Princess Connect

Princess Connect
Empat Puluh



Briana datang ke sekolah Keana untuk menjemputnya.


" Mom tadi nilaiku paling tinggi dikelas " celoteh gadis kecil itu.


" Mommy bangga padamu sayang " kata Briana membukakan pintu mobil untuknya.


" Mom, bolehkan Keana minta hadiah dari tugas Keana tadi ?" tanya Keana


" Boleh, keana minta apa ?" tanya Briana


" Keana pengen Adik " katanya manja


" Apa ??? " tanya Briana kaget


" Keana akan minta Daddy membelikan adik untuk Keana " rengeknya


" Jangan bilang itu pada Daddy mu, nanti mommy bisa di marahin " bujuk Briana


" Kenapa ? semua teman Keana memiliki adik" pinta gadis kecil itu.


" Lupakanlah, ayo ganti baju nanti mommy traktir es krim " rayu mommy nya


" Es krim, Keana suka " kata Gadis itu girang


" Adik, yang benar saja dimana mommy akan mencarinya untukmu" Batin Briana


" Mom ini lezat sekali" kata Keana


" Apa kau suka darling ?" tanya Briana


" tentu saja, Daddy sering membawaku kesini " jawab Gadis itu


" Sekarang Daddy sedang sibuk" jelas Briana.


" Nanti malam kita Dinner bersama mom" ajak Keana


" Keana tak ingin menginap di rumah Opa?" tanya Briana


" Keana ingin bersama mommy" jawab Keana


" kan Mommy tinggal dengan Opa" jelas Briana


" Mommy bisa pindah kerumah Keana bersama Daddy " bujuk Keana


" Mommy cant do it" kata Briana


" why ?? apa karena Daddy menyakiti mommy tadi malam?" tebak Keana


" Bukan, tapi itu juga salah satu alasannya" Kata Briana tak Karu karuan


" Keana tak mengerti ucapan mommy" kata Keana


" Kasihan Opa sama Oma dirumah sudah tua. Mommy ingin menemani mereka " jelas Briana berbohong


" Kasihan juga pada Keana dan Daddy mom, Keana juga perlu mommy" bujuk Keana..


" bagaiman lagi harus ku katakan padanya Tuhan " batin Briana


" Nyonya, Suami anda mengirimi ini " Kata seorang pelayan restoran tersebut.



" Suami ?" tanya Briana heran


" iya Ada florist datang dan mengantar ini, katanya ini dari suami anda " jelas Pelayan tersebut


" Terimakasih" kata Briana Kepada Pelayanan tersebut.


" Mom, kenapa hanya mommy yang dibelikan bunga Daddy ? rengek Keana


" Kalau keana mau, keana. bisa mengambil bunga ini" bujuk Briana


" Tapi ini untuk Mommy" kata Keana dengan cemberut


" Baiklah mommy menyerah dengan kalian berdua " kata Briana putus asa.


🍁🍁


Setelah makan bersama di restoran, Briana mengantar Putrinya Pulang kerumah papanya.


" Mommy akan pergi sebentar dengan Aunty Clara " jelas Briana


" jangan lama lama mom, Keana akan menunggumu" kata Keana


" Keana akan menginap disini ?" tanya Maria


" Tidak, Keana dan mommy akan pulang dengan Daddy " celetuk Keana


" Tidak, mommy akan disini " Sahut Briana


" Daddy sudah menyakiti mommy kemarin malam Oma, lalu dia merayu mommy dengan Bunga ini " jelas Keana berbisik Pada Maria


" Benarkah, itu bagus sayang " puji Maria


" ayolah Tante, ini hanya karangan Keana" bujuk Briana


" Bukankah benar Daddy sudah menyakiti mommy ?" tanya Keana memastikannya


" tidak sayang, Mommy tak apa apa" bujuk Briana


" Benarkah ? padahal Daddy sudah menggigit mommy " celetuk Keana yang langsung di tutup mulutnya oleh Briana


" Tante, jangan dengarkan Keana" pinta Briana


" ah Oma tak ikut ikut masalah anak muda " sindir Maria.


" Lebih baik aku pergi dulu, Clara sudah menungguku " Pamit Briana


" be carefull mom" sahut Keana


" Apa Daddy sering melakukannya ?" Tanya Maria mengorek informasi setelah Briana pergi


" Seperti Ciuman ?" jelas Maria


" Daddy sering mencium mommy" Kata Keana menirukan kelakuan Daddy nya dengan memonyongkan Bibirnya.



" Kau semakin pintar sayang " puji Maria


" tentu saja Oma " jawab Keana


🍁🍁


Briana dan Clara menemui Martin di Restoran yang sudah disepakati.


Besok Briana akan kekantor EM untuk menandatangani kontrak kerja.


" Apa yang menyebabkan kakak ipar bersedia menandatangani kontrak dengan EM? " sindir Martin


" Siapa yang kakak ipar?" ejek Briana


" Ayolah ,kalian sama sama gengsi " goda Martin.


" Aku memang tak memiliki hubungan apa apa dengannya " jelas Briana


" Atau aku akan mulai memperjuangkanmu lagi" goda Martin


" Apa anda akan bertarung dengan Saudara anda Tuan?" ejek Clara


" Hentikan itu, jangan bahas masalah lain. Yang penting aku sudah bersedia Tn Clinton" jelas Briana


" Kakak ipar, kalian berdua sama sama kejam padaku " iba Martin


" Besok kami akan ke kantor EM" jelas Clara


" Tak dapat bos nya, aku bisa mendekati Assisten nya " goda Martin


" Kau jangan macam macam Martin, itu lah kenapa aku tak mengijinkan nya berbisnis dengan mu " Maki Maxim yang baru datang diantara mereka.


" Dia akan membunuhku sekarang juga " Bisik Martin


" Itu urusan Anda " kata Briana tersenyum


" Ayo pulang" Ajak Maxim dengan marah marah menyeret Briana dan Clara


" Kau membuatku malu" Ejek Briana


" Apa kalian tak lihat bagaiman Martin menatap kalian ?" Gerutu Maxim


" dia Hanya bercanda Max, ayolah selera humormu rendah sekali " bujuk Briana


" Apa dia terlihat bercanda Bram?" tanya Maxim pada Bram


" aku rasa tidak bos, jelas jelas dia merayu mereka berdua " imbuh Bram


" Kenapa kalian dua lelaki ribet amat" ejek Clara


" Kunci mobil mana ?" tanya Maxim meminta kunci Briana


" Buat apa ?" tanya Briana


" aku akan mengantarmu pulang, Bram akan mengantar Clara dengan mobilku" jelas Maxim


" Kenapa kau marah marah Max?" rayu Briana


" Apa aku tak boleh marah ?" sindir Maxim mulai menjalankan mobil Briana


" Aku tak tahu " sahut Briana


" Aku cemburu Bi, Mana boleh Martin mendekatimu" Umpat Maxim


" Kami bahkan tak ada hubungan apa apa Selain kerja " jelas Briana


" Kau suka bunganya?" tanya Maxim


" Suka, tapi Putrimu iri padaku " jelas Briana


" Benarkah ?" goda Maxim


" Kau pilih kasih max " sindir Briana


" aku akan membelikan makan kesukaannya" kata Maxim merasa bersalah.


" dia cemburu padaku max " jelas Briana


" aku akan menjelaskannya" bujuk Maxim


🍁🍁



" Makasih dad, You are the best" Puji Keana


Keana kegirangan mendapati Kue Muffin dari Daddynya. Dia tak henti hentinya memakan makanan manis tersebut.


" Kita akan pulang kan dad?" Pinta Keana setelah kekenyangan.


" Kau tak ingin menginap disini dengan mommy mu ?" tanya Maxim


" Mommy akan ikut pulang bersama kita " Rayu Keana


" Mintalah pada mommy" bujuk Maxim dengan manis,


" kalau mommy mau, Daddy akan membelikanmu hadiah " bisik Daddy nya


" Oke dad " Sahut Keana


🙋


🍁🍁🍁