
Kamar Garvita dan Gabriel di Istana Al Jordan
Garvita langsung masuk ke dalam kamar mandi usai pulang dari acara balapan sedangkan Gabriel hanya duduk di sofa dengan kikuk karena ini kali pertama mereka bersama dalam satu kamar dengan kondisi sudah resmi suami istri.
Gabriel memang sudah memindahkan baju-bajunya ke lemari Garvita sebagian karena setelah ini, Gabriel ingin mengajak Garvita untuk hidup di luar istana. Gabriel ingin menikmati kehidupan suami istri hanya berdua tanpa ada keluarga nya.
Pria itu tampak lelah dengan acara pernikahan ditambah dengan lanjut balapan yang membuat energinya habis. Tak lama, Garvita pun keluar dari kamar mandi hanya mengenakan gaun tidur panjang yang terbuat dari bahan satin bewarna hitam, membuat Gabriel melongo.
"Kamu pakai itu?" tanya Gabriel.
"Iya lah! Masa pakai training?" jawab Garvita bingung dengan pertanyaan suaminya. "Memang kenapa Gab?"
Gabriel menggelengkan kepalanya lalu berdiri dan memeluk tubuh Garvita. "Kamu cantik pakai ini."
"Rasanya tadi ada yang bilang aku cantik pakai gaun pengantin... Mana yang benar Gab?" goda Garvita sambil membuka jaket Gabriel.
"Kamu selalu cantik memakai baju apapun... Makin cantik jika tidak memakai apa-apa" cengir Gabriel yang pasrah saat Garvita menarik kaos agar terlepas dan menunjukkan tubuhnya yang berotot.
"Mandi!" perintah Garvita membuat Gabriel melongo.
"Kamu membuka kaus aku karena kamu menyuruh aku mandi?" Gabriel menatap tidak percaya. Kukira Garvita akan merayuku dan jujur aku sudah siap.
"Mandilah... Biar kamu tidak repot di dalam." Garvita mendorong tubuh kekar Gabriel ke arah kamar mandinya. "Sanaaaaa! Handuk sudah ada."
Gabriel menatap Garvita dengan wajah memelas. "Aku jangan kamu tinggal tidur, Garvita..."
"Aku tidak janji kalau itu..." cengir Garvita sambil menyalakan lampu kecil.
Gabriel mengecup pipi Garvita sekilas lalu masuk ke dalam kamar mandi.
***
Gabriel keluar dari kamar mandi dengan handuk terlilit di bawah pinggangnya dan handuk kecil diatas kepalanya. Tubuhnya terasa segar usai mendapatkan air dingin apalagi dirinya tadi sangat terasa lembab.
Pria itu menoleh ke arah tempat tidur dan melihat istrinya sudah bergelung selimut. Mata Garvita tampak terpejam dan nafasnya teratur menandakan kalau istrinya sudah tertidur.
Gabriel memeluk Garvita dari belakang dan istrinya secara reflek mendekat kan tubuhnya ke suaminya meskipun terlelap. Gabriel mencium sisi dalam leher istrinya dan menghirup aroma lembut yang memabukkan.
"Padahal aku ingin unboxing sekarang tapi kamu tampaknya lelah..." gumam Gabriel. "Nanti malam saja ya sayang. Aku juga lelah. Dijamin akan susah berdiri ini kalau mata mengantuk..."
Garvita berbalik dan wajahnya menempel dada bidang Gabriel yang mulus. Suaminya langsung memeluknya erat dan tak lama dirinya menyusul istrinya terlelap.
***
Para penghuni istana Al Jordan tampaknya menikmati acara istirahat nya kecuali yang tidak mengikuti acara balapan semalam. Di pinggir kolam renang tampak Kalila dan Gemma asyik duduk sambil mengobrol.
"Jadi mas Bayu sudah dapat sekretaris penggantinya DeeDee?" tanya Kalila.
"Iya, aku kemarin sudah menyeleksinya dan nanti biar ditraining dulu oleh DeeDee. Tapi jika DeeDee tidak bisa meninggalkan ibunya, ya terpaksa aku yang maju" senyum Gemma.
"Namanya siapa mbak?" tanya Kalila.
"Ajeng Pratiwi."
***
Cerita Ajeng dan Bayu bisa dibaca di novel mereka sendiri.
***
Yuhuuuu Up Malam Yaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️