
Briana datang ke sekolah Keana untuk menjemputnya.
" Mom tadi nilaiku paling tinggi dikelas " celoteh gadis kecil itu.
" Mommy bangga padamu sayang " kata Briana membukakan pintu mobil untuknya.
" Mom, bolehkan Keana minta hadiah dari tugas Keana tadi ?" tanya Keana
" Boleh, keana minta apa ?" tanya Briana
" Keana pengen Adik " katanya manja
" Apa ??? " tanya Briana kaget
" Keana akan minta Daddy membelikan adik untuk Keana " rengeknya
" Jangan bilang itu pada Daddy mu, nanti mommy bisa di marahin " bujuk Briana
" Kenapa ? semua teman Keana memiliki adik" pinta gadis kecil itu.
" Lupakanlah, ayo ganti baju nanti mommy traktir es krim " rayu mommy nya
" Es krim, Keana suka " kata Gadis itu girang
" Adik, yang benar saja dimana mommy akan mencarinya untukmu" Batin Briana
" Mom ini lezat sekali" kata Keana
" Apa kau suka darling ?" tanya Briana
" tentu saja, Daddy sering membawaku kesini " jawab Gadis itu
" Sekarang Daddy sedang sibuk" jelas Briana.
" Nanti malam kita Dinner bersama mom" ajak Keana
" Keana tak ingin menginap di rumah Opa?" tanya Briana
" Keana ingin bersama mommy" jawab Keana
" kan Mommy tinggal dengan Opa" jelas Briana
" Mommy bisa pindah kerumah Keana bersama Daddy " bujuk Keana
" Mommy cant do it" kata Briana
" why ?? apa karena Daddy menyakiti mommy tadi malam?" tebak Keana
" Bukan, tapi itu juga salah satu alasannya" Kata Briana tak Karu karuan
" Keana tak mengerti ucapan mommy" kata Keana
" Kasihan Opa sama Oma dirumah sudah tua. Mommy ingin menemani mereka " jelas Briana berbohong
" Kasihan juga pada Keana dan Daddy mom, Keana juga perlu mommy" bujuk Keana..
" bagaiman lagi harus ku katakan padanya Tuhan " batin Briana
" Nyonya, Suami anda mengirimi ini " Kata seorang pelayan restoran tersebut.
" Suami ?" tanya Briana heran
" iya Ada florist datang dan mengantar ini, katanya ini dari suami anda " jelas Pelayan tersebut
" Terimakasih" kata Briana Kepada Pelayanan tersebut.
" Mom, kenapa hanya mommy yang dibelikan bunga Daddy ? rengek Keana
" Kalau keana mau, keana. bisa mengambil bunga ini" bujuk Briana
" Tapi ini untuk Mommy" kata Keana dengan cemberut
" Baiklah mommy menyerah dengan kalian berdua " kata Briana putus asa.
🍁🍁
Setelah makan bersama di restoran, Briana mengantar Putrinya Pulang kerumah papanya.
" Mommy akan pergi sebentar dengan Aunty Clara " jelas Briana
" jangan lama lama mom, Keana akan menunggumu" kata Keana
" Keana akan menginap disini ?" tanya Maria
" Tidak, Keana dan mommy akan pulang dengan Daddy " celetuk Keana
" Tidak, mommy akan disini " Sahut Briana
" Daddy sudah menyakiti mommy kemarin malam Oma, lalu dia merayu mommy dengan Bunga ini " jelas Keana berbisik Pada Maria
" Benarkah, itu bagus sayang " puji Maria
" ayolah Tante, ini hanya karangan Keana" bujuk Briana
" Bukankah benar Daddy sudah menyakiti mommy ?" tanya Keana memastikannya
" tidak sayang, Mommy tak apa apa" bujuk Briana
" Benarkah ? padahal Daddy sudah menggigit mommy " celetuk Keana yang langsung di tutup mulutnya oleh Briana
" Tante, jangan dengarkan Keana" pinta Briana
" ah Oma tak ikut ikut masalah anak muda " sindir Maria.
" Lebih baik aku pergi dulu, Clara sudah menungguku " Pamit Briana
" be carefull mom" sahut Keana
" Apa Daddy sering melakukannya ?" Tanya Maria mengorek informasi setelah Briana pergi
" Seperti Ciuman ?" jelas Maria
" Daddy sering mencium mommy" Kata Keana menirukan kelakuan Daddy nya dengan memonyongkan Bibirnya.
" Kau semakin pintar sayang " puji Maria
" tentu saja Oma " jawab Keana
🍁🍁
Briana dan Clara menemui Martin di Restoran yang sudah disepakati.
Besok Briana akan kekantor EM untuk menandatangani kontrak kerja.
" Apa yang menyebabkan kakak ipar bersedia menandatangani kontrak dengan EM? " sindir Martin
" Siapa yang kakak ipar?" ejek Briana
" Ayolah ,kalian sama sama gengsi " goda Martin.
" Aku memang tak memiliki hubungan apa apa dengannya " jelas Briana
" Atau aku akan mulai memperjuangkanmu lagi" goda Martin
" Apa anda akan bertarung dengan Saudara anda Tuan?" ejek Clara
" Hentikan itu, jangan bahas masalah lain. Yang penting aku sudah bersedia Tn Clinton" jelas Briana
" Kakak ipar, kalian berdua sama sama kejam padaku " iba Martin
" Besok kami akan ke kantor EM" jelas Clara
" Tak dapat bos nya, aku bisa mendekati Assisten nya " goda Martin
" Kau jangan macam macam Martin, itu lah kenapa aku tak mengijinkan nya berbisnis dengan mu " Maki Maxim yang baru datang diantara mereka.
" Dia akan membunuhku sekarang juga " Bisik Martin
" Itu urusan Anda " kata Briana tersenyum
" Ayo pulang" Ajak Maxim dengan marah marah menyeret Briana dan Clara
" Kau membuatku malu" Ejek Briana
" Apa kalian tak lihat bagaiman Martin menatap kalian ?" Gerutu Maxim
" dia Hanya bercanda Max, ayolah selera humormu rendah sekali " bujuk Briana
" Apa dia terlihat bercanda Bram?" tanya Maxim pada Bram
" aku rasa tidak bos, jelas jelas dia merayu mereka berdua " imbuh Bram
" Kenapa kalian dua lelaki ribet amat" ejek Clara
" Kunci mobil mana ?" tanya Maxim meminta kunci Briana
" Buat apa ?" tanya Briana
" aku akan mengantarmu pulang, Bram akan mengantar Clara dengan mobilku" jelas Maxim
" Kenapa kau marah marah Max?" rayu Briana
" Apa aku tak boleh marah ?" sindir Maxim mulai menjalankan mobil Briana
" Aku tak tahu " sahut Briana
" Aku cemburu Bi, Mana boleh Martin mendekatimu" Umpat Maxim
" Kami bahkan tak ada hubungan apa apa Selain kerja " jelas Briana
" Kau suka bunganya?" tanya Maxim
" Suka, tapi Putrimu iri padaku " jelas Briana
" Benarkah ?" goda Maxim
" Kau pilih kasih max " sindir Briana
" aku akan membelikan makan kesukaannya" kata Maxim merasa bersalah.
" dia cemburu padaku max " jelas Briana
" aku akan menjelaskannya" bujuk Maxim
🍁🍁
" Makasih dad, You are the best" Puji Keana
Keana kegirangan mendapati Kue Muffin dari Daddynya. Dia tak henti hentinya memakan makanan manis tersebut.
" Kita akan pulang kan dad?" Pinta Keana setelah kekenyangan.
" Kau tak ingin menginap disini dengan mommy mu ?" tanya Maxim
" Mommy akan ikut pulang bersama kita " Rayu Keana
" Mintalah pada mommy" bujuk Maxim dengan manis,
" kalau mommy mau, Daddy akan membelikanmu hadiah " bisik Daddy nya
" Oke dad " Sahut Keana
🙋
🍁🍁🍁