
"Panggil aku Keana, Keana Lautner," tegas Keana pada Kriss yang kini sedang duduk bersamanya di sebuah caffe di kota Koln tersebut.
Bukan hanya Kriss dan Keana saja, namun Aiden dan Imelda juga ikut serta. Keempatnya kini baru saja memesan minuman mereka dan beberapa dessert yang mereka sukai.
"Maxim Lautner ?" tanya Kriss mencerna kata-kata Keana barusan.
Keana hanya mengangguk mengiyakan pertanyaannya dari Kriss. Mata Keana tak berhenti menatap coffe latte di depannya. Hal tersebut membuat Aiden bertanya-tanya.
"Kenapa dia begitu malu-malu dan bersiap manis pada lelaki ini ? sungguh berbeda bila dia sedang berbicara padaku, sebenarnya siapa lelaki ini ?" kata Aiden di dalam hatinya. Sesekali pandangan mata Aiden mengamati Kriss dan Keana.
Tampak jelas bila wajah Keana berseri-seri ketika bertemu dengan Kriss. Sungguh berbanding 180 derajat bila sedang bersama dengannya.
Keempat tak banyak bicara hanya sesekali Imelda melontarkan pertanyaan pada Kriss dan dijawab Kriss dengan senyuman.
Ternyata dari informasi yang sudah Imelda korek secara tuntas, tujuan Kriss datang ke Kota Koln ini adalah untuk memenuhi undangan salah satu Pengisi acara yang akan menampilkannya kebolehan Kriss dalam bermain Biola.
****
Setalah pertemuan ini, Keana dan Kriss makin mengakrabkan diri satu sama lain. Kriss menjelaskan bahwa Mommy Keana merupakan donatur utama di Club' biola yang ia naungi bersama para rekan-rekan sejawatnya. Kriss makin menyukai setiap apa yang Keana lakukan.
Sebaliknya, melihat bagaimana kedekatan antara Kriss dan Keana ada satu orang yang tak menghendaki hal tersebut terjadi. Yakni Aiden. Tuan muda itu sungguh geram melihat kedekatan antara keduanya.
Pagi hari di kota Koln 🌥️
Memasuki musim dingin, matahari akan mulai menampakkan batangannya sekitar pukul 8.30 waktu setempat. Penduduk kota Koln sudah bersiap menyambut Hari Natal di musim ini.
Sepanjang jalanan kota Koln sudah dihiasi berbagai macam hiasan dan lampu-lampu yang bersinar pada malam hari. Makin malam akan semakin indah.
Pemilik beberapa toko di kota Koln pun tak mau ketinggalan, mereka berlomba-lomba menghias toko mereka dan tak lupa menawarkan berbagai diskon untuk menarik para pelanggan. Termasuk Keana dan Imelda.
Kedua gadis itu akan merayakan Natal pertama mereka di Kota ini. Mereka biasanya akan menghabiskan libur akhir tahun dengan berkumpul bersama keluarga mereka di Indonesia. Namun kali ini keduanya akan merayakan hari Besar mereka bersama-sama.
Keana sudah siap, hari ini ia dan Imelda akan berbelanja untuk persiapan menyambut Natal. Keana sudah berdandan rapi menunggu kedatangan sahabatnya tersebut.
Tak berselang lama, orang yang Keana tunggu akhirnya datang. Imelda gadis manis sahabat Keana dan juga merupakan putri pesohor di Negri asal mereka berdua.
"Apa aku membuatmu menunggu lama Anna ?" sapa Imelda dengan senyum khas darinya.
"Kalau sampe lima belas menit lagi kau tak datang aku tak mau jadi temanmu lagi," sahut Keana dengan mulut sedikit lebih dimonyongkan.
"Hahahaha, seru sekali kata-katamu nona asal kau tahu aku perlu sedikit waktu untuk mengecoh saudaraku agar tak mengganggu kita," jelas Imelda dengan berapi-api.
"Aiden ?"
"Iya, kalau sampai dia tahu kita akan pergi bersama, dia pasti akan menyulitkan kita berdua Anna,"
"Dia bahkan kakak sepupumu !" sindir Keana sedikit mencibir
☁️☁️☁️
Ayo dukung cerita-cerita dari teman saya