My Bodyguard Is My Boyfriend

My Bodyguard Is My Boyfriend
Love you My Bodyguard ( END )



Kamar Garvita dan Gabriel di istana Al Jordan Dubai UAE


Garvita terbangun karena ada seseorang yang sibuk menciumi dirinya. Mata biru Garvita menatap pria itu sudah melepaskan gaun tidurnya dan hanya meninggalkan segitiga pengaman bewarna hitam di bawah.


Gadis itu tersenyum melihat siapa yang sibuk mengeksplorasi tubuhnya dan dengan mendapatkan sensasi di setiap jengkal kulitnya.


Disaat pria itu menciumi perutnya yang rata, Garvita dengan sukarela mengangkat p@ntatnya seolah memberikan kode ke pria bertubuh kekar itu melepaskan penghalang terakhirnya.


"Are you sure, Princess?" tanya pria itu dengan tatapan meminta ijin.


"So sure, my bodyguard..." senyum Garvita.


Pria itu tersenyum lalu mencium panas bibir Garvita yang membalasnya dengan sama panasnya. Keduanya saling bercu**Bu satu sama lain seolah membayar puasa hampir sepuluh tahun bersama dengan menahan semua hawa na*Fu karena masing-masing ingin saling memberikan miliknya paling berharga dengan pasangan yang sudah sah.


"Gab... " bisik Garvita.


"Yes Princess..."


"Aku... " Garvita lemas saat mendapatkan kli*maksnya yang pertama.


"Aku belum masuk lho princess... Baru membuatmu relaks dan basah..." senyum Gabriel sambil menciumi ceruk leher Garvita yang jenjang dan meninggalkan tanda disana.


"Hah?" Garvita menatap Gabriel bingung.


"Maaf princess tapi kalau sakit... kamu bisa mencengkram bahuku sayang..." Gabriel mencium bibir Garvita sembari mencoba menembus penghalang milik Garvita yang sudah dijaganya selama ini.


Garvita tersentak dan reflek gadis itu mencengkram bahu kekar suaminya dan Gabriel terdiam sejenak.


"Sorry..."


"Oh God .... Sakit... " ucap Garvita sambil mencari oksigen karena terkejut dengan hal yang tidak pernah dia rasakan. "Ternyata... begini... "


"Nanti akan enak kok..." bujuk Gabriel sambil menggerakkan pinggulnya pelan-pelan. Tubuh Garvita mulai bisa menyesuaikan pengalaman pertamanya dan Gabriel adalah suami yang sangat lembut karena tahu ini adalah pertama kalinya buat mereka, apalagi Garvita yang harus mengalami sakit.


Menjelang siang, pasangan suami istri itu memilih berada di kamar untuk menikmati surga dunia yang mereka lakukan secara halal dan sah baik hukum agama dan negara. Garvita tersenyum puas setelah bisa merasakan apa yang banyak dibicarakan teman-temannya yang sudah melakukannya.


Ternyata melakukannya dengan status sudah menikah itu jauh lebih nikmat, tanpa harus ada khawatir dosa, hamil di luar nikah atau pun kena grebek..


"Garvitaaa ! Gabrieeelll ! Kalian tidak makan siang?" teriak Sabine melalu membuat pasangan suami istri yang sedang mengatur nafas, hanya bisa saling tersenyum mendengar suara Oma badass itu.


"Baik Oma. Nanti kami turun" jawab Garvita sambil meletakkan gagang telepon. "So, bodyguard aku... Sampai dimana kita?"


"Sampai... Aku hendak membawa mu ke kamar mandi, dan kita akan berendam cantik..." senyum Gabriel.


"Kamu mau punya anak perempuan atau laki-laki...?" tanya Garvita yang sudah digendong oleh Gabriel menuju kamar mandi.


"Mau laki mau perempuan, aku tidak masalah karena yang penting, dari rahimmu... Dan aku yakin, pasti akan bar-bar macam kamu" jawab Gabriel sambil mencium bibir Garvita.


"Well, Gabriel sayang, jika anak kita tidak bar-bar, patut diragukan keturunan Al Jordan... Kamu tahu sendiri kan keluarga Pratomo, Giandra, Blair, Al Jordan, Reeves dan Neville, cikal bakal generasi bar-bar, brutal, bobrok dan tukang menistakan..."


Gabriel mendudukan Garvita diatas kloset sedangkan dirinya menyiapkan air hangat untuk mereka berendam.


"Keluarga kamu itu memang limited edition, dapat pasangan yang satu server .... Sebenarnya awalnya mereka masih waras tapi masuk ke keluarga kamu ... ikut Membagongkan..." senyum Gabriel yang berlutut di hadapan istrinya.


"Welcome to the club, Gabriel sayang." Garvita mencium bibir suaminya.


"Love you Princess..."


"Love you too my Bodyguard..."


*** END ***


Yuhuuuu Up Pagi Yaaaa gaaaeeessss


Garvita n Gabriel beneran END yaaaa. Soal Galena, masih aku pikirkan apakah akan muncul atau tidak novelnya sendiri.


Terimakasih yang sudah mendukung, membaca dan komentar di novel ini.


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️