Princess Connect

Princess Connect
Lima Puluh Enam



"Perjanjian macam apa itu ?" sindir Briana


"Keana ini rahasia antara kita berdua " rayu Maxim dengan mengedipkan matanya


"Am promise dad " ucap Keana


"Lalu kalian akan Berbulan madu kemana ?" tanya Tomi


"How about Morocco?" usul Maxim


"aku tak punya banyak waktu Max" keluh Briana


"Ini juga untuk Anak kita " bujuk Briana


Mereka berdua sedang adu argumentasi. Karena sama sama keras kepala. Kedua orang tua mereka tak ada yang berani melerai mereka.


"Batalkan saja Runwaymu Bi " kata Maxim dengan nada tinggi.


"Apa kau gila, aku sudah bersusah payah untuk gabung di VS" umpat Briana


"Aku tak suka kau berjalan di Catwalk dengan pakaian seperti itu " bentak Maxim.


Tanpa disadari kedua orang tua mereka dan Keana meninggalkan mereka berdua.


Karena kesal , Briana juga meninggalkan Maxim juga. Maxim pun menyusul Briana dari Belakang.


Briana masuk ke kamarnya dan mengemasi semua barangnya.


"Mau kabur lagi ?" Sindir Maxim


"Aku pusing dengan sikap kekanak Kanakan mu " jawab Briana.


"Kau ini istriku Bi, aku berhak melarangmu" Marah Maxim.


"Inilah yang membuat aku tak siap untuk menikah " umpat Briana tak berhenti mengemasi pakaiannya ke Kopernya.


"Mengertilah keadaanku sayang, aku begini karena mencintaimu sayang" bujuk Maxim


"Lalu bagaiman nasib karirku Max?" kata Briana lirih.


"Cukup duduk manis jadi Nyonya Lautner" goda Maxim


"Aku tak sedang bercanda Max" kata Briana


"Mengertilah Bi, aku benar benar tak suka melihatmu Runway hanya dengan memakai pakaian serba kekurangan bahan " Bujuk Maxim memeluk Briana


"Aku tak macam macam sayang " jelas Briana


"Tetap saja pandangan orang akan lain lain melihatmu " rengek Maxim


"apa kau meragukan ku ?" rayu Briana


"Aku tak suka tubuh istriku dinikmati banyak mata " rengek Maxim


"Kau benar benar kekanak Kanakan Max" ejek Briana, kali ini dia benar benar ingin tertawa mendengar penuturan Maxim yang menggemaskan.


"Berjanjilah " pinta Maxim


"aku bisa kena sanksi Sayang " jelas Briana


"aku akan membayarnya, berapapun" Rayu Maxim


"Entahlah, aku akan memikirkan nya " sahut Briana yang akhirnya luluh juga mendengarkan penuturan Suaminya.


"Benarkah sayang ?" tanya Maxim lagi


"Iya, tapi aku ingin ke London dulu" sahut Briana


"Menemui pria itu ?" selidik Maxim


Briana melototi Maxim di depannya.


"Kau tak percaya padaku Tuan ? aku ini istrimu" sindir Briana


"Aku percaya padamu istriku " jawab Maxim sambil mengecup bibir istrinya.


"Aku akan berangkat hari ini " kata Briana kemudian


"aku akan ikut denganmu " sahut Maxim tiba tiba


" Sayang, bukankah jadwalmu padat " goda Briana


" Apa salahnya menemani istriku" sahut Maxim.


" Kau tak keberatan bila aku menemui seseorang? " sindir Briana


" Asal bukan Pria " jawab Maxim dengan juteknya.


" Cemburuan" ejek Briana


" Tentu saja, aku tak ingin kau berkeliaran dengan lelaki lain selain suamimu " jelas Maxim tegas.


" Berkemaslah , aku akan membantumu Max " ajak Briana


" Berarti kita Baikan ?" tanya Maxim


" Kapan kita Bertengkar?" tanya Briana heran.


" Tadi waktu sarapan " sahut Maxim


" Ya Tuhan Max, aku melupakan anak kita " kata Briana tiba tiba beranjak Berdiri.


" Mau kemana ?" tanya Maxim


" Menemui Keana " jawab Briana


" Kau bilang akan membantuku berkemas ?" sindir Maxim


" Lupakanlah, mintalah Bram membantumu aku Keana belum selesai sarapan " jelas Briana


" Bi, dia bersama orang tua kita , lalu bagaimana dengan aku ?" rengek Maxim


" kau sudah tua, bisa menjaga diri sendiri" ejek Briana


" Tua ???? " tanya Maxim penuh penekanan


" Memang benar kan ?" sindir Briana


" dan kau pun suka orang tua seperti ku " ejek Maxim


" Sebentar lagi aku akan mencari Daun muda " ejek Briana


Briana keluar kamar dengan tawa renyahnya.


" Awas saja nanti malam " ancam Maxim


Kemudian Briana menemui Keana setelah mencarinya kemana mana.


Keana bersama Monica dan Maria.


" i'm sorry , mommy melupakanmu " jelas Briana


" Mommy tak sayang lagi pada Keana " kata Keana dengan isaknya.


" bukan begitu sayang, mommy benar benar tak mengerti" bujuk Briana


" Benarkah ?" selidik Keana


" Tentu saja, Sebagai permintaan Mommy, mommy akan mengajakmu berlibur Ke London" bujuk Briana


" Maaf mom, Keana lebih ingin adik dari pada berlibur bersama mommy" jelas Keana


" siapa yang mengajarimu tentang ini ?" tanya Briana


" Oma dan Grandma " jawab Keana dengan polosnya.


" Mama ..." panggil Briana dengan kesalnya.


" i'm just kidding honey " jawab Monica


" its not a kidding mama, she's child" kata Briana


" Kalian pergi saja berdua, Keana harus pulang karena harus sekolah seperti katamu jangan sampai bolos " bujuk Maria


" Baiklah kalau Keana tak mau ikut Mommy, Keana ingin oleh oleh apa ?" tanya Mommy nya


" Keana ingin makan es krim sama mommy " pinta Keana


"Oke, next time honey " bujuk Briana


" siip " kata Keana


" Mommy harus prepare dahulu" jelas Briana


" Bye mom" kata Keana antusias.


" Kenapa anak itu suka sekali akan berpisah denganku " batin Briana


Dia lalu kembali ke kamarnya dan bersiap siap akan Ke UK.


" Kenapa wajahmu murung sayang?" tanya Maxim pada Briana


" Dia tak ingin pergi bersamaku " jawab Briana


" Keana ??" selidik Maxim


" iya," jawab Briana sambil memendam kekecewaan.


" Bukankah itu hal bagus sayang, kita bisa terus bersama tanpa ada gangguan " goda Maxim


" Aku gak menganggap Keana gangguan " jelas Briana


" Maksudku bukan begitu sayang, anggap saja ini Honeymoon kecil kecilan" rayu Maxim


" Terserah kau saja" sahut Briana menuju ke kamar mandi.


" Mau kemana ?" selidik Maxim


" Max, kau pikir aku akan kabur ? ini toilet " umpat Briana


" Maksudku aku bisa ikut ?" tanya Maxim


" TIDAK !!!" cegah Briana


" Pelit amat " ejek Maxim


🌼🌼🌼


Maxim melihat lihat album foto Pernikahannya.


Saat itulah istrinya keluar dari ganti baju.






"Aku tahu aku mempesona " sindir Briana tiba tiba saat Maxim tak menyadarinya.


" itu benar, dan aku tak ingin setiap lelaki melihatnya " pinta Maxim


" Lalu foto itu mau diapakan ?" tanya Briana


" Aku akan menyebarkan ini di media agar semua orang tahu kau milikku" jelas Maxim


" Maksudmu, kau ingin memberitahu kalau kita telah menikah ?" tanya Briana ?


" Tentu saja Mrs Lautner" goda Maxim


" ayo, bersiaplah kita akan terlambat Max" kata Briana mengalihkan pembicaraan.



🍁🍁🍁


maaf ya di Chapter ini banyak spam foto Mommy. Soalnya mommy sangat menawan.


Buktinya Daddy saja gemas banget tadi malam sama mommy.


Bagaimana apa Mommy memang mempesona seperti kata Mommy wahai readers ???.


🌼🌼🌼


Yang Karyanya mau dibantu di promosikan bisa kirim Ke Privat Chat saya ya.


Salam hangat


Saudara Keana Lautner 😘😘