
❤Jerat Cinta Sang Playboy❤
"Sshhh mmhhh ..."
Sebuah suara sexy melantun indah dari bibir merah seorang wanita. Mata wanita itu terpejam merasakan kenikmat*n diarea sensitifnya.
"K-Key .... Uhhh aku gak kuat," rintih wanita itu mencengkram tangan pria disampingnya.
Pria yang dipanggil Key itu tersenyum miring. Ia membelai wajah wanita itu. Lalu, dengan cepat menyambar bibir wanita tersebut. Kedua tanganya tak tinggal diam, segera tangan itu meraup dua bongkahan kenyal tanpa penghalang apapun itu.
"Ahh, Key! Ouhhh ...." Wanita itu mendesah tak mau berhenti. "Aku mohon, Key! Jangan siksa aku seperti ini. Lakukanlah aku mohon!" pintanya dengan tangan sudah meraba-raba senjata milik pria itu yang masih terbungkus celana.
"Cukup!" Pria itu menjauh dan menepis tangan si wanita yang mulai nakal. "Lu boleh pergi!" titahnya tanpa dosa.
Seketika wanita itu menghentikan aksi benda bergetar yang kini tengah memanjakan area pribadinya. Wajah cantik itu tampak cemas akan sikap pria itu. "Maafin aku, Key! Maksudku-"
"Bukankah lu sudah tau aturan mainnya?" selanya mencengkram dagu wanita itu dengan tatapan tajam.
"I-iya," balas sang wanita ketakutan.
"Apa?" tanya Key.
"Ta-tanpa penyatuan," lanjutnya terbata.
"Good girl!" ucap Key menyeringai, menepuk pucuk kepala wanita itu. Lalu pria itu berdiri setelah mengenakan kembali kemeja ditubuhnya.
Seketika Key kembali berbalik dengan menautkan alisnya. "Kenapa?"
Wanita itu memberanikan diri mendongak ke arah Key. "Kenapa kamu gak mau melakukannya denganku?"
Key tertawa mendengar pertanyaan itu. Lalu, kembali mendekat kearah si wanita "Lu mau tau alasanya?" tanyanya dan diangguki sang wanita.
"Gue bukan orang seperti lu, paham 'kan?" jelas Key begitu menusuk hati wanita tersebut, hingga air matanya keluar begitu saja.
Tentu sang wanita sadar, jika dirinya bukanlah wanita suci. Namun, perlakuan Key lebih kejam dari pada pria hidung belang. Status kekasih benar-benar hanya sebuah status tanpa sebuah perasaan. Berbeda dengan dirinya yang sudah terlanjur mencintai pria itu.
"Mulai sekarang, lu berhenti ngikutin gue!" final Key dan berlalu keluar dari ruangan itu.
"Nggak, Key! Kamu jangan ninggalin aku. Kumohon maafin aku," pinta wanita itu memelas. Namun tidak didengar pria itu.
"Key! Key!" teriak wanita itu diiringi tangis dibibirnya.
Arkyano Abigail Permana, pria tampan yang biasa disapa Key itu keluar dari kamar sebuah hotel seraya mengancingkan kembali kemejanya, dengan menyisakan tiga kancing atas saja yang masih dibiarkan terbuka. Ia mengusap bibir menggunakan ibu jari, lalu menyugar rambutnya agar tidak berantakan.
Cool! Itulah kesan pertama yang dilihat dari pria tampan bejuta pesona itu. Hingga wanita manapun, tidak dapat menolak pesona seorang Key. Bahkan pria itu, harus rela menjadi piala bergilir untuk para gadis yang memujanya. Tidak ada kata lama dalam status pacaran yang dijalaninya. Bagi pria itu semua wanita hanyalah 'mainan' yang tidak perlu didasari rasa cinta.
**
Hayo siapa yang belum nambahin yang ini ke rak? Yuk buruan, tambahin! Kisah Key anak dari Abi-Sena, si buaya ngeselin ... Jangan lupa jejak pertama kalian yaa!!! Ditunggu😘😘