My Bodyguard Is My Boyfriend

My Bodyguard Is My Boyfriend
Jadi Dia?



Barton Arcade, Manchester


"Apa maksudmu dengan suami orang?" tanya Gabriel bingung.


"Sari pernah bilang kalau dia suka sama suami orang dan menunggu dudanya. Aku tidak terpikir sama sekali kalau suami yang dimaksud adalah Bang Krisna Rao!" ucap Garvita panik.


"Jadi Sari pernah bercerita padamu kalau dia naksir pria yang ternyata Krisna Rao?" ulang Gabriel.


"Iya tapi dia bilang bertemu di London. Mana aku ingat kalau Bang Krisna juga pernah di London dan bisa mengkaitkan?" Garvita berdiri.


"Kamu mau kemana, sayang?" tanya Gabriel sambil memegang tangan gadisnya.


"Hampiri mereka berdua lah!" ucap Garvita.


"Jangan sendirian dan jangan gegabah!" senyum Gabriel. Keduanya pun keluar dari cafe meninggalkan minuman dan makanan yang tinggal sedikit.


Sembari bergandengan tangan, Garvita dan Gabriel mengikuti kedua orang itu. Tampak Apsarini menatap Krisna begitu memuja seperti halnya Garvita jika bersama Gabriel.


"Sari benar-benar jatuh cinta pada Krisna" bisik Gabriel ke Garvita.


"Bakalan bagaimana ini Gab? Krisna mantan suami mbak Mintang tapi terus pacaran dengan Sari?" ucap Garvita cemas.


"At least status single dan bukan suami Mintang, Gar ..."


"Bukan masalah itu Bambaaaanngggg! Reaksi Oom Haris, Tante Freya dan Opa Ashley gimana? Belum Oom Tristan pasti juga kena amuk! Berbesan lagi dengan kedua orangtuanya Krisna... Aduh kepalaku pusing!"


Gabriel merangkul Garvita. "Awal pasti gegeran tapi aku tahu keluarga mu, sayang. Mereka sangat dewasa dalam menghadapi permasalahan."


"Duh semoga jantung Opa Ashley kuat... Apalagi kan kemarin habis kehilangan besannya."


Keduanya pun bergegas menghampiri Apsarini dan Krisna.


"Sari!" panggil Garvita membuat pasangan itu menoleh. Garvita dan Gabriel bisa melihat bagaimana memucat nya wajah keduanya.


"Gar...Vita?" bisik Krisna.


***


Keempatnya kini berada di cafe berbeda dari tempat awal Garvita dan Gabriel datang tadi. Mata biru Garvita menatap tajam ke arah Apsarini yang menundukkan kepalanya.


"Bang Krisna..." sapa Garvita dingin.


"Dimana kamu sembunyikan Mintang?" tanya Krisna antusias yang membuat Apsarini terkejut hingga Gabriel melihat mata coklat gadis itu terluka.


"Mbak Mintang sudah nyaman di tempatnya bekerja, jangan kamu ganggu. Lagian, kalian berdua sudah tidak ada hubungan apapun! Ingat bang, kamu sudah bercerai dari kakakku dan sekarang kamu sudah bersama gadis lain!" jawab Garvita sedikit emosi.


"Tapi aku ingin bertemu dengan Mintang..."


"Buat apa? Jangan bilang kamu ingin rujuk!" Garvita menoleh kearah Apsarini. "Ini yang kamu maksud suami orang?"


Krisna menatap Apsarini dan Garvita bergantian. "Apa maksud nya Garvita?"


"Kamu tidak cerita kah Sari?" cecar Garvita.


Apsarini diam saja.


"Baiklah, biar aku yang cerita. Bang Krisna, kamu ingin tahu kenapa aku bisa kenal dengan Sari? Karena dia adalah sepupu aku!" ucap Garvita yang membuat Krisna melongo.


"A...apa?" Krisna menoleh ke arah Apsarini yang tidak mau menjawab.


"Asal Bang Krisna tahu, Sari sudah naksir bang Krisna sejak di London! Dia tahu bang Krisna tergila-gila dengan mbak Mintang dan dia mau menunggu sampai mbak Mintang melepaskan kamu! Dia sama saja denganmu Bang! Sari terobsesi denganmu sama seperti kamu terobsesi dengan mbak Mintang! Sari bilang padaku kalau dia senang akhirnya kamu jadi duda sehingga bisa mendapatkan dirimu!"


Krisna menatap Apsarini tajam. "Pantas aku seperti pernah melihat kamu... Astaga! Kamu anak magang itu!"


"Ya Allah, kenapa kamu tidak bilang kalau kamu masih saudaraan dengan Mintang?" ucap Krisna lemas.


"Karena kamu masih memikirkannya! Aku tidak mau itu! Dengar ya Garvita, saat di Tokyo aku sudah minta ijin pada mbak Mintang untuk mendekati mantan suaminya. Dan tahu apa jawabnya? Ambil saja! Jadi, harapan kamu Krisna ke mbak Mintang sudah tidak ada! Mbak Mintang tidak mencintai kamu! Akulah yang mencintai kamu!" ucap Apsarini sambil terisak.


Garvita dan Gabriel hanya bisa terdiam melihat reaksi Apsarini.


"Aku... aku butuh udara segar..." Krisna pun berdiri lalu meninggalkan ketiga orang disana.


Garvita memegang tangan Apsarini. "Inikah yang kamu mau? Aku tahu perasaan cinta itu datang tanpa permisi tapi kita harus realistis, Sari..."


"Soal keluarga Pratomo? Oom Haris? Papa? Opa Ashley? Akan aku hadapi Gar, karena aku sangat mencintai Krisna. Kami baru jadian dua Minggu ini dan kamu... merusak semuanya..."


"Apa? Aku merusak semuanya? Justru dengan ketahuan lebih cepat, kamu bisa melihat kalau bang Krisna masih menyimpan perasaan ke mbak Mintang! Sampai kapanpun! Ingat itu! Cepat atau lambat, pasti akan terbuka semuanya!" balas Garvita judes. "Tunggu, kalau kamu sudah bilang waktu di Tokyo... berarti... selama ini mbak Mintang sudah tahu rencana kamu?"


Gabriel hanya bisa memegang pelipisnya, pusing dengan perkembangan cinta entah segi berapa.


***


"Sari adalah sepupu Mintang, Raj" ucap Krisna yang segera menelpon kembarannya.


"Apa?" Suara Raj terdengar terkejut.


"Iya, Sari adalah sepupunya Mintang! Aku bertemu dengan Garvita dan Gabriel. Merekalah yang mengatakan bahwa Sari sepupu Garvita dan itu berarti sepupu Mintang kan?"


"Krisna, dengar. Kamu semalam bilang sudah bersama dengan Sari dan berarti kamu bisa move on. Gemintang sudah melepaskan kamu begitu juga sebaliknya. Dia sudah tidak mau denganmu, Krisna."


"Bagaimana jika Sari mengajak ke acara keluarganya? Aku akan bertemu Mintang disana!" seru Krisna.


"Itu resikomu tapi jika kamu sudah bersama Sari, jangan sekali-kali kamu mencoba mendekati Gemintang karena ingat apa yang kamu lakukan pada wanita baik itu! Move on Krisna! Di hadapanmu ada wanita yang mencintaimu!"


Krisna mengernyitkan dahinya. "Kamu seolah sangat mengenal baik Mintang. Kamu kan belum pernah bertemu dengan Mintang?"


"Aku sangat mengenal Gemintang, Krisna" jawab Raj tegas.


"Bagaimana bisa kamu mengenal Mintang?"


"Karena aku tahu, seorang wanita jika hatinya sudah terlalu sakit, dia tidak akan perduli terhadap orang yang telah menyakiti nya. Dia memang bisa memaafkan tapi untuk berhandai-handai kembali sepertinya akan sulit. Jadi saranku, jika suatu saat nanti, kalian bertemu di sebuah acara, kamu jangan membuat keributan karena hari itu, Gemintang sudah memiliki pasangan yang akan melindunginya sepenuh hati" jawab Raj tegas.


"Siapa?" Perasaan Krisna langsung terasa tidak enak. *Jangan bilang kalian sudah pernah bertemu.


"Aku*!" jawab Raj tegas.


Krisna memejamkan matanya. "Raj, kamu tega mengambil Mintang..."


"Kamu jauh lebih tega menyakiti wanita sebaik Gemintang. Dengar Krisna, nasi sudah menjadi bubur dan kamu sudah melepaskan kesempatan untuk mendapatkan Gemintang detik kamu membuat fitnah itu! Gemintang wanita baik tapi kamu merusak semuanya. Sekarang, aku minta, jalani saja hubungan kamu dengan Sari karena bisa saja dia jodoh yang tertukar" ucap Raj.


"Mintang di Brussels bukan?" tebak Krisna.


Raj tidak menjawab.


"Bilang padaku Raj! Mintang di Brussels kan?!" hardik Krisna.


***


Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️