
Malam hari waktu setempat Singapore.
Di salah satu rumah sakit terkemuka di negara yang berlambang singa ini, Yakni Mount Elizabeth Hospital.
Seorang wanita yang tengah mengandung di bawa oleh petugas ke ruangan IGD, wanita tersebut mengalami pecah air ketuban.
Ketuban pecah atau premature rupture of membranes (PROM) adalah kondisi di mana kantung ketuban pecah sebelum waktu persalinan dimulai. Kondisi ini dapat terjadi baik sebelum janin matang dalam kandungan.
Wanita tersebut ialah Briana Lautner, yakni istri dari pengusaha properti Maxim Lautner.
Dengan wajah pucat karena telah menahan rasa sakit pada kehamilannya, Briana mencoba menahannya dengan menunjukan ekspresi biasa saja.
Dia tak ingin membuat suaminya khawatir karena kini Maxim sedang bersamanya.
"Bertahanlah sayang, semua akan baik baik saja ,," Kata Maxim menenangkan istrinya.
"Am just fine, bagaimana dengan anak kita ?" Isak Briana tak kuasa menitihkan air matanya.
"Bagi wali pasien, silahkan tunggu diluar !" Perintah seorang dokter kepada Maxim.
Briana akan di Observasi dahulu untuk tindakan selanjutnya, karena usia kehamilannya baru memasuki 31 Minggu dan sudah pecah ketuban. Alhasil harus dilakukan tindakan segera agar nyawa ibu dan bayinya selamat.
Sebab wajah khawatirnya, Maxim menunggu di depan Ruangan tersebut. Ini memang bukan kali pertamanya menunggu kelahiran buah hatinya, tapi Maxim tetap saja khawatir dengan keadaan istrinya saat ini.
Kemudian, Dokter memberitahukan bahwa Briana akan menjalani tindakan Sectio Caesarea atau umum disebut operasi Caesar.
Segera setelah Maxim menyelesaikan penandatanganan dokumen operasi, Briana kemudian dibawa ke ruang operasi.
Maxim diijinkan oleh dokter untuk masuk menemani istrinya melahirkan. Dia menggenggam erat tangan istrinya untuk menyemangati istrinya.
Lampu Operasi telah dinyalakan, kini seluruh tim dokter yang terdiri dari dokter kandungan, dokter anastesi, dokter bedah serta tak lupa dokter anak telah bersiap melakukan tindakan operasi ini.
Kini saatnya salah satu ketua tim operasi ini memimpin doa agar proses operasi ini akan berjalan dengan lancar.
Sebelum operasi dimulai, dokter anastesi akan melakukan pembiusan epidural sehingga area perut ke bawah akan mati rasa. Selama proses operasi caesar, Ibu yang akan melahirkan akan berada dalam keadaan sadar. Meski kadang pada kondisi tertentu juga ada yang bius total.
Kemudian dokter akan memasang tirai pembatas, agar Briana tak melihat proses membedahannya. Hal tersebut dapan membuat Briana nyaman selama proses operasi.
Maxim masih setia mendampingi istrinya, dia menyaksikan proses operasi mulai dari anastesi hingga kini dokter mulai menyayat perut Briana.
Briana mulai menunjukan wajah khawatirnya, Dengan sigap Maxim menepis semua keraguan dari wajah istrinya.
"Tenanglah sayang, kau dan anak kita akan baik baik saja !" Nasehat Maxim menggiatkan Briana.
Dengan erat Briana menggenggam tangan suaminya, dia sudah pasrah dengan semua yang akan terjadi. Dalam hatinya tak henti hentinya dia mengucapkan doa agar anak dan dirinya berhasil melewati operasi ini.
Kini tim dokter sedang berusaha mengeluarkan kepala bayi setelah mereka menyedot habis cairan ketuban dari rahim Briana.
Setelah dokter menemukan posisi kepala bayi, biasanya kepala bayi terletak di panggul ibunya. Dokter telah bersiap mengangkat kepala bayi, Pada proses ini Briana akan merasakan mual yang tak tertahankan karena tekanan pada bagian perut Briana. Tekanan itu dilakukan dokter untuk tujuan mengangkat kepala bayi dengan segera.
Rasa mual itu hanya berlangsung singkat, Wajah khawatir dan semua perasaan yang mereka pendam, kini lenyap setelah mereka mendengar suara tangisan bayi mereka.
"Thats our son !" Seru Maxim puas atas kerja sama dari tim dokter dirumah sakit ini.
Briana tak kuasa membendung bulir bulir yang jatuh dari matanya. Briana sangat terharu dengan apa yang sudah ia impikan dalam kurun waktu setahun ini.
Setelah ia keguguran, kemudian hamil kembali dan menunggu selama hampir 9 bulan lamanya.
"Dia mirip denganku Max !" Kata Briana ketika dokter memberikan waktu dirinya melihat Putranya.
"Mau mirip kamu aku aku Bi, yang jelas dia anakku !" Ucap Maxim mencium dahi istrinya dengan mesra.
Karena masih dalam kondisi tubuh berbius, Briana masih belum sadar sepenuhnya.
"Terimakasih telah memberiku kebahagiaan yang lengkap sayang ,,," Ucap Maxim kemudian diikuti tetesan air mata kebahagiaan.
🌼🌼
Kamar perawatan Ibu dan Anak Mount Elizabeth OrchardHospital Singapore.
Rumah sakit di bawah naungan Parkway Hospitals Singapore ini memiliki dua cabang yakni Mount Elizabeth Orchard & Mount Elizabeth Novena.
Dilansir dari situs resminya, untuk Kamar Royal suite yang ditempati oleh Briana berkisar S$ 9.838 per malam atau kurang lebih Rp 107.889.000 ( 1S$ senilai 10.970rupiah ).
Harga yang sangat fantastis untuk sebuah ruang perawatan.
🍁🍁
Keesokan harinya, satu persatu keluarga dan sahabat dari Keduanya saling datang berkunjung. Termasuk juga Keana, gadis kecil itu sudah tak sabar ingin segera melihat adiknya.
Begitu memasuki ruangan rawat inap Mommynya, Keana langsung berhambur mendekati Mommy dan adik laki lakinya.
Dilihatnya bayi mungil di depan matanya, bayi tersebut masih terlelap di dalam box bayinya.
Ia pun dengan antusias memasukan tangannya ke dalam box bayi dan membelai lembut wajah adik laki lakinya.
"Mom, he's so cute .." Ucap bibir kecil Keana.
"He's Like Daddy ,," Sahut Maxim bangga sambil menggendong anak laki lakinya.
"What about you Mom ? are you Okay ?" Tanya Keana yang mengkhawatirkan keadaan Briana.
"Look Mommy, am Okay right now .." Sahut Briana mengulurkan kedua tangannya meski dia duduk bersandar di bed rumah sakit.
Keana lalu berhambur memeluk Mommynya.
"Mommy love you so much Keana, much much ..." Ucap Briana mengelus lembut kepala putrinya.
Tiba tiba si Kecil junior menangis, Buru buru Maxim memberikan putranya ke pangkuan Briana untuk segera di susui.
Sedang Briana sibuk menyusui di temani Keana, Maxim dan Orang tua Briana berbincang di sofa kamar tersebut.
"Mom, apa hanya adek kecil yang boleh menyusu ?" Tanya Keana pada Briana.
"Tentu saja, karena adek Keana perlu menyusu agar kenyang.." Jawab Briana menjelaskan pada putri kecilnya.
"Kenapa Daddy Boleh Mom ? Daddy ingin kenyang juga ?" Celetuk Keana dengan polosnya.
Mendengar pernyataan yang terlontar dari bibir mungil Keana, membuat Briana melotot kearah Suaminya.
"Kalian berdua kebangetan, masa melakukan hal seperti itu di depan anak sendiri !!" Sindir Maria.
"Apa ? sejak kapan ? aku tak pernah Ma !" elak Briana memprotesnya keras.
Sedangkan Maxim hanya menepok jidatnya akibat ulahnya. Kemudian dia menghampiri Keana dan menggendongnya.
"Keana mau memberikan nama apa pada adik Keana ?" Tanya Maxim mengalihakan perhatian.
"Up to yo Dad, how about you Mom ?" Tanya Keana dengan polosnya.
"Edgar .." Jawab Briana
"Its a great of name Mom .." Sahut Keana.
🍁🍁🍁
Dedek Laki laki Keana bernama :
"Edgar Jarvis Lauter"
Arti nama Edgar sendiri yang telah di berikan oleh Mommy adalah :
👶Edgar dalam bahasa Inggris-amerika, artinya Pembicara yang ulung.
👶Edgar dalam bahasa Perancis, artinya Makmur, kaya raya, nasib baik.
👶Edgar dalam bahasa Polandia, artinya Tombak kekayaan.
👶Edgar dalam bahasa Irlandia, artinya Tombak kemakmuran.
👶Edgar dalam bahasa American – english, artinya (bentuk lain dari ed) penjaga yang gembira.
👶Edgar dalam bahasa Karakteristik, artinya Tidak dibuat-buat dan kreatif. sistematik, teratur. tahan terhadap kesulitan. tidak mudah terpengaruh. memiliki kekuatan dari dalam..
👶Edgar dalam bahasa Sejarah, artinya Dari nama inggris kuno berasal dari ead 'kemakmuran, kaya' + gar 'tombak'. ini adalah nama dari raja inggris dan snto, edgar yang tenang dan edgar atheling ( pangeran muda )
Jarvis
👶Jarvis dalam bahasa Jerman, artinya Orang yang terampil menggunakan tombak.
Jarvis dalam bahasa Karakteristik, artinya Bertindak adil. tidak mudah terpengaruh. lembut, baik, pekerja keras. intuitif dan penuh inspirasi. selalu diberkati. menarik dan penuh keyakinan.
Lautner
( Kalian pasti tahu siapa yang memberi nama terakhir baby Ed )
🌼🌼🌼