini menjadi topik hangat di Asia. Selain memiliki wajah yang rupawan dia juga pandai dalam menjalankan Bisnis Batu Baranya.
"Bos, kabar buruk.." Kata Bram memberikan informasi pada Atasannya.
"Apalagi ?" Umpat Maxim dengan Kesalnya.
"Istri dan anak anda sedang dalam Penerbangan ke Miami Florida" Jelas Bram
"Apa kau bilang ?" Bentak Maxim
"Beliau menggunakan pesawat Hendry Rodriguez dan juga bersama Clara" Tutur Bram lagi
"Istriku menghukumku Bram kali ini" Gerutu Maxim dengan frustasi
"Hubungi Sam, aku harus menyusul mereka" Pinta Maxim dengan kecewa mendengar bahwa istri dan Anaknya telah pergi kabur.
"Maaf kali ini bos... Ijin terbang Capt Sam telah dibekukan" Jelas Bram lagi.
"Yang benar saja, Sam adalah Pegawaiku" Kata Maxim menekankan
"Ternyata istri Bos lebih mengerikan dari anda" Ejek Bram.
"Itu pujian atau sindiran Bram?" tanya Maxim dengan kesalnya.
"Malam ini selamat anda akan menjadi bujangan selama semalam" Goda Bram
"Bram....." Teriak Maxim di dalam mobil lalu memukul Bram dari belakang.
Maxim hanya bisa pasrah pada keadaan. Pasalnya harapannya untuk bertemu anak dan istrinya harus pupus saat ini dikarenakan ijin terbang Sam dibekukan. Dan pilot Pesawat dia yang lain sedang cuti.
Mau tak mau dia harus menunggu besok untuk penerbangan pertama ke Florida.
🍁🍁
Keesokan paginya, Sepasang kaki berdiri kokoh di depan Kediaman Lautner.
Dia tak lain adalah saudara sepupu Mr Maxim Lautner.
Martin pagi pagi sekali datang kerumah Maxim. Dia ingin mencari Kakak iparnya yabg yang telah memporak porandakan acaranya tadi malam
Dia memencet bel. ART rumah tersebut membukakan pintu untuknya.
"Pagi Tuan, ada yang bisa saya bantu?" Tanya Asisten Rumah Tangga tersebut.
"Aku ingin bertemu nyonya Maxim" Jawab Martin on point'
"Briana tak ada" Tegur Maxim yang melihat kedatangan saudaranya. Karena sejak tadi dia sudah bersiap siap akan Menyusul istrinya.
Untung saja, Pilot pribadinya yang lain mau mengganti waktu cutinya setelah di bujuk abis abisan olehnya.
"Apa dia meninggalkan mu kakak?" Sindir Martin melihat Saudaranya sudah rapi pagi pagi sekali
"Max, kau bantu aku sekali ini saja" Martin memohon pada Maxim dengan mengarahkan tangannya seraya meminta bantuannya.
"Bantuan apalagi ? kau tak lihat karena ulahmu aku menjadi bujangan malam ini" Bentak Maxim karena kesal dengan Martin
"Briana menuntutmu Max, dia menuntut ku memakai posternya sebelum kami tanda tangan kontrak" Jelas Maxim dengan memelas.
"Aku tak bisa membantumu, kau lihat nasibku sekarang !" Bentak Maxim yang menyesali keadaannya sekarang.
"Kalian berdua sungguh sama sama kejam Kak" gerutu Martin
"Terserah apa katamu, aku tak bisa menolong mu" Jelas Maxim menekankan
"Aku sedang sibuk, kau urus sendiri masalahmu" Umpat Maxim sambil berlalu meninggalkan Martin.
"Ini juga karena istrimu kak" Rengek Martin seperti anak kecil dihadapan saudaranya.
"Ini semua berawal dari ulahmu yang membawaku ke Bar wanita itu" Bentak Maxim dengan penuh emosi.
"Aku tak tahu kalau itu Bar milik Laura, Sumpah Max..." Ucap Martin dengan mengiba.
Tetapi Maxim tak memperdulikannya. Dia sudah sangat terlambat karena kedatangan Martin. Maxim akan terbang langsung ke Kota Miami Florida.
🍁🍁
Di dalam pesawatnya Maxim masih menghubungi istri dan anaknya.
Dia memastikan bahwa Briana dan Keana telah sampai di Florida karena menggunakan pesawat pribadi.
Beruntungnya bagi Daddy , Briana berkenan mengangkat telpon darinya. Kali ini dia melakukan Video Call.
Dilayar seberang sana terlihat ibu dan anak tersebut sangat girang saat itu.
"Hi dad....." Sapa Mereka kompak
"Hi wanita wanita yang Daddy cintai" Rayu Maxim mulai melancarkan bakatnya.
"How are you Dad, You miss us?" Tanya Keana. Sedangkan Mommynya masih dengan muka datarnya.
"Daddy Miss u all until the end" Rayu Maxim lagi.
"Did you sleep well sayang?" Sindir Briana
"couldn't sleep last night, did you know !" jawab Maxim tak berbohong
"Why dad, i enjoy my holiday with Mommy.. Dad" Jelas Keana dengan girang
"Daddy tak bisa tidur sebelum Mommy me ninabobo kan Daddy" Goda Maxim yang ingin melihat ekspresi marahnya Briana.
"You like my surprises Max ?" Sindir Briana kali ini dengan muka geramnya.
"I like it, and i Will catch you" Ancam Maxim
"Coba saja, kalau kau tak ingin lagi bertemu dengan anak anakmu ini" Ancam Briana balik sambil menutup Panggilan Video dari suaminya.
"Mom.. Kenapa dimatikan?" Protes Keana pada Mommynya.
"Daddy sibuk bekerja sayang, kita akan bersenang senang sekarang" Jelas Briana yang ingin membawa Keana ke suatu tempat.
🌸🌸
Sorenya setelah istirahat singkatnya di Hotel, Briana mengajak Anak dan Sahabatnya ke Villa . Dia akan menginap di Villa keluarga Rodriguez yang ada di Florida sambil menunggu kedatangan Hendry.
Dia memposting di feed akun instagramnya
dengan caption seperti tulisan di T-shirt nya.
( Tidak bisa menyenangkan mereka )
Itu berupa sindiran atau uneg uneg Briana sendiri atau apa. Hanya dia yang tahu.
🍁🍁🍁
me ninabobo kan Dalam Bahasa Indonesia, kata-kata yang digunakan untuk menidurkan dalam lagu ini adalah nina-bobo(k) atau nina bobo. Kata kerja seperti "meninabobokkan", yang juga memiliki arti "menyanyikan lagu untuk menidurkan". Penggunaan kata tersebut spesifik hanya di Indonesia. Sementara itu, dalam Bahasa Melayu, "meninabobokkan" diterjemahkan menjadi dodoi.
Source : Wikipedia
Tapi kalau meninabobokan dalam bahasa Daddy, Hanya Daddy dan Mommy yang tahu ya Readers.
Duh Dad, Piye to Iki Mommy ngambek berkepanjangan loh 😅😅😅