My Enemy, My Husband

My Enemy, My Husband
Obat frustasi



Deg!


Cheryl menganga mendengar ucapan sarkas Arga. Dan ada sesuatu yang menggelitik diindera penciumannya. Aroma menyengat dari mulut pria itu membuat ia dengan reflek menutup hidungnya.


"Lu makan apaan sih, bau amat?" tanya Cheryl mengibas-ibaskan satu tangannya.


"Menurut lu?" Arga semakin gencar mendekatkan wajahnya.


"Serius, mulut lu bau banget," pekik Cheryl mencoba menyingkirkan wajah Arga dari hadapannya. Namun, Arga semakin sengaja meniupkan napas ke arah gadis itu.


Bukan itu saja, Arga mulai melayangkan gelitikan pada perut sang gadis. Hingga keduanya terus bergulat yang diiringi dengan gelak tawa.


"Stop, Ga! Stop ampun ...." teriak Cheryl disela tawanya.


"Bukannya kita suami istri, gak salah dong gue nyentuh lu," goda Arga.


Cheryl terus tergelak, antara geli dan kesal pada pria itu. Ia pikir Arga akan menyentuh dengan cara yang sudah ada dalam otaknya. Namun ternyata ... Arga sial*n!


Dugh!


"Awww!!!"


Brukkk!!!


Cheryl tidak sengaja menendang senjata kebanggan Arga, hingga sukses membuat pria itu terjengkang dan jatuh ke lantai. Pria itu meringis, rasa sakit pada bokongnya tidak seberapa dibanding si jacknya yang berharga.


"Ya ampun!" Cheryl bangkit melihat Arga yang kini meringkuk di lantai memegang pusat kehidupannya.


"Lu gak apa-apa?" tanya Cheryl membantu pria itu bangkit.


"Lu keterlaluan banget sih, sakit! Ssstt aww," keluh Arga meringis.


"Ya, maaf gue gak sengaja. Lagian, lu ngapain sih ngerjain gue segala," balas Cheryl balik mengomel. Gadis itu mendudukan Arga ke atas sofa.


"Itu sebagai hukuman, karena lu udah berani buka-buka hape gue," kesal Arga dan hanya ditanggapin cebikan bibir gadis itu.


Gadis itu masih merasa kesal karena bentakan Arga. Namun, melihat pria itu meringis ia pun menjadi tak tega. Apalagi ia juga mengaku sudah salah menerima panggilan waktu itu sembarangan, hingga mungkin saja mengakibatkan sesuatu terjadi pada Arga dan kekasihnya itu.


"Gue minta maaf, waktu itu gue cuma iseng aja. Dan soal itu ...." Cheryl menggantungkan ucapannya, dan melirikan kearah sesuatu yang didekap tangan Arga kini. "Gue gak sengaja."


Kenapa oma Siska? Wanita tua yang tinggal jauh dari anak dan cucu-cucunya itu selalu membujuk Arga untuk menemaninya saat makan. Seperti siang tadi, wanita tua itu meminta Arga untuk menemaninya makan. Salah satu anaknya yang batal pulang, membuat oma Siska kesal.


Makanan yang sudah ia sediakan untuk anak cucunya, harus terabaikan begitu saja. Maka dari itu, Arga lah sasaran untuk menghabiskan semua itu. Dan hal itu tidak disia-siakan Arga yang kebetulan tengah frustasi.


"Lagian lu makan apaan sih, sampai mulut lu bau gitu?" tanya Cheryl tak habis pikir.


"Gue habis makan banyak semur jengkol di rumah oma Siska," balas Arga sekenanya.


"What??" pekik Cheryl. Ia yang tidak pernah tau bau jengkol, akhirnya bisa mencium bau tersebut.


"Jadi, karena lu kesel sama gue terus lu malah kalaf makan semur jengkol dirumah oma Siska, begitu?" tanya Cheryl. Tentu gadis itu dapat menebak, alasan Arga kerumah oma Siska pasti karena frustasi.


"Hem," hanya deheman kecil yang keluar dari pria itu yang mulai kembali menetralkan dirinya itu.


Cheryl memicing merasa tak percaya. Masa iya, frustasi cuma gara-gara hal sepele seperti itu. "Lu jujur aja, lu putus 'kan sama Tania?" selidiknya.


"Ck! Tau ah," kesal Arga berlenggang meningglkan gadis itu, meski dengan sedikut tertatih.


"Ga, Woy!"


"Argantara marga satwa!" teriak Cheryl yang tak ditanggapi apapun oleh pria itu.


"Cih! Masalah sama pacar, istri jadi korban. Dasar tidak berperikesuamian," gerutunya kesal.


Sementara itu Arga memasuki kamar. Ia menyandarkan diri dibalik pintu. Perasaannya kacau, setelah perkataan Tania siang tadi. Tidak mungkin ia jujur pada Cheryl mengenai apa yang terjadi. Bagaimana pun ia harus mencari cara untuk meyakinkan wanita itu. Ia memang mencintai Tania, tapi entah kenapa melepaskannya akan jauh terasa lebih baik.


"Apa mungkin ini karena, Chemot?"


\*\*\*\*\*\*


Jangan lupa jejaknya yaa😘



Pasangan suami istri ter-ngabrut🙈🤣