Princess Connect

Princess Connect
Tiga Puluh Tiga



Do not judge โ€œunfortunateโ€ when he dating, because behind it all there must be a miracle hidden. -Louise Dickinson Rich-


Janganlah menghakimi โ€œmusibahโ€ saat ia datang, karena di balik itu semua pasti ada mukjizat yang tersembunyi.


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


Dad, kenapa lama sekali " protes Keana waktu Maxim mencium Briana yang kedua.


Karena Maxim menciumnya di bibir ๐Ÿค—


Mungkin keduanya terlanjur menikmati atau karena apa ๐Ÿ˜๐Ÿ˜


" iya Daddy lupa " bujuk Maxim


" Keana lapar mom" kata Keana


" Keana mau makan apa?" tanya Briana keluar kamar menggandeng gadis kecil itu


" apa saja yang mommy buat akan keana makan" puji Keana


" Mommy tak pintar masak" bisik Mommy nya


" Keana bantu" bujuk Keana


Maxim tak mengikuti mereka di dapur, Dia lebih senang menghabiskan waktu paginya dengan merokok atau mengamati wall street.



" daripada aku tak bisa menahan hasrat ku lebih baik aku menghindarinya disini" kata Maxim sambil menyalakan sebatang rokok


Briana dan Keana berkutat dengan peralatan di dapur.


" Ma'am can i help you ?" tanya Sebastian Koki keluarga Lautner


" if you can help me, but this security is watching me 24 hours" jawab Briana sambil melihat gadis kecil disampingnya


Sebastian hanya tersenyum kecil melihat tingkah Briana dan keana .


" Uncle Sebastian, i can help my mommy to cook" kata Keana


"oh my princess, you can help everything for me" puji Briana


" I will be here if you need anything" kata Sebastian.


Briana akan memasak Alplermagronen untuk sarapan keana .


Sesuai dengan namanya, alplermagronen atau keju makaroni dibuat dari pasta, keju, krim, kentang, dan bawang.


Alplermagronen sering disajikan saat musim dengan bersama onion ring.


" have done " kata Briana menyelesaikan makanannya


Keana dan Briana ber- toss ria


" Mom kau pandai memasak" puji Keana


" kalau mommy pandai, mommy tak bakal berada disini" jawab Briana


" lalu?" tanya Keana


" Mommy akan di hotel mewah menjadi koki" ledek Briana..


" keana akan menyuruh Daddy supaya mommy jadi koki di hotel Daddy" bujuk Keana


" Buat apa ?" tanya Maxim tiba tiba


" Lupakan, ayo makan baby setelah itu mommy akan pulang" ajak Briana


Ada rasa tak senang di wajah Keana mendengar mommy nya akan pulang.


๐Ÿ๐Ÿ


" Berjanjilah Mommy akan mengunjungi Keana lagi " pinta Keana dengan muka sedihnya melihat Briana akan masuk ke mobilnya


" Soon, mommy promise" bujuk Briana


" Bye bye mom, take care" kata Keana


" kau ingin bertemu mommy lagi ?" tanya Maxim


Keana mengangguk mendengar pertanyaan Daddynya


" kita akan membawa mommy kesini lagi " ajak Maxim


" Bagaimana caranya dad?" tanya putri kecilnya


" serahkan pada Daddy" kata Maxim dengan PD nya


๐Ÿ๐Ÿ


Briana sampai dirumah papanya.


" kau lebih selangkah lebih dekat dengannya sayang" goda Papanya


" Maksud papa?" tanya Briana heran


" aku sudah sarapan pa" jawab Briana


Briana kembali ke kamarnya. Maria ingin bicara padanya


" Bi, bolehkah aku masuk ?" tanya Maria


" masuklah Tante" sahut Briana


" Bagaiman perasaanmu ?" tanya Maria


" maksud Tante?" tanya briana balik bertanya


" Maaf bila permintaan Tante ini terlalu berlebih-lebihan untukmu , menikahlah dengan Maxim Bi " pinta maria


" Maaf Tante, Briana tak bisa " sahut Briana


" ini demi Keana, Tante ingin cucu Tante bahagia " jelas Maria


" tapi mengapa Tante tak memikirkan kebahagiaan Briana sedikitpun?" sindirnya


" ini semua, salah Tante kalian semua menjadi korban ambisi Tante" jelas Maria


" Yang menjadi korban adalah Tania anak Tante sendiri" sahut Briana


" aku memang dari awal ingin menjodohkan Tania dengan Maxim , tetapi dia lebih tertarik denganmu"


" aku sudah tak mempermasalahkan itu lagi " kata Briana


" Maxim tak pernah menyentuh Tania Bi, dan itu semua atas rencana Tante dan Tania " jelas Maria..


" aku memaksa Tania melakukannya di kamar hotel Maxim saat dia mabuk" tambahnya lagi


" sudah Tante, Briana tak ingin mengingat itu kembali " pinta Briana


" Demi Keana Bi, jangan sampai Hendry mengambilnya " bujuk Maria


" Hendry adalah ayah biologisnya , bagaimanpun dia berhak atas keana Tante" jelas Briana


" aku tak ingin dia membawanya, rawatlah keana seperti putrimu sendiri sayang itu permintaan Tante" pinta Maria


" aku sudah menganggap dia putriku sendiri, tapi untuk menikah dengan Maxim maaf Tante ,Briana tak bisa " jelas Briana


" Kumohon, meski aku bukan mama mu kandung aku juga menyayangi mu Bi aku ingin kau bahagia juga" jelas Maria


" Aku akan bahagia dengan caraku sendiri Tante" sahut Briana


" Baiklah, tapi Tante mohon kau memikirkannya demi Keana" tambah Maria lalu meninggalkan kamar Briana


" Kalian semua kenapa memaksaku disaat aku sudah melepas semuanya " umpat Briana


Tiba tiba Clara selaku managernya sekaligus Assisten nya menelponnya. Clara memberitahukan padanya bahwa pihak " EM Jawellery " milih Martin memilihnya sebagai Brand Ambasador untuk koleksi terbaru mereka.


" Berapa nilai kontraknya ?" tanya Briana


" 5 Milyard" jawab Clara


" Berapa lama priode kontraknya nenek ?" Tanya Briana


" 3 Bulan, nanti kau akan menerima email dariku mengenai proposal kontraknya " jelas Clara


" aku akan membacanya, bila aku tertarik aku akan menerimanya" jelas Briana


" Oke , bye " Clara menutup telponya


" Mommm..." sapa Keana yang tiba tiba masuk ke kamarnya


" sejak kapan kau tiba sayang ?" tanya Briana


" Barusan, Daddy mengantarku " jelas Keana


" kau lapar ?" tanya Briana


" Tidak mom, Keana ingin jalan jalan dengan mommy" rengeknya


" baiklah nanti ya, mommy akan membaca email dari Aunty Clara dulu" jelasnya


Briana membuka Notebooknya dan membuka Proposal penawaran kontrak kerja dari EM Jawellery.


" ayolah mom, Daddy sudah menunggu kita di depan" rengek Keana


" kau mengajak Dia ?" tanya Briana


"iya" jawab Keana mengangguk



" Keluarlah, mommy akan membereskan pekerjaan mommy dulu " bujuk Briana


" siap mom" jawab Keana lalu keluar


" Betapa manisnya dia " pikir Briana