Princess Connect

Princess Connect
Tiga Puluh Satu



What is more important is to remember love delegated someone and not remember name. -Leon Zugo-


Yang lebih penting adalah mengingat cinta yang dilimpahkan seseorang dan bukan mengingat namanya.


🌼🌼🌼


"Aku akan keluar sebentar, kalau ada yang mencariku suruh tunggu saja" kata Briana pada Adam


"Baik Bu" jawab Adam


Briana lalu meninggalkan kantornya dan menuju sekolah Keana.


Selama dalam perjalanan briana masih memikirkan nasib Keana.


Bagaimanapun anak itu tak bersalah, dan tak perlu di perebutkan.


"Lalu kalau bukan Maxim ayah kandungnya, kenapa dia harus mau menerima pernikahan dengan Tania ?" kata Briana dalam pikirannya.


"huuuuhhh, ini bukan urusanku" gerutunya


Briana telah sampai di Sekolah Keana.


Dia menunggu gadis itu keluar bersama gurunya.


"Princess..." sapanya


"Mommy" jerit Keana


Setelah bertemu dengan guru Keana, Briana lalu mengucapkan terimakasih pada gurunya.


" kita akan ke kantor mommy dulu, nanti mommy akan mengajakmu main" ajak Briana


"oke mom" kata Keana dengan lantangnya


"Apa kita akan mengajak Daddy?" tanya Keana


"tak perlu, Daddy mu sibuk bekerja" bujuk Keana


"Daddy bilang Daddy akan bekerja dengan keras untuk Keana dan Mommy" celetuk Keana


"kau bisa saja malaikat kecil" puji Briana dengan gemas.


🍁🍁


Mereka telah sampai di kantor Briana, Keana melihat sekeliling dengan takjub.


"Apa ini milik mommy?" tanya Keana


"Bukan, ini kantor Opa Tomi" jawab Briana


" Mom, aku ingin seperti mommy kalau besar nanti" kata Keana


"off course darling" jawab Briana


"Bu, ini Laporan penjualan harian" kata Shinta Sekretaris Briana


"terimakasih Shinta" kata Briana


"Baby, ayo ikut mommy" ajak Briana


Briana mengajak Keana ke ruangannya. Bekerja sambil mengawasi Gadis itu.


Keana bermain ditemani Adam dan Shinta, karena mereka berdua di hukum oleh Keana menemaninya.


"Sayang, kau ingin makan apa?" tanya Briana


"Mom,, Keana ingin es krim" rengek nya


"Untuk makan siang apa ?" tanya Briana mendekati Gadis itu


"entahlah" jawab Keana


"Nanti Om Adam akan memesankan untuk Keana" kata Adam


🌼🌼


Lalu seorang karyawan mereka meminta ijin masuk ruangan Briana .


"Maaf Bu, diluar ada Outlet Sour Sally" kata pegawai tersebut


"Maksudmu ?" tanya Briana


"itu Bu, Sour Sally mengirimkan mobil es krimnya" jelas Pegawai tersebut



( Anggap saja ya )


"Aku tak memesannya" kata Briana


Mendengar kata es krim, Keana langsung berlari ke tempat itu berada.


Briana mengikutinya dari belakang.


"maaf mas, saya rasa anda salah tempat karena saya tidak memesanya" jelas Briana


"Ini alamat kantor Sanjaya Grup kan?" tanya Karyawan tersebut


"Benar" kata Briana


"Suami anda memesanya " jelas Karyawan tersebut


"suami .???" tanya Briana dalam hati


"Pasti Daddy mom" celetuk Keana


"Keana ingin satu mommy" rengek anak itu


"ambil lah sepuasmu, dia sudah memesan ini semua untukmu" kata Briana


"Bu kami boleh memesan juga ?" tanya Adam


"terserah kalian, yang bayar bukan aku" jawab Briana dengan juteknya


Adam dan Shinta mengikuti Keana memsan es krim juga, begitupun karyawan Briana yang lainnya.


"Jangan banyak banyak makan es krim bos kecil" nasehat Briana


"Ini yang terakhir mom" pintanya


"Bu, terimakasih atas traktirannya" kata Para karyawan Briana


"aku tak mentraktir kalian " jawab Briana dengan kesal


"apa Daddy mu gila, untuk apa dia melakukan ini semua" gerutu Briana


"Karena cinta" celetuk Adam


"Cinta itu apa Om?" tanya Keana


"Adam " Bentak Briana


"mommy marah ?" tanya Keana dengan polosnya


"Tidak, ayo makanlah setelah ini kita pulang mommy" ajak Briana


"kerumah Opa?" tanya Keana


"Rahasia, kita akan bersenang senang" bujuk Briana


"Yeayyyy" Pekik Keana dengan riang



Briana menyentuh pilihan "Send" di smartphone nya. Dia mengirimi foto Keana tersebut ke Daddy Keana .


Tak lama setelahnya, Maxim balik menelponnya.


"Daddy,, " panggil Keana manja


"Kau merindukan Daddy sayang ?" tanya Maxim


"off course dad, thanks dad" puji Anaknya


"Kau menyukai traktiran Daddy?" tanya Maxim


"iya , Keana menyukainya" Jawab Keana


"apa mommy juga menyukainya ?" Goda Maxim


"Mom, kau menyukainya ?" Tanya Keana pada Briana


"Mommy lebih suka ditraktir Belanja" jawab Briana sesukanya


"kau dengar dad, mommy suka belanja" kata Keana


"kalau begitu, bilang mommy mu nanti malam jangan kunci pintu kamarnya besok Daddy akan mentraktirnya belanja" goda Maxim


"oke" sahut Keana dengan lugunya


"kau bahkan meracuni pikiran anakmu" ejek Briana


"itu kan hanya syarat" jawab Maxim


tuuuut... Briana memutuskan sambungan Video Call tersebut.


"Dia kira mommy tak bisa belanja sendiri" gerutu Briana


"ayo pulang mom" ajak Keana


"let's go girl" ajak Briana


🍁🍁🍁