My True Love Is Mafia

My True Love Is Mafia
chapter 76



Pagi sekali Gil terbangun karena mendengar suara Alesya yang muntah dari arah toilet, buru-buru saja Gil melihatnya.


"Sweetheart kamu kenapa?" Panik Gil sambil mengusap punggung Alesya.


"Entahlah, mungkin masuk angin. Rasanya pusing, dan mual." Ucap Alesya lirik.


Kemudian Gil menggendong Alesya untuk di baringkannya di atas tempat tidur, lalu menyodorkan segelas air putih.


"Tunggulah, aku akan memanggilkan dokter untuk memriksa keadaan mu."


"Tidak perlu, aku hanya perlu tuiur sebentar dan pusing di kepala ku akan hilang." Ucap Alesya.


"Sweetheart, aku takut terjadi hal serius denganmu. Lihat wajahmu pucat, jangan.."


"Tidak usah Gil, aku hanya perlu istirahat sebentar." Ucapan Gil terpotong oleh Alesya yang menolak untuk dipanggilkan dokter dengan sedikit meninggikan suaranya.


"Baiklah, jika setelah ini kamu masih tidak membaik jangan cegah aku untuk memanggil dokter." Ucap Gil memilih mengalah.


"Terimakasih." Ucap Alesya.


HUEKK....HUEKKK...HUEKK...


Alesya berlari ke tiolet kembali memuntahkan cairan bening dari mulutnya, Gil benar-benar khawatir dengan kondisi istrinya sekarang.


HUEKK...HUEKK....


Gil mengusap-usap pugung Alesya, dia tidak merasa jijik.


"Sudah?" Tanya Gil dan hanya di angguki oleh Alesya sebagai jawaban.


Gil menggendongnya lagi, setelah itu seorangOB memberikan satu gelas teh hangat dan juga wadah kecil bersama obat-obat yang Gil minta tadi kepadanya.


"Minumlah." Ucap Gil sambil menyodorkan segelas teh hangat.


"Aku akan istirahat saja.", Ucap Ale.


" Tidurlah, nanti siang aku bangunkan untuk makan atau mau sekarang?"


"Tidak, mungkin siang. Aku ingin tidur.",


"Ya, aku akan menemanimu di sini." Ucap Gil sambil membenarkan selimut Alesya sampai menutupi dadanya.


Gil pergi menuju balkon untuk menelpon anak buahnya untuk menyiapkan pesawat pribadi, dia akan kembali ke New York. Besok pagi mereka akan pergi, Gil benar-benar khawatir dan takut. Setelah itu dia menghubungi Bela, ibunya untuo membertitahu kepulangannya.


"Hallo Mom."


"Ya sayang ada apa ? bagaimana liburan kalian?" Sahut


"Besok pagi mungkin kami akan kemabali ke New york."


"Bukannya kalian baru saja ke Maldives dan belum mengunjungi yang lainnya, kenapa?" Tanya Bela


"Alesya sakit, aku khawatir terjadi sesuatu. Tadi pagi dia muntah dan wajahnya pucat sekali, tapi Alesya tidak mau di periksa dokter."


"Muntah-muntah?" Tanya Bela mamastikan


"Ya Mom, dia sampai tidak makan."


"Cepatlah bawa pulang Alesya, kalau bisa hari ini jika keadaanya sudah membaik."


"Ya Mom, sekarang dia sedang tidur. Biarkan istirahat dulu, nanti siang aku akan berbicara padanya."


"Iya, baiklah. Kabari Mom mengenai kondisi Alesya ."


"Baik Mom, yasudah aku tutup dulu."


"Iya boy, jaga Alesya dengan baik."


"Pasti Mom." Ucap Gil setelah itu sambungannya berakhir.


Kemudian dia kembali masuk dan duduk di sofa mengahadap Alesya, sekarang masih jam 9 mungkin nanti Gil akan membangunkan Alesya untuk makan, jika siang tidak bangun juga.


Alesya terbangun dari tidurnya, ia melihat jam di nakas sudah menunjukan pukul 10, dilihatnya Gil yang tidur bersandar di kursi. Alesya terbangun karena Ia merasa lapar, dan menginginkan suaminya yang memasak.


Alesya menyibakan selimutnya, ia sudah merasa lebih baik. Lalu duduk si samping Gil dan memeluknya , berusaha membangunkan Gil.


"Sayang, bangunlah." Ucap Alesya.


Gil yang terganggu membuka matanya dan melihat Alesya sedang memeluknya, tumben.


"Hei, kamu sudah bangun. Apa masih terasa pusing?" Ucap Gil.


"Tidak, aku sudah merasa baikkan." Jawab Alesya. "Gil, aku lapar dan ingin kamu yang memasakannya untukku." Pinta Alesya.


"Kamu mau aku memasak apa?"


"Emmm.. Aku ingin soto ayam, sate dan minumnya milkshake stowberry."


"Indonesian food?"


"Yes, aku ingin makan itu sekarang." Rengekek Alesya.


"Aku tidak pernah melihat dan memakannya sweetheart, bagaimana cara memasaknya." Ucap Gil aneh, ada yang berbeda dari Alesya.


"Cari di internet."


"Tapi bagaimana kalau salah."


"Ayolahh, jika kamu tidak mau yasudah. Aku tidak akan makan."


"Sweetheart ada apa denganmu aneh sekali, tidak seperti biasanya."


"Aku tidak apa-apa, hanya memintamu untuk memasak saja sudah di bilang aneh." Kesal Alesya.


"Bukan seperti itu sweetheart... sudahlah iya aku akan memasak untukmu okey." Ucap Gil.


"Hemmmm."


"Yeayyyyyy, baiklah ayo aku juga ingin melihat dan memastikan bahwa kamu yang memasak ." Ucap Alesya berdiri sambil menggandeng tangan Gil untuk keluar.


Akhirnya mereka memutuskan pergi ke kitchen resort, untuk membuat masakan yang Alesya minta.


"Selamat siang Mr. and Mrs. Rodrigez, apa ada yang bisa saya bantu?" Tanya kepala chef yang melihat kedatangan mereka.


"Aku ingin memasak untuk istruku, dan apa kau tahu cara memasak soto ayam dan sate?" Tanya Gil.


"Mungkin jika sate dan soto ayam saya pernah memakannya tapi untuk memasak saya belum pernah..."


"Aku tidak menanyakan mu sudah makan apa belum." Potong Gil kesal.


"Maaf, maksud saya.Hanya untuk sekedar memasak menu itu saya bisa membantu anda tuan."


"Bagus, tunjukan saja dan arahkan biar aku yang memasak." Ucap Gil.


Alesya memilih duduk di mini chair disana untuk melihat Gil memasak dan sesekali memotretnya, Ia juga tidak tahu kenapa ingim sekali Gil yang memasak.


Diambilnya beberapa foto kemudian Alesya upload di media sosial.



Alesyamargareta R


My sweet chief 😘😘


comments....


Elofrancisco wah baru tahu ice cool bisa masak 👍


firenuela calon suamiku..😍


AreyveronicaB keren dimasakin suami ❤


Sugardaddy Jika di antara kalian ada yang kelebihan berat badan silahkan hubungi Sugardaddy.


Elofranciso nggak nyambung, @sugardaddy tapi jual obat pelangsing


MarvelinoD sudah dari dulu @Elofrancisco


Elofrancisco masa sih kok lupa😫


AreyverinicaB bukan sahabat sejati @MervelinoD @GilbertAR


Elofrancisco apasih sayang komen aja😘@AreyveronicaB


Alesyamargareta R kalian udah resmi? @ Elofranciso @AreyveronicaB


.......


Begitulah kira-kira isi komenan di sosial media, Ale tidak menyangka para sahabatnya juga gercep itu melihat postingan Alesya.


Dia bukan tipe cewe yang sering mengunggah kegiatan sehari-hari atau apapun itu di sosial media, hanya jika ingin saja Ale pasti akan memposting sesuatu.


Hampir satu jam lebih Gil memasak untuknya, Alesya sampai ketiduran di meja. Gul tidak begitu memperhatikan Alesya karena fokus memasak, padahal di dalam kitchen sangat berisik tapi Alesya dengan pulasnya tidak terbangun.


"Sweetheart masakan mu sudah jadi." Ucap Gil masih merapihkan masakannya.


"Sweetheart."panggilnya lagi dan saat melihat ke arah Alesya, tanpa menunggu lama langsung menghampirinya. Ia takut Alesya tidak sadarkan diri, karena sebelumnya Alesya kurang sehat.


" Sweetheart, hey."Panggil Gil.


Tiba-tiba Ale menggeliat meregangkan ototnya yang merasa kaku.


"Sudah selesai?" Tanya Alesya.


"Iya, aku baru saja menyelesaikannya. Apa akan makan sekarang?"


"Tentu." Jawab Alesya bersemangat.


"Tolong siapkan semuanya di depan." Perintah Gil kepada salah satu pekerja di sana.


"Yes Mr."


"Ayo sweetheart kita tunggu di depan."


"Gendong." Rengek Alesya sambil merentangkan tangganya minta di gendong, Gil mengerinyit heran biasanya tidak seperti ini.


"Sayang?" Panggil Alesya.


"Uhh istriku manja sekali." Ucap Gil kemudian menggendong Alesya sampai ke meja makan.


Sesampainya disana, semua hidangan sudah tersaji.


"Harum sekali, pasti enak" Puji Alesya.


"Makanlah."


Tiba-tiba Alesya menangis begitu saja, Gil di buat panik karenanya.


"Sweetheart ada apa? apa ada yang sakit?" Tanya Gil mendekati Alesya.


"Tidak, terimakasih karena mau memasakan ini semua untukku." Ucap Alesya masih menangis.


"Astaga sweetheart, itu bukan apa-apa untukku. Aku akan melakukan apapun untukmu apapun, agat istriku ini senang. Sudah jangan menangis dan makanlah, okey." Ucap Gil.


"Baiklah aku juga sudah sangat lapar." Alesya menjawab dengan nada ceria, sebenarnya apa yang terjadi pada Alesya.


Akirnya mereka mulai menyantap makan siang buatan Gil tadi, Alesya sangat lahap memakannya membuat Gil senang.