
Garvita menatap tajam ke pengawalnya yang datang terlambat mungkin sekitar satu menit. Tampak Gabriel datang sembari membawa backpack di punggung nya membuat gadis itu makin manyun.
"Jangan bilang kamu keasyikan main game online jadi lupa jam aku pulang sekolah?" sindir Garvita judes.
"Maaf nona Garvita, tidak akan terjadi lagi." Gabriel lalu membuka pintu mobil dan mempersilahkan nona judesnya itu masuk ke dalam sedangkan dia meletakkan backpacknya ke kursi belakang.
Garvita menoleh ke arah kedua sepupunya yang baru saja menghampiri Ammar dan Tamerine. Kelas duo K memang ada tambahan jadi lebih lama keluar sepuluh menit.
"Nona mau kemana? Langsung pulang atau mau latihan di Dojo?" tanya Gabriel sambil menstater mobil.
"Kok tahu aku harus ke Dojo?" Garvita menoleh ke arah pengawalnya.
"Bukannya nona bilang saya harus tahu jadwal nona?" balas Gabriel sambil tersenyum.
"Nah! Bagus tuh!" Garvita mengangguk setuju. "Sudah tahu alamatnya?"
Gabriel mengambil ponselnya dan memasukkan alamat Dojo tempat Garvita biasa latihan bela diri.
"Nice! Kamu melakukan ini karena takut tidak menjadi pengawal aku?"
"No nona Garvita. Ini bagian tugas pekerjaan saya." Gabriel menjalankan mobilnya keluar dari area parkir sekolah nonanya.
Garvita hanya tersenyum smirk lalu memejamkan matanya. "Bangunkan aku kalau sudah sampai."
"Baik nona." Gabriel menoleh ke arah kursi penumpang di sebelahnya dan melihat wajah cantik Garvita tampak damai. Gadis ini gampang sekali tidurnya.
Gabriel menyetir dengan kecepatan sedang menuju Dojo yang menjadi tempat latihan Garvita.
***
Dojo Dubai Center
Gabriel memarkirkan mobilnya di sebuah area parkiran yang tidak jauh dari pintu masuk Dojo. Diliriknya Garvita masih nyenyak tidurnya dan Gabriel tidak tahu apakah nonanya gampang bangun atau tidak.
"Nona ... bangun. Sudah sampai" ucap Gabriel sambil menggoyangkan bahu Garvita.
"Huh?" gumam Garvita dengan nada dengan nada masih mengantuk dan perlahan mata biru itu terbuka. Garvita tampak masih bingung dan disorientasi.
"Sudah sampai di Dojo nona" ucap Gabriel.
Gabriel pun mengikuti nonanya setelah mengunci pintu mobilnya masuk ke dalam Dojo yang sudah ramai para peserta latihan judo sore ini.
Garvita pun berjalan ke area ruang ganti baju dan Gabriel pun mengikutinya tapi dirinya duduk di sebuah kursi panjang sambil mengawasi.
Tak lama berselang, Garvita keluar dengan mengenakan baju latihannya yang terdiri dari umagi ( baju ), shitabaki ( celana ) dan Obi ( sabuk ) tapi untuk mempersingkat biasa disebut judogi atau baju judo.
Gabriel pun berdiri sambil mengambil tas Balenciaga dari tangan Garvita lalu mengikuti kemana nonanya berjalan hingga sampai dia menemukan tempat duduk yang disediakan bagi para penunggu peserta latihan.
Gabriel menyaksikan bagaimana Garvita tampak serius berlatih dan wajahnya tampak sumringah setelah bisa membanting lawan latihannya. Gabriel juga tanpa sadar tersenyum tipis saat melihat giliran Garvita yang dibanting dan geli saat melihat nona galaknya tampak manyun.
Hampir satu setengah jam Gabriel menunggui Garvita latihan hingga semuanya selesai. Gabriel menyerahkan tas Balenciaga ke Garvita saat gadis itu menghampiri dirinya.
"Nona mau mandi sekalian?" tanya Gabriel sedikit khawatir kalau Garvita harus mengantri panjang di kamar mandi karena banyaknya peserta latihan.
Garvita menoleh kearah para teman-teman latihannya dan hanya mendengus pelan. "Sepertinya aku memilih mandi di rumah saja."
"Kalau begitu, peluhnya dilap dulu nona" ucap Gabriel.
Garvita membuka duffle bagnya untuk mengambil handuk kecil disana dan gadis itu mengelap semua peluh di wajahnya.
"Yuk pulang!" ajaknya ke Gabriel.
***
Yuhuuuu Up Malam Yaaaa
Maap ini pendek soalnya mataku sudah tidak kuat.
Bu Savitri dan Oppa Jaehyun sudah tamat ya. Ditunggu duo G nya, Gemini dan Gemintang yang insyaallah tgl 14 launching. Akhir bulan nanti giliran Raveena dan Savrinadeya yang memiliki cerita tersendiri.
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️