
Dubai UAE, istana Al Jordan
Setelah sehari usai acara Savrinadeya dan Raveena, akhirnya rombongan Dubai pun kembali ke istana masing-masing. Radhi sendiri sudah terbang sendiri ke Bologna untuk bersiap latihan bersama dengan tim Ferarri nya. Pembalap yang genap berusia 21 tahun itu digadang-gadang akan melebihi dua nama anggota keluarganya yang sebelumnya berkecimpung di dunia yang sama dan tim yang sama, Ferarri.
Radhi sendiri tidak masalah dibandingkan dengan Opanya Senna Al Jordan ataupun Oomnya Enzo Al Jordan karena dia mengakui keduanya memang pembalap F1 dari tim Scuderia Ferrari terbaik di jamannya. Bagi Radhi, bagaimana publik dan pers serta fans Ferarri membanding kan dirinya dengan opa dan oomnya, menjadi lecutan dirinya untuk lebih baik dari mereka dan tidak membuat malu nama besar Al Jordan dan Ferarri.
Garvita dan Gabriel pun sudah kembali bersiap-siap untuk kembali ke rutinitas ditambah tugas calon menantu Ayrton Schumacher itu menggembleng para calon pengawal istana Al Jordan untuk menggantikan pengawal lama yang masuk usia pensiun.
Garvita sendiri sudah kembali bekerja di bagian marketing dibawah pimpinan sang kakak Gasendra dan ayahnya Ayrton Schumacher. Mariana sendiri masih berkecimpung di dunia fashion usai keluar dari rumah butik Carolina Herrera dan memilih membangun bisnis clothingnya yang berlabel MarSh yang merupakan akronim dari Mariana Schumacher.
Garvita menikmati kehidupannya yang berubah setelah berkerja karena membuat dirinya menjadi lebih dewasa dan tidak sebrutal biasanya.
***
Setahun Kemudian, sebulan sebelum acara pernikahan Garvita dan Gabriel
Garvita bersama dengan Mariana sekarang berada di sebuah butik gaun pengantin milik Vera Wang yang merupakan favorit para putri Emir Dubai, Arab Saudi hingga Qatar.
Gadis itu tampak santai dengan kaos sweater bewarna biru tua dan celana berwarna khaki. Sebulan lagi akan dilangsungkan acara pernikahan antara dirinya dan Gabriel Luna. Pasangan yang sudah bersama sejak usia gadis itu 14 tahun, termasuk pasangan yang awet meskipun pacaran lama. Hampir sepuluh tahun bersama dengan pasang surut perjalanan asmara mereka tapi Gabriel dan Garvita bisa mengatasi semuanya. Sikap dewasa Gabriel bisa mengimbangi sifat manja dan bar-bar Garvita hingga keduanya seperti Yin dan Yang.
Garvita Al Jordan Schumacher
Acara lamaran Garvita sendiri dilaksanakan secara sederhana karena Ayrton dan Mariana ingin acara yang private dan hanya Keluarga Dubai yang hadir. Bagi Ayrton, semua keluarga besar sudah tahu hubungan putrinya sudah cukup. Acara perhelatan pernikahan itu sendiri akan dilaksanakan pada bulan Juni.
Garvita memang melangkahi sang kakak Gasendra yang memilih mendahulukan adiknya menikah terlebih dahulu. Menurut rencana, Gasendra akan menikah tahun depannya.
***
"Sayang, mau gaun yang seperti apa?" tanya Mariana yang sibuk memilah - Milah gaun pengantin yang terjejer disana.
"Simple saja ma. Aku nggak mau yang ribet kan soalnya seperti biasa standing party." Garvita melihat-lihat gaun itu bersama dengan ibunya.
"Kalian tuh dari jaman mama menikah sampai Oom Alaric kamu, sukanyan standing party" kekeh Mariana.
"Malas ribet" senyum Garvita.
"Dasar!" Mariana menowel hidung mancung putrinya.
"Mbak Zee datang kan mom?"
"Datanglah! Papamu bisa ngeroweng kalau anak mbarep nggak datang."
Garvita mengangguk lalu mengambil ponselnya yang dari tadi bergetar terus. Gadis itu membaca pesan di ponselnya dan tertawa.
"Ada apa Gar?"
"Mas Bayu ini lho ma."
"Bayu kenapa?" Mariana tampak bingung ada apa dengan keponakannya.
"Mbak Gemma kan sudah dapat penggantinya terus ini mas Bayu baru seminggu udah emosi sama yang ganti in."
"Memang siapa sekertaris nya Bayu sekarang?" tanya Mariana yang tahu keponakan nya satu itu sama rewelnya dengan Damian dan Gasendra soal pekerjaan.
"Mas Bayu kena jotos."
Mariana melongo. "Haaaaahhh? Kok bisa?"
"Kata mbak Gemma nggak sengaja sih..."
"Memang siapa nama sekretarisnya Bayu?"
"Namanya Ajeng Pratiwi, cewek Indonesia."
Mariana terkejut. "Cewek Indonesia? Ini sekretaris Bayu ke berapa sih?"
"Ke 100."
( Cerita Bayu dan Ajeng akan ada di Novel nya sendiri dengan Judul My 100th Secretary ... Sekitar Mei 2023 Yaaaaa. Isinya... kekacauan Bayu dengan sekretaris judes tapi kompeten ).
***
Gabriel menatap layar monitor di ruangan khususnya bersama dengan Gasendra. Mereka mendapatkan kabar kalau Jayde dan Sadawira menghilang di Singapura.
"Sendra, bagaimana ini? Garvita bisa panik kalau Jayde dan Wira menghilang." Gabriel menoleh ke calon iparnya.
"Bang Luke, apa sudah ketemu?" tanya Gasendra melihat Luke Bianchi bersama Shinichi Park ke lokasi kejadian dengan kepolisian Singapura.
"Belum. Damn it! Anak dua itu aktif nggak sih GPS nya?" omel Luke melalui earpiece.
"Nggak aktif bang" lapor Valentino dan Arkananta.
"Menghilang kemana lagi anak itu!" sungut Luke kesal. Klan Yakuza Takara sedang berada di Jurong Island Singapura, lokasi tempat Jayde dan Sadawira terakhir terlihat dikejar banyak orang. Keduanya terjun ke dalam laut dan tidak ditemukan tubuhnya dimana-mana.
"Brengseeekkk!" umpat Shinichi. "Jam tangan Sadawira tidak terdeteksi!"
"Dia selalu pakai Hublot kan?" tanya Luke.
"Iya, dia, Radhi, mas Damian fans berat Hublot dan tidak pernah lepas" jawab Shinichi.
Gabriel dan Gasendra mengusap wajah mereka kasar. Mereka semua tahu GPS Sadawira berada di Hublot nya yang bewarna hitam putih.
Jam tangan milik Sadawira
"Bagaimana dengan Jayde? Dia selalu memakai cincin emas di telunjuk nya. GPS dia kan juga disana" tanya Ken yang ikut bergabung dengan sepupunya usai pulang dari rumah sakit.
Semua sepupu pria berusaha mencari tahu sendiri kondisi Jayde dan Sadawira. Mereka meminta agar ayah dan opa mereka tidak ikut campur karena mereka bisa mengatasi sendiri.
"Tidak aktif juga." Lapor Radyta.
Kini mereka semua merasa bingung apalagi sebentar lagi acara pernikahan Garvita dan Gabriel akan dilaksanakan di Dubai.
"Aku akan ke Singapura besok!" putus Bayu. "Kamu Luke dan Radeva, hutang penjelasan padaku! Brengsek kalian semua! Ini bukan suatu hal yang bisa kalian urus sendiri! Apa gunanya saudara, hah!" bentak pria bermata biru itu ke Luke.
"Shut up Bay! Ini kenapa aku tidak mau kamu ikut karena kamu paling panasan dari kita semua dan bisa mengacaukan semuanya!" balas Luke tidak kalah galak.
"Guys, kalau kalian ribut terus, Jayde dan Wira tidak akan ketemu..." pinta Shinichi.
Suara ponsel Luke berbunyi membuat ayah satu anak itu mengangkat nya. "Halo?"
"Luke Bianchi?" suara feminin itu terdengar di seberang.
"Saya sendiri. Ini siapa?" tanya Luke bingung karena belum pernah mendengar suara wanita itu.
"Inggrid Pascale, sahabat Jayde Neville."
"Apa yang bisa saya bantu Miss Pascale?" tanya Luke.
"Saya akan terbang ke Singapura hari ini. Ada yang harus saya sampaikan pada anda... Soal Jayde dan Triad Wong."
Mata Luke melebar. "Saya tunggu Miss Pascale."
***
Gaaaeeessss, Garvita dan Gabriel aku end kan sementara yaaaa karena biar nyambung ke ceritanya Jayde dan Wira.
Nanti kalau sudah nyambung timeline nya, aku lanjutkan lagi sampai mereka menikah.
Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️