
Perjalanan ke Manchester
Garvita dan Gabriel menikmati perjalanan ke salah satu kota yang menjadi terkenal karena dua klub sepakbolanya, Manchester United dan Manchester City didamping beberapa klub lainnya seperti Bury FC, Charlton Athletic dan Bolton Wanderers.
"Tante Natasha ada di PRC Group bersama dengan Oom Taufan" ucap Garvita membaca pesan dari Tantenya dari keluarga Neville.
"Keluarga Neville jarang muncul ya Gar" tanya Gabriel.
"Jarang karena mereka sangat padat jadwalnya di Great Britain. Keluarga Neville memang lebih fokus di semua wilayah sini dan Skotlandia hingga Irlandia. Kecuali dulu Opa Mark yang memilih pindah ke Surabaya karena mau ganti suasana setelah Oma Anne meninggal." ( Baca My Boyfriend is not a transgender )
"Apa Opa Mark masih ada?"
Garvita menggelengkan kepalanya. "Opa Mark sudah meninggal."
"Oh... Kalau Oom Tristan?"
"Oom Tristan sekarang menjadi salah satu direktur di mantan klubnya, Manchester United. Malah nggak pegang PRC Group."
"Berapa anaknya?" tanya Gabriel lagi. Keluarga Neville memang memilih low profile dibandingkan dengan keluarga Blair, Reeves maupun Bianchi.
"Tante Natasha punya satu anak namanya Jayde, biasa dipanggil Jay. Sekarang menjadi salah satu manager keuangan PRC Group. Dia pintar seperti kedua orangtuanya dan sangat teliti seperti Opa Mark. Tak heran jika masuk akuntansi kuliahnya dulu."
"Usianya?"
"Se aku atau tua setahun ya tapi dia genius. Masuk kuliah di Oxford belum ada usia 15 tahun jadi Prodigy di keluarga. Cuma ya gitu, agak kaku bocahnya" kekeh Garvita.
"Kalau Oom Tristan?"
Garvita agak mendung ketika nama Oomnya disebut. "Oom Tristan tidak pernah menikah sejak tunangannya meninggal karena kanker otak. Tapi punya anak dari tunangan nya itu ... kebablasan sih benarnya dulu. Namanya Apsarini. Cantik banget seperti bidadari, sesuai dengan arti namanya jadi sekarang Oom Tristan berdua saja dengan Sari."
"Sari usia berapa?"
"Seumuran Jay tapi Sari kuliah di University of Manchester ambil management dan sekarang sedang magang di PRC Group."
"Keluarga kamu ternyata banyak cerita" senyum Gabriel yang memang baru tahu banyak tentang keluarga Neville.
"Aku masih ada beberapa sepupu dari keluarga Neville hanya saja mereka lebih suka melanglang buana dan yang di Manchester cuma keluarga Tante Natasha dan Oom Tristan. Maksud aku, mereka ada yang tinggal di Skotlandia, Irlandia dan Wales." Garvita menatap Gabriel sambil tersenyum.
"Apa mereka datang saat lebaran tahun lalu?"
"Datang tapi kamu kan sibuk untuk pengawalan ekstra karena kita lebaran di Dubai."
Gabriel mencoba mengingat keluarga Neville tapi memang tidak bisa mengingat karena banyaknya keluarga Garvita yang datang.
Tidak terasa mereka pun masuk ke perbatasan kota Manchester dan Garvita mengarahkan jalan ke gedung PRC Group. Setelah tiba di gedung enam lantai itu, Garvita dan Gabriel pun masuk ke dalam kantor kontraktor, properti dan desain interior itu.
Garvita mengeluarkan ID card khususnya dan resepsionis pun tahu kalau gadis bermata biru itu anggota kekerabatan keluarga Neville, menghubungi Jayde.
"Garvita!" panggil Jayde saat melihat sepupunya datang.
Introducing Jayde Neville Abisatya
"Hai! Kamu kok makin bule sih?!" goda Garvita sambil menghampiri sepupunya.
"Heh! Lihat-lihat kalau ngomong! Elu apa kabar, cantik!" kekeh Jayde. "Halo, kamu pasti Gabriel. Sudah kelar urusan dengan CIA dan ABIN?" senyum pria jangkung itu ke Gabriel sambil mengulurkan tangannya.
"Alhamdulillah sudah" senyum Gabriel sambil menyambut uluran tangan Jayde.
"Yuk ke ruang mama. Ada papa dan Sari juga disana" ajak Jayde sambil merangkul Garvita dan Gabriel berjalan di sisi gadisnya.
"Oom Tristan masih di Old Trafford?" tanya Garvita saat mereka masuk lift.
"Masih lah! So, Gabriel, have fun di Rio?" tanya Jayde ramah.
"Fun tidak fun" balas Gabriel.
"Gasendra gimana kabar Gar? Mbak Zee? Bang Sean?" tanya Jayde ke arah Garvita.
"Lha kemarin kan habis ketemu lebaran..."
"Tapi aku kan jarang berinteraksi di grup chat..."
"Kamu kebanyakan kerja sih Jay. Mbak Zee dan bang Sean sehat semua, triple A juga. Mas Sendra sama lah dengan kamu, workaholic juga."
"Kesini Garvita" ajak Jayde menuju ruang kerja Natasha. Pria itu lalu membuka pintu tebal itu dan tampak Natasha bersama dengan Taufan sedang berdiskusi dengan seorang gadis cantik.
"Garvita!" seru Natasha yang berdiri menyambut keponakannya. Garvita pun memeluk tantenya yang awet cantik itu.
"Apa kabar Tante? Sehat?" senyum Garvita. "Oom Taufan."
"Alhamdulillah kamu sampai juga" senyum Taufan.
"Akhirnya sampai juga nih cewek Dubai" goda gadis cantik itu.
"Sampailah Sari... Masa kagak!" kekeh Garvita sambil berpelukan dengan Apsarini, putri Tristan Neville.
"Kamu pasti Gabriel" sapa Taufan ke kekasih Garvita itu.
"Salam kenal Oom Taufan, Tante Natasha" salam Gabriel.
"Oh ini si pengawal yang digunting rambutnya pakai gunting rumput" gelak Apsarini sambil menyambut Gabriel.
"Iyaaa..." jawab Gabriel sambil mengusap tengkuknya.
"Hah? Dipotong rambutnya pakai gunting rumput?" tanya Natasha ke Garvita.
"Serius Tante. Cewek Dubai ini main potong pakai gunting rumput punya Oma Kaia. Bar-bar lu!" ejek Apsarini ke Garvita.
"Habis rambutnya gondrong Tante, sudah gitu pergi tanpa kabar kan njelehi..." sungut Garvita membuat Taufan terbahak.
"Ya ampun, sudah lama aku tidak mendengar kata 'njelehi' ... Jadi kangen Jawa" kekeh Taufan.
"Eh udah yuk, duduk semua. Sari, tolong pesankan makanan buat makan siang" pinta Natasha ke keponakannya.
"Seperti biasanya kan Tante?" tanya Apsarini sambil mengambil ponselnya.
"Iya. Kalian suka masakan khas Inggris kan? Tenang, ini halal kok."
"Suka saja lah Tante, kan mas Eagle suka bikin di rumah" jawab Garvita.
"Eh Sakura nggak ikut?" tanya Jayde.
"Nggak, dia sibuk latihan untuk resital. Anak itu kan sama nyeleneh ambil kuliahnya sama dengan mbak Dira" jawab Garvita.
"Nadira anaknya berapa sekarang Gar?" tanya Taufan.
"Satu Oom, namanya Biana. Mbak Bee yang sudah dua soalnya Rania umur belum ada setahun, mbak Bee hamil lagi. Kalau kata mama, kerajinan tuh sama mas Sammy..."
Sontak semua orang disana tertawa.
"Anaknya cowok kan Gar?" tanya Apsarini.
"Iya cowok. Namanya Rasendriya, panggilannya Rase. Mbak Zee yang tiga sekarang, Arsya Alvaro dan Alisha. Bang Luke satu namanya Hyde."
"Juliet belum isi ya Gar?" tanya Natasha.
"Jules kan menunda."
"Eh, Gemini kabarnya gimana? Katanya operasi di Tokyo? Duh, moga-moga bisa melihat lagi ya..." Natasha mengetahui dari Freya yang menulis di grup chat keluarga.
"Aamiin tante. Kata mbak Rin, istrinya Bang Lukie yang kerja di rumah sakit, operasi nya sukses. Tinggal nunggu hasilnya."
"Alhamdulillah. Semoga anak itu bisa melihat lagi" doa Natasha.
Introducing Apsarini Neville
***
Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️